School of Information Systems

Porter’s Five Forces

     Porter’s Five Forces Analysis merupakan pendekatan yg dipakai secara luas buat memetakan strategi pada banyak industri. Konsep porter ini dikemukakan sang Michael Porter, yaitu seseorang professor Harvard Business School dalam tahun 1979. Porter’s five forces memakai 5 kekuatan industry yaitu persaingan dengan kompetitor, ancaman masuknya pendatang baru, ancaman produk pengganti, kekuatan daya tawar pemasok, & kekuatan daya tawar konsumen. (David & David, 2016, hal.229).

  • Persaingan dengan kompetitor

Persaingan dengan kompetitor adalah salah satu yang paling kuat dari lima kekuatan kompetitif. Intesitas persaingan antar perusahaan dalam industri cenderung meningkat dikarenakan jumlah pesaing meningkat. Perusahaan yang melakukan inovasi akan mendapatkan keuntungan yang besar. Dengan menganalisis persaingan dengan kompetitor maka perusahaan dapat membuat strategi untuk memenangkan persaingan.

  • Ancaman masuknya pendatang baru

Persaingan antar perusahaan semakin meningkat ditambahnya banyaknya perusahaan baru. Hal ini dapat membahayakan perusahaan-perusahaan yang sudah berdiri lebih lama, dengan meningkatkan kualitas produksi yang lebih baik, harga yang lebih murah, dan sumber daya pemasaran yang besar. Oleh karena itu, strategi yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi perusahaan baru yang berpotensi memasuki pasar dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada. Jika para pendatang baru mengeluarkan varian baru maka perusahaan perlu mengeluarkan barang yang minimal setara. Keberadaan bagian research and development memegang peranan yang sangat penting agar perusahaan dapat menghasilkan produk-produk yang berkualitas. Efisiensi perlu dilakukan agar dapat meminimalkan biaya sehingga dapat menekan harga jual.

  • Ancaman Produk Pengganti

Semua perusahaan akan bersaing dengan perusahaan yang menghasilkan produk pengganti. Kekuatan persaingan dari produk pengganti diukur dengan pangsa pasar yang diperoleh produk-produk tersebut serta rencana perusahaan-perusahaan tersebut untuk meningkatkan kapasitas dan penetrasi pasar. Ancaman produk pengganti dapat diatasi dengan adanya inovasi dan efisiensi biaya.

  • Kekuatan daya tawar pemasok

Kekuatan daya tawar pemasok akan menjadi sebuah ancaman ketika jumlah pemasok sedikit, sedikitnya bahan baku pengganti atau ketika biaya bahan baku tinggi. Sebaliknya, apabila semakin rendah daya pemasok, semakin tinggi keuntungan perusahaan.

  • Kekuatan daya tawar pembeli

Penilaian kekuatan daya tawar pembeli dilihat dari semakin tinggi daya tawar pembeli dengan menuntut harga yang lebih rendah dan kualitas yang tinggi, semakin rendah keuntungan yang dihasilkan perusahaan yang dikarenakan perusahaan dalam memproduksi barang memerlukan biaya yang besar untuk bisa menghasilkan kualitas yang tinggi. Sebaliknya, semakin rendah daya tawar pembeli, semakin perusahaan mendapatkan keuntungan. Manajemen biaya sangat diperlukan agar dapat mengoptimalkan keuntungan perusahaan. Manajer perlu melakukan monitoring secara rutin untuk menghindari varian yang tidak menguntungkan.

Porter’s five force ini dapat digunakan oleh perusahaan yang sudah beroperasi maupun dapat digunakan oleh startup yang baru.

Anderes Gui