Seminar bertajuk “How Good Database Design Makes AI Smarter” yang dibawakan oleh Budiman Rusly Djohari berhasil memberikan wawasan mendalam mengenai hubungan antara kualitas database dan kecerdasan Artificial Intelligence (AI). Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid, yaitu onsite di Exhibition Hall lantai 3 Kampus BINUS University Anggrek serta diikuti secara online oleh peserta dari berbagai daerah. Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara, baik dari mahasiswa, akademisi, maupun peserta umum yang tertarik dengan perkembangan teknologi AI dan pengelolaan data.

Sebagai Chief Data and Analytics Officer di PT Asuransi Jiwa Sequis Life, Pak Budiman membagikan pengalaman dan insight berdasarkan perjalanan kariernya selama lebih dari 21 tahun di bidang data management. Sebelum bergabung dengan Sequis Life, beliau juga pernah bekerja di perusahaan seperti KMK Online dan Edenred. Pengalaman panjang tersebut membuat materi yang disampaikan terasa sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini, khususnya dalam penerapan AI berbasis data.

Dalam seminar tersebut, Pak Budiman menjelaskan bahwa perkembangan AI yang semakin pesat tidak hanya bergantung pada kecanggihan algoritma, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kualitas data yang digunakan. Menurut beliau, database merupakan fondasi utama dalam membangun sistem AI yang cerdas, akurat, dan dapat diandalkan. Tanpa database yang dirancang dengan baik, AI tidak akan mampu menghasilkan output yang optimal.

Salah satu poin utama yang disampaikan adalah pentingnya prinsip “good data produces good output.” Beliau menekankan bahwa kualitas data yang baik akan menghasilkan analisis, prediksi, dan rekomendasi yang lebih tepat. Sebaliknya, apabila data yang digunakan tidak konsisten, tidak lengkap, atau tidak terstruktur dengan baik, maka AI dapat menghasilkan keputusan yang kurang akurat bahkan menyesatkan. Oleh karena itu, proses pengelolaan data harus dilakukan secara serius mulai dari tahap pengumpulan, penyimpanan, hingga pengolahan data.

Pak Budiman juga menjelaskan bagaimana PT Asuransi Jiwa Sequis Life telah mulai menerapkan AI sejak tahun 2017. Teknologi AI tersebut dimanfaatkan untuk mempercepat proses klaim asuransi, menganalisis perilaku nasabah, serta mendeteksi anomali atau indikasi penipuan (fraud detection). Dengan penggunaan AI yang didukung database yang baik, perusahaan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memberikan pelayanan yang lebih cepat dan akurat kepada nasabah.

Selain membahas teknologi, beliau juga menekankan pentingnya keseimbangan antara people, process, dan technology dalam penerapan AI. Menurutnya, keberhasilan implementasi AI tidak hanya bergantung pada teknologi semata, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten serta proses bisnis yang mendukung. Ketiga aspek tersebut harus berjalan secara selaras agar pemanfaatan data dapat memberikan dampak maksimal bagi perusahaan.

Materi seminar disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami sehingga peserta dapat mengikuti pembahasan dengan baik, baik yang hadir secara langsung maupun melalui platform online. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan mengenai implementasi AI di dunia industri dan tantangan pengelolaan data di era digital.

Melalui seminar ini, peserta mendapatkan pemahaman baru bahwa AI bukan hanya tentang teknologi yang canggih, tetapi juga tentang bagaimana kualitas data dipersiapkan dan dikelola dengan benar sejak awal. Seminar “How Good Database Design Makes AI Smarter” menjadi pengalaman yang sangat bermanfaat karena memberikan insight mengenai pentingnya database sebagai pondasi utama dalam menciptakan sistem AI yang lebih pintar, efisien, dan berkualitas di era transformasi digital saat ini.