School of Information Systems

Desain Pengalaman Pengguna (User Experience) untuk Mobile (Part 2)

Berikut adalah hal-hal yang harus kita lakukan:

  1. Minimalkan Konten

Desain untuk waktu pemuatan halaman minimal (kurang dari tiga detik) dan pemuatan kognitif. Selain itu, 94% pengguna seluler menggunakan mode potret, yang berarti lebih sedikit lebar untuk digunakan.

  • Pertahankan gambar (termasuk yang disematkan) seminimal mungkin, dan kecil.
  • Memiliki hierarki visual yang jelas.
  • Gunakan warna dan kontras untuk memaksimalkan visibilitas.
  • Buat teks 11 poin atau lebih besar.
  • Waspadalah terhadap clutter – setiap elemen harus diperhitungkan. Kompres informasi menjadi ikon jika sesuai.
  • Menenangkan halaman dan melengkapi/membingkai konten dengan spasi putih.
  • Sertakan pola desain bergaya kartu untuk menampilkan konten yang dapat ditindaklanjuti dengan mudah.
  • Pastikan semua perangkat dapat mendukung konten.
  • Buat deskripsi halaman singkat untuk bookmark.
  1. Sederhanakan Navigasi

Sebagian besar pengguna menggunakan satu tangan; ujung jari bisa besar. Karena itu:

  • Bertujuan untuk navigasi yang mudah digunakan, mudah dipelajari/bukti sendiri. Pertimbangkan pengungkapan progresif.
  • Buat tombol/tab 30×30-piksel/7–10-mm (minimum).
  • Gunakan menu navigasi layar penuh, tingkat navigasi minimum, dan pelabelan yang jelas, termasuk tab/ikon dan grafik.
  • Prioritaskan item yang paling sering digunakan di bagian atas. Pertimbangkan seberapa jauh pengguna dapat menjangkau dengan nyaman.
  • Berikan akses singkat ke fitur.
  • Jangan mencampur pola navigasi.
  • Tunjukkan tautan dengan jelas. Tunjukkan kapan pengguna telah mengaktifkannya.
  • Izinkan satu tindakan utama per layar.
  1. Batasi Masukan Pengguna

Pengguna menjadi frustrasi ketika mereka harus terus menekan tombol. Jadi, desain untuk menawarkan efek maksimum untuk interaksi/usaha minimum.

  • Jaga agar URL tetap pendek.
  • Isi terlebih dahulu atau minimalkan input data yang diperlukan pada formulir.
  • Sertakan mekanisme input alternatif (misalnya, dikendalikan oleh suara).
  • Izinkan masuk secara permanen.
  • Izinkan pengguliran minimal satu arah.
  • Menyimpan data dalam kasus koneksi file.
  • Tawarkan fitur pencarian yang jelas (misalnya, kaca pembesar).
  • Gunakan layar kerangka untuk meyakinkan bahwa sistem menjalankan tindakan latar belakang.
  1. Pastikan Kontinuitas dan Konsistensi

Biarkan pengguna melanjutkan di mana mereka tinggalkan sehingga mereka dapat beralih dengan mudah antara ponsel dan desktop.

  • Jaga agar konten tetap konsisten di antara layar. Jika Anda mendesain versi terpisah, jangan kompromikan kepercayaan pengguna dengan perubahan yang tidak halus.
  • Menjaga kesinambungan; biarkan pengguna melacak pesanan, dll. dengan mudah di ponsel.
  • Jika Anda mendesain versi terpisah, biarkan pengguna beralih dari format seluler ke desktop dengan bebas.

References:

https://www.smashingmagazine.com/2012/07/elements-mobile-user-experience/

https://www.interaction-design.org/literature/topics/mobile-ux-design

Nuril Kusumawardani