School of Information Systems

Introduction to Business Digital

Pendahuluan

Business Digital merupakan salah satu jenis usaha yang memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menciptakan produk atau melakukan pemasaran produk ke pelanggan. Saat ini, Business Digital semakin berkembang pesat dan banyak diminati oleh masyarakat di berbagai negara, salah satunya Indonesia. Business Digital menggunakan teknologi untuk menciptakan nilai baru dalam model bisnis, customer experiences, dan kapabilitas internal yang mendukung operasi intinya. Istilah ini mencakup para pedagang tradisional yang mengubah bisnis mereka dengan menggunakan teknologi digital. Contoh Business Digital yang paling terkenal adalah e-commerce atau perdagangan secara online dengan memanfaatkan jaringan internet.

Teknologi informasi sudah mengubah infrastruktur dan operasi bisnis sejak Internet tersedia secara luas baik bagi kebutuhan bisnis maupun individu. Transformasi ini sudah sangat mengubah cara pandang seseorang atau perusahaan dalam menjalankan operasi bisnis secara keseluruhan. Hal ini sudah memaksimalkan manfaat dari aset data dan inisiatif yang berfokus pada teknologi. Transformasi digital ini sangat berdampak besar pada bisnis karena dapat mempercepat aktivitas dan proses bisnis sepenuhnya dengan memanfaatkan peluang dengan cara yang strategis.

Elemen Business Digital

Ada beberapa pandangan tentang definisi pasti Business Digital dari para pakar industri. Salah satunya yaitu Gartner yang berpendapat bahwa Business Digital merupakan sebuah penciptaan rantai nilai baru dan peluang bisnis yang tidak dapat ditawarkan oleh bisnis tradisional. Sebagian besar Business Digital sesuai dengan poin tersebut, hal tersebut berfokus pada penciptaan nilai baru untuk inti bisnis atau menggunakan teknologi digital untuk mendorong pertumbuhan, pendapatan, dan kinerja dengan cara yang tidak mungkin dilakukan dengan model tradisional.

Berikut beberapa tren yang membedakan Business Digital dengan Business Tradisional:

  • Business Digital menggunakan teknologi yang sedang berkembang agar dapat memotong biaya, mengumpulkan data, dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Business Digital berfokus pada keunggulan kompetitif yang diperoleh dari penerapan teknologi, baik itu mengurangi biaya overhead atau memberikan nilai baru kepada pelanggan mereka.
  • Menggunakan konsep transformasi digital dan perubahan-perubahan yang dibutuhkan. Penerapan dan pengelolaan layanan digital memerlukan restrukturisasi organisasi, terutama dengan terciptanya peran baru dan melibatkan IT dengan peran yang lebih besar dari sebelumnya ketika ingin membuat keputusan strategis.
  • Melakukan explorasi terkait model bisnis baru yang sedang trend dengan mengutamakan pengalaman pelanggan di pusat strategi digital. Model bisnis yang sejalan dengan fokus utama pada kepuasan pelanggan ini pada akhirnya akan berpusat pada layanan digital, karena saat ini layanan digital sudah menjadi pengalaman yang disukai masyarakat.

Domain Transformasi Digital

Transformasi digital merupakan proses dan strategi dengan menggunakan teknologi digital untuk mengubah cara bisnis beroperasi dan melayani pelanggan. Terdapat 5 domain Transformasi Digital, yaitu Customer, Competition, Data, Innovation, dan Value (dapat disingkat menjadi CC-DIV)

  • Customer: secara umum dilihat sebagai kumpulan orang yang merupakan target market dan target persuasi untuk membeli sesuatu. Di era digital ini, customer secara dinamis saling terhubung dan berinteraksi dengan cara-cara tertentu yang mengubah hubungan mereka dengan produsen dan hubungan dengan sesama customer
  • Competition: menurut beberapa pandangan sering dianggap sebagai pesaing bisnis / kompetitor yang berasal dari industri yang sama. Di era digital, pesaing bisnis / kompetitor dapat saja muncul dari arah yang tidak terduga, bisa berasal dari industri yang berbeda dengan industri yang sedang dijalani, namun dapat memberikan tawaran yang lebih menarik kepada pelanggan kita.
  • Data: berhubungan dengan persoalan bagaimana perusahaan / organisasi memproduksi, mengelola dan memanfaatkan informasi. Umumnya, data dihasilkan melalui berbagai pengukuran yang terencana dan terukur. Data ini kemudian digunakan untuk melakukan evaluasi, membuat prediksi dan mengambil keputusan bisnis.
  • Innovation: proses di mana ide-ide baru dibangun, diuji dan diperkenalkan kepada pasar oleh perusahaan. Secara tradisional inovasi biasanya dilakukan menggunakan produk yang sudah jadi. Di era digital, sebuah inovasi bisa dibuat dan dipelajari sebelum produksi tersebut jadi, sehingga perusahaan dapat mengembangkan produk yang sesuai dengan target pasar dengan proses yang jauh lebih efisien.
  • Value: merupakan domain final dari transformasi digital, yaitu bagaimana value yang dimiliki oleh perusahaan dapat tersampaikan dengan baik kepada customer. Secara tradisional, value proposition perusahaan dilihat sebagai proses yang berlangsung konstan. Sedangkan pada era digital, perusahaan harus melakukan evolusi pengembangan bisnis dan memanfaatkan seluruh teknologi yang ada untuk memperluas dan mengembangkan daya saing perusahaan untuk mendapatkan customer.
Jennifer Alexandra