Progressive disclosure merupakan prinsip desain antarmuka yang menampilkan informasi dan fitur secara bertahap sesuai dengan kebutuhan pengguna. Informasi inti ditampilkan terlebih dahulu, sementara detail tambahan atau opsi lanjutan disembunyikan dan hanya ditampilkan ketika pengguna membutuhkannya. 

Pendekatan ini bertujuan untuk mengurangi kompleksitas antarmuka serta membantu pengguna fokus pada tugas utama tanpa terganggu oleh informasi yang berlebihan. Dengan membatasi jumlah informasi yang ditampilkan dalam satu waktu, progressive disclosure membantu menurunkan beban kognitif pengguna. Pengguna dapat memahami sistem secara bertahap, sehingga proses interaksi menjadi lebih mudah dan terstruktur. 

Dalam konteks UX, prinsip ini berperan untuk: 

  • Meningkatkan kejelasan dan keterbacaan antarmuka 
  • Membantu pengguna mempelajari sistem secara bertahap 
  • Mengurangi kesalahan penggunaan akibat informasi yang terlalu padat 
  • Pendekatan ini sangat relevan untuk sistem dengan alur kerja yang kompleks atau memiliki banyak fitur. 

  

Bentuk Penerapan Progressive Disclosure 

Progressive disclosure dapat diterapkan dalam berbagai bentuk antarmuka, antara lain: 

  • Form bertahap, yang memecah pengisian data ke dalam beberapa langkah 
  • Menu bertingkat, yang menampilkan opsi lanjutan setelah interaksi tertentu 
  • Advanced settings, yang disembunyikan dari tampilan utama 
  • Expandable section atau dropdown, untuk menampilkan detail tambahan 

Penerapan ini membantu menjaga antarmuka tetap sederhana tanpa menghilangkan fungsionalitas. 

  

Contoh Penerapan Progressive Disclosure 

Pada aplikasi e-commerce, progressive disclosure sering diterapkan dalam proses checkout. Informasi utama seperti alamat pengiriman dan metode pembayaran ditampilkan terlebih dahulu, sementara opsi tambahan seperti penggunaan voucher, catatan pengiriman, atau pengaturan lanjutan hanya muncul ketika diperlukan. Pendekatan ini membantu pengguna menyelesaikan proses pembelian dengan lebih fokus dan efisien. Dalam aplikasi perbankan digital, progressive disclosure digunakan untuk menampilkan informasi keuangan secara hierarkis. Ringkasan saldo dan transaksi utama ditampilkan pada halaman awal, sedangkan detail transaksi, biaya administrasi, atau informasi teknis lainnya dapat diakses melalui interaksi lanjutan. Hal ini memudahkan pengguna memahami informasi penting tanpa merasa kewalahan.   

Manfaat dan Tantangan 

Manfaat utama progressive disclosure adalah terciptanya antarmuka yang lebih terstruktur dan mudah dipahami. Namun, jika elemen yang disembunyikan tidak diberi penanda yang jelas, pengguna dapat mengalami kesulitan dalam menemukan informasi lanjutan. Oleh karena itu, desain harus memastikan bahwa akses ke informasi tambahan tetap mudah dikenali.   

Kesimpulan 

Progressive disclosure merupakan prinsip desain UI/UX yang efektif dalam mengelola kompleksitas informasi. Dengan menampilkan konten dan fitur secara bertahap, sistem dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih fokus, efisien, dan ramah, tanpa mengorbankan kelengkapan informasi yang dibutuhkan.