Calculations in Motion: Shaping Smarter Business Decisions
Perusahaan menghadapi persaingan yang ketat dan kebutuhan untuk menekan biaya sambil meningkatkan kinerja. Metode yang mampu membuat keputusan yang lebih terarah diperlukan oleh organisasi. Untuk mencapai hal ini, matematika optimization menjadi alat penting. Metode optimalisasi membantu memformulasikan masalah bisnis, menilai pilihan, dan membuat pilihan terbaik. Banyak penelitian tentang logistik, rantai pasokan, dan perencanaan operasi menunjukkan peran ini.
Studi yang dilakukan oleh Guo dan He menunjukkan bahwa matematika modeling dan optimasi sangat penting dalam rantai pasokan platform service. Model ini menunjukkan bagaimana penyedia layanan, pelanggan, biaya, dan kapasitas berinteraksi. Dengan menggunakan model ini, perusahaan dapat memilih strategi rantai pasokan yang memaksimalkan kinerja dan ketepatan layanan mereka. Metode ini membantu bisnis mengurangi ketidakpastian dan memperbaiki layanan secara menyeluruh. Dalam logistik, optimalisasi sangat penting. Gonzalez-Reséndiz dan rekan-rekannya menunjukkan bagaimana simulasi dan optimasi dapat meningkatkan efisiensi dalam lean logistics. Dalam studi kasus yang dianalisis, kombinasi keduanya meningkatkan keandalan pengiriman, mengurangi waktu tunggu, dan meningkatkan aliran distribusi. Dengan bantuan optimalisasi, bisnis dapat melihat situasi potensial, mengevaluasi dampak dari setiap opsi, dan menemukan konfigurasi logistik yang paling efisien.
Perdagangan dan distribusi menunjukkan peran optimasi. Rybakov membuat model optimasi sistem logistik perusahaan dagang yang berfokus pada total cost optimisation, yang mencakup penanganan barang, inventori, dan biaya transportasi. Perusahaan dapat menemukan rute distribusi yang lebih hemat, mengurangi biaya penyimpanan, dan menyeimbangkan beban kerja antar fasilitas dengan struktur model yang jelas. Seperti yang ditunjukkan oleh penelitian ini, optimasi memberikan struktur yang dapat diukur untuk mengendalikan biaya logistik.
Ketika bisnis bergerak menuju transformasi digital, optimalisasi semakin penting. Putra dan Arifin menjelaskan bahwa transformasi digital dalam industri supply chain dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan koordinasi. Perusahaan dapat melihat proses secara lebih jelas dan membuat keputusan operasional yang lebih baik dengan menerapkan teknologi seperti pemantauan digital dan data analytics bersama dengan strategi optimasi. Perusahaan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang kapasitas distribusi, produksi, dan permintaan melalui proses optimalisasi.
Sophus Technology juga menjelaskan peran optimasi supply chain. Mereka mengklaim bahwa optimization matematika membantu bisnis membuat rencana produksi, alokasi inventori, rute distribusi, dan keputusan kapasitas yang paling efisien. Pertanyaan seperti jumlah produksi, lokasi inventori, dan metode distribusi yang mengurangi biaya dan risiko dijawab dengan optimalisasi.
Metode ini membantu bisnis mengukur keseimbangan antara permintaan dan kapasitas.
Semua temuan menunjukkan bahwa ada tiga keuntungan utama dari pengoptimalan. Yang pertama adalah efisiensi biaya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengoptimalan memungkinkan perusahaan menekan biaya transportasi, penyimpanan, dan biaya operasional lainnya. Yang kedua adalah peningkatan kinerja operasional. Simulasi dan pengoptimalan membuat distribusi dan proses operasional lebih lancar dan dapat diprediksi. Ketiga, pengambilan keputusan menjadi lebih cepat.
Perusahaan dapat melihat hasil dari setiap keputusan sebelum memutuskan.
Metode optimasi memiliki pola yang jelas. Perusahaan mulai dengan menetapkan tujuan, seperti memaksimalkan throughput atau mengurangi biaya. Kemudian mereka mengumpulkan informasi tentang kapasitas, biaya, permintaan, dan waktu proses. Selanjutnya adalah memilih model yang tepat. Beberapa metode, seperti linear programming, network optimization, dan model biaya total, disebutkan dalam penelitian. Setelah model dibuat, perusahaan menguji hasilnya untuk memastikan bahwa mereka sesuai dengan kondisi operasional. Ketika model sudah stabil, perusahaan menggunakannya untuk membuat keputusan dalam kehidupan nyata.
Studi menunjukkan bahwa optimasi bukan hanya teori; itu memberi perusahaan dasar yang kuat untuk mengelola rantai pasokan, meningkatkan keandalan distribusi, dan mengontrol biaya. Perusahaan dapat menggunakan optimasi untuk mengatur kapasitas produksi, menemukan rencana distribusi terbaik, dan menyeimbangkan inventori di seluruh jaringan.
Layak menjadi bagian penting dari proses pengambilan keputusan bisnis adalah optimalisasi matematis. Organisasi yang menggunakannya dapat bekerja lebih cepat, menghemat lebih banyak uang, dan melakukan pekerjaan dengan lebih akurat. Perusahaan dapat memulai dengan proses yang penting, seperti logistik atau inventori, dan kemudian memperluas penerapan optimalisasi setelah melihat hasilnya. Optimasi menempatkan perhitungan di pusat keputusan dan memungkinkan perusahaan untuk bergerak dengan lebih percaya diri.
REFERENSI
- Guo, X., & He, Y. “Mathematical Modeling and Optimization of Platform Service Supply Chains: A Literature Review.” Mathematics, 2022.
- González-Reséndiz, J., Arredondo-Soto, K. C., Realyvásquez-Vargas, A., Híjar-Rivera, H., Carrillo-Gutiérrez, T. “Integrating Simulation-Based Optimization for Lean Logistics: A Case Study.” Applied Sciences, 2018.
- Rybakov, D. S. “Total cost optimisation model for logistics systems of trading companies.” International Journal of Logistics Systems and Management, 2017.
- Putra, A. R., & Arifin, S. “Supply Chain Management Optimization in the Manufacturing Industry through Digital Transformation.” Journal of Social Science Studies, 2021.Sophus
Technology Inc. “What is Mathematical Optimization in Supply Chain?”