People Innovation Excellence
 

Design Psychology: Von Restorff Effect Dalam UX

The Von Restorff Effect atau The Isolation Effect memprediksikan ketika ada beberapa objek yang mirip, salah satu yang berbeda akan lebih menarik perhatian dan paling berkesan. Teori ini dicetuskan oleh seorang perempuan yang berprofesi sebagai psikiater dan dokter anak dari Jerman bernama Hedwig von Restorff (1906 – 1962). Restorff menemukan bahwa ketika partisipan diperlihatkan sebuah daftar barang berkategori mirip dan satu yang berbeda, memori untuk item yang berbeda lebih meningkat.

Fenomena ini juga dapat dilihat dari bagaimana orang berpresepsi berbeda ketika melihat tombol. Sebuah pilihan dapat terlihat lebih menarik daripada pilihan lainnya.

Facebook notification button.

Berdasarkan gambar di atas, anda akan melihat tombol notifikasi terlebih dahulu daripada tombol lainnya karena Von Restorff Effect. Hal ini juga menjadi alasan mengapa call-to-actions (CTAs) terlihat berbeda daripada tombol lainnya dalam website maupun aplikasi.

The Von Restorff Effect dapat menjadi salah satu strategi untuk memberikan dampak dalam pengambilan keputusan, seperti:

  1. Membuat kontras yang bermakna dan berguna di antara produk, seperti penggunaan produk tambahan dari daftar produk sejenis. Penggunaan warna, bentuk, posisi, dan tekstur juga dapat meningkatkan kontras.
  2. Berpikir secara strategis tentang produk mana yang ingin diperlihatkan. Apakah produk ini lebih penting daripada produk lain yang ditawarkan?
  3. Penting untuk mengimplementasikan kontras yang tidak membingungkan. Dengan tidak menggunakan Von Restorff Effect, dapat ditemui kebingungan dalam penggunaan produk, terutama dalam bentuk website atau aplikasi.

Tapi apakah seorang UX Designer harus mengetahui ini? Von Restorff Effect digunakan oleh UX Designer dalam banyak hal, seperti pengaturan tombol, unread notification, special offer, dan lainnya. Setiap kali UX Designer mendesain pilihan yang spesial dan berbeda dengan yang lainnya, di sinilah dapat digunakan Von Restorff Effect. Namun, Von Restorff Effect hanya bekerja jika ada beberapa pilihan. Jika tidak, maka tidak ada pilihan yang bisa dibedakan. Penggunaan Von Restorff Effect juga harus diperhatikan sehingga tidak membingungkan user.

 

Referensi

Chakraborty, A., 2017. The Isolation Effect: Why we notice the red tomato, and ignore all the green ones.. [Online]
Available at: https://medium.com/@coffeeandjunk/design-psychology-isolation-effect-a54e5b3dca0
[Accessed 25 April 2018].

Coglode, n.d. Von Restorff Effect. [Online]
Available at: http://coglode.com/gem/von-restorff-effect
[Accessed 25 April 2018].

Laws Of UX, n.d. Von Restorff Effect. [Online]
Available at: https://lawsofux.com/von-restorff-effect
[Accessed 25 April 2018].


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close