People Innovation Excellence
 

Memahami Business Requirement Pada UX

Requirements adalah pernyataan yang menentukan apa yang harus dilakukan sebuah website atau aplikasi. Idealnya, dalam business requirements dilakukan beberapa hal, seperti memberikan wawasan tentang kebutuhan keseluruhan, menggabungkan kebutuhan yang disediakan oleh berbagai stakeholders, memberikan arahan untuk desain tanpa terlalu spesifik tentang bagaimana itu akan dicapai serta berfungsi sebagai unit kerja yang berbeda untuk tujuan penentuan prioritas dan pelacakan. Berikut adalah contoh dari business requirements:

Source ; Russ Unger(2012), chapter 5

Dalam menentukan list dari business requirements, terdapat langkah-langkah yang dapat dilakukan, yaitu:

a) Understand the current state (Memahami keadaan situs saat ini atau para pesaingnya)

Kita dapat belajar tentang keadaan bisnis saat ini melalui wawancara dengan stakeholder dan para pengguna. Cara untuk mendapatkan informasi latar belakang dan menghasilkan ide-ide yang bisa menjadi requirement adalah dengan melakukan analisis heuristic.

Analisis heuristik adalah teknik yang dapat digunakan untuk mengevaluasi kegunaan desain yang ada, berdasarkan praktik terbaik dalam bidang pengalaman pengguna. Analisis pada situs saat ini berfungsi untuk memahami peluang yang dapat digunakan untuk menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik. Hasilnya adalah dokumen yang menggambarkan kekuatan dan kelemahan situs, termasuk rekomendasi untuk perbaikan. Setelah selesai, kita akan memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang situs yang dianalisis dan daftar ide untuk berkontribusi pada persyaratan untuk situs baru. Berikut adalah Langkah-langkah untuk melakukan analisis heuristic :

  • Kumpulkan pengetahuan latar belakang produk dan proyek.
  • Pilih heuristik untuk digunakan. Lihat: asktog.com/basics/firstPrinciples.html.
  • Berjalanlah melalui area yang diprioritaskan dari situs, mengidentifikasi area di mana heuristik diikuti dengan baik atau tidak terjawab.
  • Presentasikan temuan Anda kepada tim proyek dan pemangku kepentingan utama.

b) Gather ideas from stakeholder (Kumpulkan kebutuhan dan gagasan dari para stakeholder, pengguna potensial dan saat ini)

Pada tahapan ini, kita harus mengumpulkan kebutuhan-kebutuhan serta gagasan dari para stakeholder serta pengguna potensial dan saat ini. Mengumpulkan ide dan menggabungkannya ke dalam persyaratan bisa memakan waktu cukup lama. Maka berikut adalah langkah-langkah untuk proses yang lebih efisien:

  • Menjabarkan peran dan tanggung jawab. pastikan anggota tim proyek memahami peran yang harus mereka penuhi saat persyaratan dipenuhi.
  • Kumpulkan pemangku kepentingan yang tepat, dalam kelompok yang tepat, untuk memastikan waktu digunakan dengan cara terbaik selama wawancara atau pertemuan yang berfokus pada persyaratan.
  • Buat rencana untuk rapat, termasuk topik yang akan dibahas dan pertanyaan yang akan diajukan selama pertemuan.
  • Jalankan pertemuan secara efisien, menangkap ide dan mendapatkan klarifikasi. Selidiki ide-ide untuk menggali kebutuhan di balik masing-masing.

Dalam mengumpulkan ide-ide serta kebutuhan-kebutuhan, pada tahapan ini dapat dilakukan meeting dengan para stakeholder. Sebelum melakukan meeting, kita dapat membuat meeting plan agar meeting dapat terlaksana dengan lebih baik. Dalam membuat meeting plan, terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan, yaitu menentukan siapa peserta yang akan hadir, peran dan tanggung jawab mereka dan membutuhkan durasi seberapa lama. Berikut adalah contoh dari meeting plan:

 

Source ; Russ Unger(2012), chapter 5

 

c) Coalesce ideas into requirements (Menyatukan ide menjadi persyaratan)

d) Prioritize requirements based on project objectives (Prioritaskan persyaratan berdasarkan pada tujuan proyek)

 

Sumber:

  • Russ Unger and Carolyn Chandler. (2012). A Project Guide to UX Design: for User Experience Designers in the Field or in The Making, 2th Edition, New Riders City, Berkeley, CA, ISBN: 978-0-321-81538-5
  • Jesmond Alen and James Chudley, (2012), Smashing UX Design: Foundations for Designing Online User Experiences, John Wiley & Sons Ltd., West Sussex, PO19 8SQ.

Published at : Updated
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close