School of Information Systems

Otomatisasi pemasaran vs personalisasi: mana yang harus Anda pilih?

Dalam dunia digital yang sangat kompetitif saat ini, bisnis sering kali berada di tengah-tengah perdebatan antara otomatisasi pemasaran vs personalisasi. Meskipun ini mungkin tampak seperti keputusan baik atau tidak, kunci untuk membuka potensi pemasaran Anda terletak pada penguasaan keduanya. Mari kita telusuri bagaimana Anda bisa memanfaatkan kekuatan personalisasi dan otomatisasi untuk meningkatkan permainan pemasaran Anda.

Personalisasi dan sentuhan manusia

Bahkan di era yang digerakkan oleh teknologi ini, orang-orang menghargai sentuhan pribadi dalam interaksi – itulah mengapa personalisasi tetap menjadi alat pemasaran yang penting. Strategi pemasaran dari manusia ke manusia (Human to Human – H2H) berfokus pada penciptaan pengalaman individu, seperti video yang dipersonalisasi atau memahami minat prospek melalui media sosial. Pendekatan yang disesuaikan ini menarik prospek berkualitas dan meningkatkan tingkat konversi.

Mengapa tidak meningkatkan alur kerja Anda dengan memadukan personalisasi dengan otomatisasi pemasaran? Percayalah, ini adalah pengubah permainan, membuat pemasaran Anda terasa lebih nyata dan menarik bagi audiens Anda.

Cara melakukan personalisasi dengan otomatisasi pemasaran

Jika dilakukan dengan benar, otomatisasi pemasaran menambahkan sentuhan manusiawi dengan memenuhi kebutuhan dan preferensi unik setiap kontak. Otomatisasi pemasaran bekerja sama dengan personalisasi dengan mudah, membantu Anda memberikan pengalaman yang disesuaikan dengan kebutuhan dalam skala besar. Berikut ini empat cara untuk mencapainya:

1. Segmentasikan audiens Anda

Dalam hal menjangkau audiens Anda secara efektif, segmentasi adalah kuncinya. Banyak tools yang menawarkan alat canggih yang memungkinkan Anda untuk membuat segmen berdasarkan berbagai kriteria, seperti usia, lokasi, dan skor RFM. Ini berarti Anda dapat menyesuaikan upaya pemasaran Anda untuk kelompok tertentu dalam audiens Anda.

Dengan memanfaatkan program otomatisasi, tools yang ada dapat memudahkan Anda untuk membuat segmen dan menyampaikan pesan yang ditargetkan. Hal ini tidak hanya menghemat waktu Anda, tetapi juga memastikan bahwa audiens Anda menerima konten yang dipersonalisasi yang sesuai dengan mereka.

2. Gunakan konten yang dinamis

Konten dinamis adalah pengubah permainan dalam hal pemasaran email. Hal ini memungkinkan Anda untuk memberikan konten yang dipersonalisasi dan ditargetkan kepada penerima dalam satu email. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan analisis

pelanggan Anda dan membuat konten yang menarik, yang dapat dikirimkan dalam skala besar menggunakan blok konten dinamis dan logika program yang cerdas.

Bayangkan jika Anda dapat menampilkan gambar toko lokal kepada penerima berdasarkan lokasi mereka, membuat mereka merasa seperti Anda ada di sana bersama mereka. Atau merekomendasikan produk berdasarkan barang yang baru saja mereka lihat atau beli, sehingga memberikan dorongan ekstra untuk melakukan pembelian.

Dengan konten dinamis, Anda dapat membuat email yang sangat relevan dan menarik yang memenuhi preferensi dan perilaku unik setiap penerima. Ini seperti memiliki asisten pribadi yang tahu persis apa yang diinginkan pelanggan Anda, menyampaikan pesan yang tepat pada waktu yang tepat.

3. Perjalanan yang digerakkan oleh pelanggan (Customer-driven Journey)

Sudah tidak zamannya lagi pendekatan satu ukuran untuk semua untuk program otomasi. Di dunia yang berpusat pada pelanggan saat ini, ini adalah tentang memberikan kontak Anda kendali atas perjalanan mereka. Daripada membombardir pelanggan Anda dengan konten yang umum, mengapa tidak menawarkan beberapa jalur berdasarkan tindakan dan preferensi mereka?

Namun, hal ini tidak berhenti sampai di situ. Jangan takut untuk bereksperimen dengan pendekatan yang berbeda seperti email untuk menemukan apa yang benar-benar sesuai dengan audiens Anda. Teruslah menguji dan menyempurnakan strategi Anda hingga Anda menemukan apa yang paling cocok untuk setiap segmen kontak Anda.

4. Memanfaatkan data perilaku

Memanfaatkan data perilaku adalah kunci untuk memahami audiens Anda dengan melacak tindakan mereka dan merespons dengan cara yang sesuai dengan mereka. Dengan berbagai tools yang ada, membuat program otomatisasi yang merespons perilaku kontak Anda saat itu terjadi menjadi sangat mudah, membuka jalan untuk komunikasi yang tepat waktu dan relevan.

Bayangkan jika Anda melihat seorang pembeli meninggalkan barang di keranjang mereka, dan dengan mudah mengirimi mereka pemicu yang lembut untuk mendorong penyelesaian pembelian mereka. Atau, bayangkan menyambut pelanggan baru di buletin Anda dengan memandu mereka melalui perjalanan merek Anda, sambil menampilkan penawaran yang berarti, menggunakan otomatisasi pemasaran.

Dengan memanfaatkan potensi data perilaku, Anda tidak akan pernah melewatkan kesempatan untuk terhubung dengan audiens Anda pada saat-saat yang paling penting, yang mengarah pada hubungan yang lebih kuat dan peningkatan kepuasan.

Kombinasikan otomatisasi pemasaran dan personalisasi untuk hasil yang maksimal

Baik personalisasi maupun otomatisasi pemasaran memiliki kelebihan masing-masing, tetapi menggabungkan keduanya dapat membantu Anda membuka potensi pemasaran Anda sepenuhnya. Dengan tools yang ada, Anda dapat memberikan pengalaman yang

dipersonalisasi dalam skala besar, memenuhi minat dan preferensi unik setiap kontak, tanpa mengorbankan efisiensi dan jangkauan otomatisasi.

Sumber:

https://dotdigital.com/blog/are-you-team-marketing-automation-or-team-personalization/

Yakob Utama Chandra