People Innovation Excellence

Open Source, Free Software, dan Freeware

Terkadang kita sering salah mengartikan antara open source, free software, dan freeware. Mengutip dari opensource.com, bahwa open source software adalah :

“Open source software is software with source code that anyone can inspect, modify, and enhance. Source code is the part of software that most computer users don’t ever see; it’s the code computer programmers can manipulate to change how a piece of software—a “program” or “application”—works. Programmers who have access to a computer program’s source code can improve that program by adding features to it or fixing parts that don’t always work correctly”

Pada software open source, seseorang dapat mengambil source code dari aplikasi dan bertujuan untuk pengembangan dari software tersebut (bukan untuk suatu komunitas/sosial). Distribusi dari aplikasi open source yang sudah dimodifikasi biasanya berada di bawah pengawasan vendor terkait lisensi. Contoh dari open source software adalah MongoDB, MySQL, Linux, dan masih banyak lagi.

Berdasarkan fsf.org, Free software adalah :

“Free software is software that gives you the user the freedom to share, study and modify it. We call this free software because the user is free.”

Free software mirip dengan open source, di mana user dapat mengunduh serta memodifikasi source code dari free software. Perbedaannya adalah vendor dari free software dapat meminta penggunanya untuk membayar biaya tambahan untuk custom software (terkait dengan license) atau untuk dukungan aplikasi. Contoh free software adalah Firefox, Chrome, VLC Media Player, dan masih banyak lagi.

Wikipedia mendefinisikan freeware adalah :

“Freeware is proprietary software that is available for use at no monetary cost. In other words, freeware may be used without payment but may usually not be modified, re-distributed or reverse-engineered without the author’s permission.”

Berbeda dengan kedua jenis software sebelumnya, freeware memungkinkan pengguna untuk mengunduh aplikasi secara gratis, tetapi pengguna tidak dapat mengakses source code dari aplikasi tersebut. Contoh dari freeware adalah CCleaner, Evernote, Windows Live Essentials, AVG, dan masih banyak lagi.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca sekalian.

 

 

 


Published at :
Written By
Sugiarto Hartono
Subject Content Coordinator | School of Information System sis.binus.ac.id

Periksa Browser Anda

Check Your Browser

Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

We're Moving Forward.

This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

  1. Google Chrome
  2. Mozilla Firefox
  3. Opera
  4. Internet Explorer 9
Close