Jakarta, 9 Mei 2026 – Tim StrikeIT, yang beranggotakan Gichel Hanacia, Marco Marcello, dan Nelson Andrea Hellen Suryanata, berhasil memperoleh Juara 3 dalam ajang Rise Impact MCC (Mini Case Competition), yang diselengkarakan oleh Rise IT Consulting melalui solusi “N.E.W Future with Handarin”. N.E.W sendiri merupakan singkatan dari Normalize Structured Operations, Eliminate Data Fragmentation, dan Win Back Retention Automatically, sebuah solusi yang dirancang untuk membantu Handarin dalam mengatasi permasalahan operasional dan retensi pelanggan. Di balik pencapaian tersebut, tim StrikeIT hanya memiliki waktu pengerjaan selama 3 hari untuk menyusun analisis kasus, merancang implementasi solusi, hingga mempersiapkan keseluruhan presentasi secara menyeluruh.

Perjalanan pengerjaan lomba dimulai dengan analisis mendalam terhadap kondisi operasional Handarin. Dari hasil analisis tersebut, tim StrikeIT menemukan 3 poin permasalahan utama yang dihadapi Handarin, yaitu: pertama data yang terfragmentasi dari berbagai sumber seperti WhatsApp, Google Form, dan spreadsheet manual, kedua proses operasional yang belum terstandarisasi sehingga staf harus melakukan input data berulang kali, serta terakhir tidak adanya sistem retensi otomatis yang menyebabkan banyak murid berhenti tanpa tindak lanjut dari lembaga.

Solusi N.E.W yang ditawarkan tim StrikeIT dinilai efisien, realistis, dan mudah diterapkan tanpa harus mengganti keseluruhan sistem lama Handarin.

Pada solusi pertama, NNormalize Structured Operations, tim StrikeIT merancang sistem input data terpusat agar seluruh data murid, absensi, dan aktivitas pembelajaran masuk melalui satu jalur yang konsisten. Solusi ini bertujuan untuk mengurangi kesalahan input manual sekaligus mempermudah proses administrasi operasional Handarin.

Pada solusi kedua, EEliminate Data Fragmentation, tim StrikeIT mengintegrasikan berbagai tools yang sebelumnya terpisah ke dalam satu dashboard real-time sehingga pihak manajemen dapat memantau data dan aktivitas operasional secara lebih terstruktur dan efisien.

Pada solusi terakhir, WWin Back Retention Automatically, tim StrikeIT merancang sistem trigger otomatis berbasis WhatsApp Bot yang dapat mengirimkan reminder dan notifikasi kepada murid berdasarkan aktivitas belajar mereka. Dengan solusi ini, tim StrikeIT menargetkan peningkatan retensi pelanggan sekaligus pengurangan beban kerja operasional secara signifikan.

Yang membuat solusi ini menonjol bukan hanya ide besarnya, tetapi juga keberanian tim StrikeIT untuk membawa detail implementasi hingga level operasional. Dalam presentasi, mereka tidak hanya menjelaskan konsep, tetapi juga menunjukkan bagaimana QR otomatis dikirim kepada guru, bagaimana dashboard bekerja secara real-time, hingga bagaimana trigger WhatsApp berjalan berdasarkan aktivitas murid. Di tengah waktu pengerjaan yang sangat terbatas, tim juga tetap menyusun roadmap implementasi bertahap lengkap dengan estimasi biaya, waktu penerapan, dan analisis dampak bisnis. Pendekatan ini membuat solusi N.E.W dinilai realistis, efisien, dan memungkinkan untuk langsung diterapkan tanpa harus mengganti seluruh sistem lama Handarin.

Bagi StrikeIT, kompetisi ini bukan hanya tentang memenangkan lomba. Proses tiga hari tersebut menjadi pembuktian bahwa solusi bisnis yang baik tidak selalu lahir dari teknologi paling mahal, tetapi dari kemampuan memahami masalah secara jujur dan menyusun sistem yang benar-benar menjawab kebutuhan pengguna. Melalui pencapaian ini, School of Information Systems, BINUS University menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya mampu membuat ide konseptual, tetapi juga mampu merancang solusi implementatif yang relevan untuk industri nyata. Di balik penghargaan Juara 3 yang diraih, ada proses panjang yang dipadatkan dalam tiga hari penuh tekanan, revisi tanpa henti, dan koordinasi intensif antar anggota tim untuk memastikan setiap solusi yang dipresentasikan benar-benar dapat dijalankan.