UI/UX Competition SEFEST 2026: Three Musketeers Hadirkan WasteCo sebagai Solusi Food Waste Rumah Tangga
Jakarta, 25 Mei 2026 – Tim Three Musketeers berhasil meraih Juara 1 dalam ajang UI/UX Design Competition SEFEST 2026 tingkat nasional. Tim ini beranggotakan Keyzhia Ayudra, Jean Olivia, dan Michelle Chelsea Mulyanto yang menghadirkan solusi digital berupa “WasteCo”, sebuah aplikasi berbasis AI dan gamifikasi untuk membantu pengelolaan makanan rumah tangga dalam mengurangi food waste.

Kompetisi ini mengusung tema “Gen-Z TechPreneur: Digital Solutions for a Sustainable Future”, yang mendorong generasi muda untuk menghadirkan solusi digital inovatif dan berkelanjutan terhadap berbagai permasalahan sosial dan lingkungan. Sejalan dengan tema tersebut, Tim Three Musketeers menghadirkan WasteCo sebagai solusi yang berfokus pada pengurangan sampah makanan rumah tangga melalui pendekatan teknologi yang interaktif dan mudah digunakan.
Dalam proses penyusunan proposal, Tim Three Musketeers memulai dengan memahami permasalahan utama terkait food waste di Indonesia, khususnya pada tingkat rumah tangga. Berdasarkan riset yang dilakukan, tingginya food waste dipengaruhi oleh kebiasaan pembelian berlebihan, kurangnya pengelolaan stok bahan makanan, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam memantau masa kedaluwarsa bahan makanan.
Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, tim merancang aplikasi WasteCo yang membantu pengguna mengelola stok bahan makanan secara lebih efisien. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur pemantauan stok, pengingat bahan makanan yang mendekati kedaluwarsa, rekomendasi resep berdasarkan bahan yang tersedia, serta perencanaan belanja untuk mengurangi kebiasaan overbuying.

Solusi yang dikembangkan dirangkum melalui framework C.E.R.M.A.T (Langkah Cermat untuk Masa Depan) yang berfokus pada pengurangan food waste melalui pemanfaatan teknologi dan perubahan perilaku pengguna. Framework ini terdiri dari enam komponen utama, yaitu:
C – Cek Notifikasi, yang menghadirkan sistem notifikasi cerdas untuk mengingatkan pengguna ketika bahan makanan mendekati masa kedaluwarsa sehingga dapat segera dimanfaatkan sebelum terbuang.
E – Evaluasi Insight, yang membantu pengguna memahami pola konsumsi, kebiasaan pembelian, serta jenis bahan makanan yang paling sering terbuang melalui analisis berbasis AI.
R – Rekomendasi Resep, yang memberikan saran resep berdasarkan bahan makanan yang tersedia, khususnya bahan yang mendekati masa kedaluwarsa, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal.
M – Manajemen Stok, yang memungkinkan pengguna memantau ketersediaan bahan makanan berdasarkan kategori, kondisi, dan masa simpan untuk membantu pengelolaan stok yang lebih terstruktur.
A – Achievement Gamifikasi, yang mendorong perubahan perilaku melalui sistem achievement, streak, dan progress tracking sehingga pengguna lebih termotivasi untuk membangun kebiasaan konsumsi yang berkelanjutan.
T – Target Perencanaan Belanja, yang membantu pengguna merencanakan pembelian bahan makanan berdasarkan stok yang tersedia dan kebutuhan aktual guna mengurangi kebiasaan overbuying.
Dalam pengembangannya, Tim Three Musketeers menggunakan metode Design Thinking yang terdiri dari tahap empathize, define, ideate, prototype, dan testing. Tim juga melakukan user survey dan user interview untuk memahami kebutuhan pengguna sehingga solusi yang dirancang lebih tepat sasaran dan relevan dengan kebiasaan Generasi Z. WasteCo tidak hanya berperan sebagai aplikasi pengelolaan bahan makanan, tetapi juga sebagai solusi yang mendorong terciptanya kebiasaan konsumsi yang lebih bijak, efisien, dan berkelanjutan.
Prestasi yang diraih Tim Three Musketeers dalam SEFEST 2026 menunjukkan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan sebagai solusi nyata terhadap permasalahan lingkungan dan sosial. Melalui WasteCo, tim berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan makanan yang lebih efisien serta mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12, yaitu Responsible Consumption and Production.

Kesan dan Pesan dari Tim Three Musketeers:
- Jean Olivia: Juara 1 dalam lomba SEFEST merupakan lomba pertama saya yang saya ikuti dan yang menjadi prestasi pertama saya juga. Dengan adanya lomba ini, saya belajar bahwa keberanian untuk mencoba hal baru adalah langkah awal menuju keberhasilan. Saya sangat bersyukur dan bangga bisa mendapatkan kesempatan ini. Tentunya pencapaian ini tidak lepas dari dukungan orang tua, teman-teman, dan semua pihak yang selalu mendukung saya selama proses lomba berlangsung. Terima kasih juga untuk tim saya yang sudah berjuang bersama, saling mendukung, dan bekerja sama dengan sangat baik selama proses lomba ini. Tanpa kerja keras dan kekompakan tim, pencapaian ini tidak akan bisa diraih. Pengalaman ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkembang, belajar lebih baik lagi, dan tidak takut untuk mencoba tantangan baru di masa depan. Terima kasih kepada panitia SEFEST dan semua yang telah memberikan kesempatan dan pengalaman berharga ini.
- Keyzhia Ayudra: Jujur, kami benar-benar nggak nyangka bisa meraih Juara 1 di kompetisi ini. Apalagi ini adalah pengalaman pertama kami mengikuti kompetisi UI/UX Design, jadi sejak awal kami banyak belajar dan mencoba memahami hal-hal baru yang sebelumnya belum pernah kami pelajari. Selama proses pengerjaan, tentu ada banyak tantangan dan kebingungan yang kami hadapi. Karena itu, kami ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada Kak Sahana yang sudah banyak sharing ilmu, memberikan insight, dan membantu kami yang masih sangat baru di kompetisi UI/UX. Bantuan tersebut sangat berarti bagi kami selama mengikuti kompetisi ini. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Kak Monic yang telah memberikan dukungan serta membantu kami setelah kompetisi berlangsung. Kami sangat mengapresiasi perhatian dan bantuan yang diberikan. Bagi kami, kemenangan ini bukan hanya tentang mendapatkan Juara 1, tetapi juga tentang semua pengalaman, pelajaran, dan proses yang kami lalui bersama sebagai tim. Kami belajar untuk bekerja sama, bertukar ide, menerima masukan, dan terus berkembang selama proses kompetisi. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal bagi kami untuk terus belajar, mencoba hal-hal baru, dan berani mengambil kesempatan di masa depan.
- Michelle Chelsea Mulyanto: SEFEST 2026 menjadi lomba UI/UX Design pertama saya sekaligus pertama kali saya meraih juara sejak menjadi mahasiswa. Tentunya saya sangat bersyukur dan senang karena meskipun kami bertiga sebelumnya belum pernah mengikuti lomba dan masih minim pengalaman, melalui kompetisi ini saya mendapatkan banyak pengalaman dan ilmu baru, mulai dari brainstorming ide, penyusunan proposal, pengembangan solusi, hingga proses revisi demi memberikan hasil yang terbaik. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada asisten lab saya, Kak Sahana, karena tanpa bimbingan, arahan, dan bantuannya, mungkin tim kami akan cukup kesulitan selama proses pengerjaan kompetisi ini. Saya juga berterima kasih kepada Kak Monic yang telah memberikan dukungan dan perhatian kepada kami setelah kompetisi berlangsung. Terima kasih juga untuk tim saya yang selalu berusaha dan bekerja keras hingga akhirnya kami berhasil meraih Juara 1, serta kepada orang tua yang selalu memberikan doa dan dukungan selama kompetisi berlangsung. Semoga pengalaman ini bisa menjadi motivasi bagi saya dan teman-teman saya untuk terus berkembang, mencoba tantangan baru, dan meraih lebih banyak prestasi di masa depan.
Comments :