School of Information Systems

Mengenal Pekerjaan RPA Business Analyst dan Kemampuan yang Dibutuhkan

Business analyst merupakan orang yang bertindak sebagai penerjemah antara tim teknis dan pengguna bisnis. Beberapa tugas yang dilakukan oleh business analyst mencakup pembuatan laporan, penilaian aspek teknologi perusahaan, serta pemberian hasil laporan kepada pihak perusahaan. Pekerjaan ini banyak dibutuhkan pada sektor TI ketika membutuhkan seseorang untuk menjadi ahli tekno-fungsional, yaitu seseorang yang memahami kebutuhan pelanggan dan menerjemahkannya ke dalam instruksi yang dapat dimengerti oleh para pembuat kode dan membuat perangkat lunak berdasarkan pemahaman dan dokumentasi yang diberikan oleh orang tersebut. Sekarang, dengan munculnya alat RPA dan pertumbuhan sektor RPA, kita memiliki profil baru di pasar kerja, yaitu RPA business analyst. Seorang RPA business analyst akan membantu mengembangkan solusi otomatis bagi perusahaan. RPA business analyst akan mengelola dan menghasilkan komponen interaksi bisnis yang mendefinisikan, merencanakan, dan melaksanakan teknologi dan solusi RPA yang inovatif untuk produktivitas perusahaan. Sekarang, mari kita bahas mengapa RPA itu penting. Adapun, terdapat beberapa manfaat bagi seorang business analyst yang memiliki spesialisasi pada RPA:

  1. RPA akan memungkinkan analis bisnis untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pekerjaannya. Hal ini juga membantu mereka menjadi lebih produktif karena mereka mengotomatisasi tugas, mesin dapat bekerja lebih lama dan lebih tepat daripada manusia, membuat semuanya berjalan lebih cepat.
  2. Menangani data dalam jumlah besar secara manual sangatlah sulit. Di sisi lain, menggunakan RPA akan membuat pekerjaan analis bisnis menjadi jauh lebih mudah dikelola karena dapat bekerja dengan basis data yang besar. Apakah data tersebut terstruktur atau tidak, RPA akan dengan cepat memprosesnya dan membantu perusahaan untuk memahaminya.
  3. Dengan bantuan RPA, seorang analis bisnis dapat mengurangi beban kerja anggota timnya dengan mengotomatiskan tugas-tugas berbasis data.

Adapun, terdapat beberapa kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang RPA business analyst, yaitu:

  1. Kemampuan Komunikasi – Seorang analis bisnis harus bertindak sebagai jembatan antara berbagai departemen, dan ini mengharuskan mereka untuk berkomunikasi secara efisien dengan anggota lintas departemen.
  2. Perencanaan Strategis – Untuk memenuhi kebutuhan bisnis, seorang analis bisnis harus memiliki keterampilan perencanaan strategis.
  3. Pemikiran Logis – Keterampilan berpikir logis diperlukan bagi seorang analis bisnis untuk menemukan peluang tersembunyi dalam proses bisnis.
  4. Kemampuan Kepemimpinan – Agar dapat mengelola tim secara efektif, seorang analis bisnis harus memiliki keterampilan kepemimpinan yang baik.

Referensi:

https://techcanvass.com/blogs/who-is-an-rpa-business-analyst.aspx

https://intellipaat.com/blog/rpa-business-analyst/?US#1

Aristia Utari Putri