Pada Senin, 4 Mei 2025, School of Information Systems BINUS University telah mengadakan workshop berjudul Introduction to Carbon Footprint Management in SAP: From ESG Data to Decision-Making. Workshop ini dibawakan oleh Kak Kevina Syahla Aqila selaku Lecturer Specialist S1 School of Information Systems dan diselenggarakan di BINUS University Anggrek Campus.

Workshop ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep sustainability, ESG (Environmental, Social, and Governance), serta carbon footprint management kepada mahasiswa melalui pendekatan enterprise systems dan analytics menggunakan SAP. Selain memahami konsep sustainability secara umum, mahasiswa juga diajak untuk melihat bagaimana data sustainability dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.

Workshop dibuka dengan pengenalan mengenai sustainability dan pentingnya ESG dalam dunia bisnis modern. Mahasiswa mempelajari bagaimana perusahaan saat ini dituntut untuk tidak hanya berfokus pada profit, tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas bisnis mereka. Selain itu, mahasiswa juga dikenalkan dengan konsep carbon footprint sebagai total emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh organisasi, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Selanjutnya, mahasiswa mempelajari dasar dari GHG (Greenhouse Gas) Protocol yang membagi emisi ke dalam Scope 1, Scope 2, dan Scope 3. Pada sesi ini, mahasiswa memahami bahwa pengelolaan sustainability bukan hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga berkaitan erat dengan pengelolaan data, integrasi sistem, dan analytics.

Dalam sesi berikutnya, Kak Kevina memperkenalkan SAP Sustainability Footprint Management sebagai solusi enterprise yang digunakan untuk mengumpulkan data sustainability, menghitung carbon footprint, serta mendukung ESG reporting dan analytics. Mahasiswa mempelajari bagaimana SAP mengintegrasikan sustainability ke dalam proses bisnis perusahaan melalui data acquisition, emission factor management, footprint calculation, analytics, dan integration ke business processes.

Selain memahami konsep dan sistem, mahasiswa juga mengikuti aktivitas hands-on menggunakan studi kasus ESG melalui Business Builders. Dalam aktivitas ini, mahasiswa berperan sebagai financial analyst yang mengevaluasi portfolio investasi berdasarkan ESG performance. Mahasiswa menganalisis ESG dataset, mengidentifikasi perusahaan yang tidak memenuhi sustainability criteria, serta mengevaluasi hubungan antara sustainability performance dan financial return menggunakan pendekatan analytics yang terinspirasi dari SAP Analytics Cloud.

Melalui workshop ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai sustainability sebagai konsep, tetapi juga memahami bagaimana Information Systems berperan dalam mendukung sustainability melalui data, analytics, dan enterprise systems. Workshop ini diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai pentingnya sustainability di era digital serta peluang kontribusi mahasiswa Information Systems dalam mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih berkelanjutan.

Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam workshop ini. Sampai jumpa di workshop School of Information Systems berikutnya, Binusian!