School of Information Systems

Pendalaman mengenai Cara Kerja Sistem Auto Pilot / Self Driving-Studi kasus Mobil Tesla.

Teknologi self driving / auto pilot pada mobil adalah teknologi yang memadukan teknologi serangkaian sensor yang canggih dan terintegrasi dengan kecerdasan buatan untuk memberikan pengalaman berkendara semakin nyaman, aman, dan otonom. Teknologi self driving / auto pilot sudah memilki perkembangan dalam beberapa tahap dekade. Pada tahun 1920-an peneliti Francis Houdina yang memulai mengembangkan teknologi ini. Pada tahun 2000-an, menjadi tahun yang sangat penting dalam perkembangan teknologi ini, ada suatu proyek DARPA Grand Challenge menjadi titik bbalik dari teknologi ini, dan menarik perhatian perusahaan -perusahaan dan universitas untuk lebih mengembangkan teknologi ini. Dan Google dianggap menjadi sebagai pelopor utama dalam menerapkan teknologi self – driving ini pada mobil yang dinamakan Waymo pada tahun 2016. Tetapi produk dari google ini kurang menraik perhatian para konsumen. 

Pada tahun 2015 awal, ada suatu perusahaan asal Amerika Serikat yaitu Tesla, yang mulai fokus mengembangkan teknologi self driving ini. Tesla mulai berfokus menciptakan kesempurnaan pada teknologi ini, agar bisa diaplikasikan di mobil dengan aman. Tesla motors adalah produsen mobil listrik yang berfokus menciptakan mobil yang ramah lingkungan. Pada tahun 2016 Tesla meluncurkan yang namanya “Hardware 2” yang termasuk sensor kamera, radar, dan ultrasonik yang lebih ditingkatkan kecanggihannya. Elon Musk, CEO dari Tesla sangat berambisi membuat mobil Tesla yang mampu beroperasi secara sepenuhnya otonom. Tesla selalu melakukan pembaruan perangkat lunaknya secara berkala melalui sistem over-the-air (OTA) yang menggunakan data yang dikumpulkan oleh Tesla yang terhubung dengan setiap customer yang membeli mobil Tesla untuk meningkatkan pemahaman sistem terhadap situasi jalan dan kondisi yang sebenarnya.  

Terdapat sistem – sistem kerja yang bekerja dalam teknologi self driving Tesla. Yang pertama adalah sensor multisensorial, Sensor-sensor pada mobil Tesla mencakup ultrasonik, kamera, dan radar. Ultrasonik digunakan untuk mendeteksi objek di sekitar mobil pada jarak pendek, sementara kamera dan radar berperan dalam mendeteksi objek pada jarak yang lebih jauh dan mengidentifikasi karakteristik lingkungan sekitar. Yang kedua kamera dan pengenalan objek, Kamera-kamera pada mobil Tesla mengumpulkan data visual yang sangat detail. Sistem menggunakan teknologi pengenalan objek yang didukung oleh kecerdasan buatan untuk mengidentifikasi pejalan kaki, kendaraan, rambu lalu lintas, dan objek lainnya di sekitar mobil. Yang ketiga radar pengukuran jarak dan kecepatan, Radar bekerja dengan mengirimkan gelombang elektromagnetik dan kemudian menganalisis pantulan gelombang tersebut. Ini memungkinkan sistem mengukur jarak dan kecepatan objek di sekitar mobil dengan presisi tinggi, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih akurat. 

 Yang keempat sistem komputasi yang memadai, data yang dikumpulkan oleh sensor-sensor tersebut diolah oleh komputer onboard yang kuat. Proses pengolahan data ini memerlukan kemampuan komputasi tinggi untuk memberikan respons yang real-time, yang sangat penting untuk keselamatan dan kinerja sistem. Yang kelima pembaruan perangkat lunak OTA (Over – the – air), Tesla menggunakan pendekatan unik dengan memungkinkan pembaruan perangkat lunak melalui koneksi internet. Ini memungkinkan peningkatan sistem, penambahan fitur baru, dan perbaikan bug tanpa memerlukan intervensi langsung pengguna. Sehingga memudahkan pengguna untuk tidak perlu datang ke dealer Tesla untuk melakukan pembaruan sistem. Yang keenam deep learning dan pembelajaran mesin, kecerdasan buatan pada mobil Tesla terus berkembang melalui deep learning. Sistem ini dapat memperbaiki dirinya sendiri dan meningkatkan kemampuannya berdasarkan pengalaman di jalan. Ini mencakup penyesuaian dengan situasi lalu lintas yang kompleks dan perubahan kondisi cuaca. 

Yang terakhir pengalaman pengemudi, meskipun sudah autopilot dapat mengambil alih sebagian besar kendali, pengemudi masih diharapkan untuk tetap terlibat dan siap mengambil alih kendali kapan pun diperlukan. Keterlibatan manusia masih menjadi aspek penting dalam teknologi self-driving saat ini.  

Ada beberapa produk mobil listrik yang sudah diluncurkan oleh Tesla yaitu Tesla roadster, Tesla Roadster adalah mobil listrik pertama yang diluncurkan oleh Tesla, TeslaRoadster adalah mobil sport yang memiliki dua kursi saja, mobil ini memiliki jangkauansekitar 394 km dan kecepatan maksimum sekitar 201 km/jam. Yang kedua ada Tesla Model S, Tesla Model S diluncurkan pada tahun 2012 dan menjadi produk yang paling laris dan menjadi mobil listrik SUV yang paling terkenal di dunia, mobil ini memiliki jangkauan sekitar 628 km dan kecepatan maksimumnya bisa mencapai 322 km/jam.  

Dan ada beberapa mobil yang terkenal juga yang dibuat oleh Tesla, Tetapi ada satu produk yang dirilis oleh Tesla yang sangat kontroversial, yaitu Tesla Cybertruck yang diluncurkan pada tahun 2019, bahan yang digunakan pada truk ini menggunakan bahan yang tahan atas gempuran peluru, dan memiliki fitur yang sanggat canggih, seperti kemampuan self-driving, memiliki sistem suspensi yang adaptif, dan kemampuan pengangkutan dan muatan yang besar, dengan kemampuan menarik sekitar 6.350 kg. Teknologi self-driving pada mobil Tesla adalah hasil dari integrasi harmonis antara sensor yang canggih, kecerdasan buatan, dan pembaruan perangkat lunak. Meskipun telah mencapai Level 2 autonomy yang masih memerlukan kesiagaan pengemudi, tetapi Tesla terus bekerja untuk meningkatkan sistemnya menuju tujuan akhir Level 5 autonomy, di mana manusia tidak lagi diperlukan untuk mengemudikan kendaraan. Perjalanan ini tidak hanya melibatkan inovasi teknologi, tetapi juga melibatkan penerimaan masyarakat dan evolusi regulasi kendaraan otonom. 

REFERENSI: 

  • https://www.bernas.id/2022/02/3989/84805-tesla-inc-sejarah-perusahaan-oto

motif-listrik-asal-amerika/#:~:text=Mengenal%20Tesla%20Inc%2C%20Perus

ahaan%20Otomotif%20Listrik%20Sukses%20Asal,peluncuran%20mobil%2

0produksi%20Tesla%20Roadster%20pada%202008.%20

  • https://moladin.com/blog/sejarah-mobil-tesla/
Keane Benedictus Tekad Tuerah, RA Dyah Wahyu Sukmaningsih