School of Information Systems

HEBATNYA SISTEM INFORMASI

Mungkin pada jaman dimana teknologi belum secanggih sekarang, banyak pekerja di suatu perusahaan mengharuskan bekerja sesuai dengan bidang masing – masing, dan itupun juga belum tentu mengintegrasikan.Namun seiring dengan berjalannya waktu, dengan adanya sistem yang mumpuni, misalnya telah mendirikan perusahaan seperti SAP, sehingga setiap bidang dapat mengintegrasinya dengan bidang yang lainnya, sehingga dapat mempermudah sistem yang akan dijalankan dalam setiap perusahaan. Hal inilah yang menamakan “SISTEM INFORMASI”. Sistem ini dilakukan dengan mengimplementasikan “produk” ke dalam suatu sistem. mengganggap Sistem Informasi = Teknik Informatika. Padahal, di negara maju, SI ini dianggap paling optimal untuk melakukan kegiatan demi masa depan yang lebih baik.

Ada beberapa macam sistem informasi yaitu:

  1. Sistem Informasi Akutansi : Sistem informasi yang menyajikan informasi yang dipakai oleh dipakai fungsi  akutansi. Sistem ini mencakup semua transaksi yang berhubungan dengan keuangan di sebuah perusahaan atau organisasi.
  2. Sistem Informasi Manufaktur : Sistem informasi yang bekerja sama dengan sistem informasi lain untuk mendukung manajemen perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan.
  3. Sistem Informasi SDM : Sistem informasi yang digunakan oleh perusahaan khususnya di bagian personalia.
  4. Sistem Informasi Keuangan : Sistem informasi yang menyediakan informasi pada fungsi keuangan yang menyangkut keuangan perusahaan.
  5. Sistem Informasi Pemasaran : Sistem Informasi yang menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh fungsi pemasaran.

Sebenarnya masih banyak lagi macam sistem informasi yang telah diterapkan di berbagai perusahaan demi menunjang efektifitas dan efisiensi jalannya proses bisnis yang ada. Kelima sistem informasi diatas adalah yang dianggap paling sering atau sangat umu terdapat di sebuah perusahaan.

Tujuan Sistem Informasi

Tujuan dari sistem informasi adalah menghasilkan informasi. Sistem informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi para pemakainya. Data yang diolah saja tidak cukup dapat dikatakan sebagai suatu informasi. Untuk dapat berguna, maka informasi harus didukung oleh tiga pilar sebagai berikut: tepat kepada orangnya atau relevan (relevance), tepat waktu (timeliness), dan tepat nilainya atau akurat (accurate). Keluaran yang tidak didukung oleh tiga pilar ini tidak dapat dikatakan sebagai informasi yang berguna, tetapi merupakan sampah (garbage).

Komponen

Komponen prosedur dalam SI berkaitan dengan prosedur manual dan prosedur berbasis komputer serta standar untuk mengolah data menjadi informasi yang berguna. Suatu prosedur adalah urutan langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan satu atau lebih aktivitas pengolahan informasi. Pengolahan informasi ini dapat dikerjakan dengan pengguna, atau kombinasi pengguna dan staff TI. Suatu bisnis terdiri dari berbagai macam prosedur yang digabungkan secara logis untuk membentuk suatu sistem. Sebagai contoh sistem yang umumnya ada dalam suatu organisasi adalah sistem penggajian, personalia, akuntansi, dan gudang. Ini terdiri dari komputer, instruksi, fakta yang tersimpan, manusia dan prosedur.

SI dapat dikategorikan dalam empat bagian:

  1. Sistem Informasi Manajemen
  2. Sistem pendukung keputusan
  3. Sistem Informasi Eksekutif
  4. Sistem Pemrosesan Transaksi

Perkembangan sistem informasi

Pada perkembang sistem informasi sebagai sebuah sistem, tidak terlepas dari perkembangan teknologi yang menyertainya. Teknologi membuat informasi menjadi lebih banyak dalam arti kuantitas maupun kualitasnya.

Manfaatkan sistem informasi

Sistem informasi menjadi suatu bagian penting dari perusahaan-perusahaan yang ada di dunia ini.

Pada awal nya perkembangan ini adai beberapa informasi yang dikumpulkan secara manual, tetapi dengan adanya perkembangan teknologi, maka data-data informasi mulai diintegrasikan dan diimplementasikan menggunakan bantuan komputer (CBIS : computer based informasi system). Diharapkan pada dasawarsa sejak tahun 2000an, ada sebuah sistem informasi yang mengglobal di dunia.

Kemunculan sistem informasi memberikan banyak dampak yang baik bagi perkembangan teknologi dunia. Sistem informasi memudahkan semua pihak dalam perusahaan karena sistem informasi mengintegrasi area fungsional seperti accounting, Human resource , marketing , sales, operation management sehingga terjalin komunikasi yang baik terhadap semua bagian dari perusahaan dan data yang dihasilkan menjadi lebih akurat. Selain itu, Sistem informasi juga dapat mengubah proses bisnis di dalam perusahaan.

Contoh dampak positif yang diberikan sistem informasi yang lain  adalah perusahaan dapat mengambil keputusan berdasarkan situasi dan data secara real time, sehingga keputusan yang dibuat menjadi lebih efektif dan akurat.

Cerita kesuksesan amazon adalah contoh yang nyata tentang kehebatan sistem informasi. Pada awalnya amazon didirikan oleh Jeff Bezos pada tahun 1995 dengan tujuan awal untuk membangun virtual shopping place untuk para pecinta buku. Namun amazon berkembang tidak hanya sebagai tempat menjual buku tapi menjadi tempat untuk individu,  retailer dan pengecer   yang ingin menjual produk mereka sendiri pada tahun 2000. Amazon.com menawarkan layanan mereka terhadap empat jenis pelanggan, konsumen, penjual, perusahaan dan pembuat konten. (Laporan Tahunan 2013). Perkembangan amazon adalah yang paling berani pada tahunnya, karena pada tahun 2000 amazon merenovasi seluruh system mereka dan menghabiskan $200 Million. Selain itu, mereka sudah menimplementasi CRM ( customer relationship management) , dan membangun sebuah sistem yang dikenal sebagai SAS ( system Analysis Search). Kedua sistem ini berfungsi untuk membantu perusahaan dan konsumen agar memudahkan mencari produk yang di cari. CRM sistem berguna untuk data mining , mendapatkan informasi tentang kebiasaan konsumen, yang memudahkan perusahaan dalam mengambil keputusan maupun menganalisa tren yang akan terjadi.

Mereka juga mengimplementasikan SCM system (supply chain system) pada tahun 2004. Amazon membangun gudang otomatis dan otomatis rantai pasokan
pengelolaan. Sehingga amazon tidak akan kekurangan stok didalam gudang mereka.

Dari kasus Amazon kita dapat mengambil kesimpulan bahwa Amazon adalah web yang berbasis sistem informasi Service Oriented Architecture (SOA), yang berarti amazon telah mengatur, memanfaatkan dan mendistribusikan informasi/service dibawah domain/platform yang berbeda. Memberikan sebuah sarana standar untuk ditawarkan, ditemukan dan memberikan interaksi dengan service lain sehingga memberikan hasil baru sesuai dengan apa yang diharapkan.

Keuntungan yang diberikan sistem informasi kepada Amazon

  1. Dengan menggunakan CRM ( Customer Relationship Management). , perusahaan akan mengetahui apa yang diharapkan dan diperlukan pelanggannya sehingga akan tercipta kepuasan yang tinggi pada pelanggannya, baik sebagai stakeholder maupun shareholder
  2. SCM membantu amazon Memaksimalkan penyediaan barang kepada konsumen,penjaminan mutu, pengendalian distribusi. Karena dapat mengevaluasi kerja supplier , dan memonitor service level di riap pusat distribusi

Semua bagian di perusahaan menjadi terintegrasi dan dapat mendukung dalam pembuatan keputusan

Hudiarto