Pengenalan Penjelasan Use Case
Use Case Description
1.Pengenalan tentang Use Case Description
Use Case Description adalah suatu metode yang digunakan dalam rekayasa perangkat lunak untuk memodelkan interaksi antara sistem dan penggunanya. Dokumen ini memfokuskan pada skenario-skenario tertentu yang mencakup aktivitas atau tugas-tugas khusus yang dapat dilakukan oleh sistem. Tujuannya adalah untuk memberikan pandangan yang jelas tentang bagaimana sistem bekerja dan berinteraksi dengan penggunanya dalam situasi tertentu.
2.Fully Developed Use Case Description Templates
2.1 Use Case Name
Use Case Name adalah judul yang mengidentifikasi skenario yang akan didokumentasikan. Judul ini harus jelas dan deskriptif untuk memudahkan pemahaman.
2.2 Scenario
Bagian ini merinci skenario-skenario spesifik yang diinginkan atau yang perlu ditangani oleh sistem. Skenario-skenario ini membantu dalam pemahaman lebih lanjut tentang tugas-tugas atau aktivitasyang akan dilibatkan.
2.3 Triggering Event
Event pencetus adalah kejadian atau kondisi tertentu yang menyebabkan use case dijalankan. Hal ini membantu dalam menentukan kapan dan bagaimana use case ini akan diaktifkan.
2.4 Brief Description
Deskripsi singkat memberikan gambaran umum tentang apa yang akan dicapai oleh use case. Ini mencakup tujuan-tujuan utama dan hasil yang diharapkan.
2.5 Actors
Aktor adalah entitas yang berinteraksi dengan sistem. Dalam bagian ini, setiap aktor yang terlibat dalam use case diidentifikasi dan deskripsi peran mereka dalam skenario tersebut.
2.6 Related Use Cases
Jika ada use case lain yang terkait atau yang diikutsertakan dalam use case ini, mereka diidentifikasi dan dijelaskan. Ini membantu dalam membangun hubungan antar use case.
2.7 Stakeholders
Stakeholders adalah pihak-pihak yang memiliki kepentingan atau dampak dari keberhasilan atau kegagalan use case. Identifikasi stakeholder dan peran mereka membantu dalam memahami perspektifyang berbeda.
2.8 Preconditions
Preconditions adalah kondisi-kondisi yang harus dipenuhi sebelum use case dapat dijalankan. Ini menyediakan kerangka dasar untuk memastikan bahwa use case dapat berjalan dengan benar.
2.9 Postconditions
Postconditions adalah kondisi-kondisi yang harus dipenuhi setelah use case selesai dijalankan. Mereka memberikan pandangan tentang hasil yang diharapkan setelah use case selesai.
2.10 Flow of Activities
Flow of Activities merinci langkah-langkah atau aktivitas yang terjadi selama eksekusi use case. Ini melibatkan interaksi antara aktor dan sistem serta antar aktor jika ada.
2.11 Exception Conditions
Situasi-situasi atau kondisi-kondisi yang tidak diinginkan atau yang dapat menyebabkan kesalahan dalam eksekusi use case.
3. UML Activity Diagram
Unified Modeling Language (UML) Activity Diagram adalah alat grafis yang digunakan untuk menggambarkan alur kerja atau aktivitas dalam suatu sistem. Diagram ini memberikan pandangan visual tentang langkah-langkah yang diambil oleh sistem atau objek dalam mengeksekusi suatu use case.
Dalam UML Activity Diagram, aktivitas direpresentasikan oleh bentuk elips, dan alur kerja diindikasikan oleh panah-panah yang menghubungkan aktivitas-aktivitas tersebut. Keputusan dan pengulangan dapat diwakili dengan simbol-simbol khusus seperti diamond (keputusan) dan lingkaran (pengulangan).
Diagram ini membantu dalam memahami urutan langkah-langkah dan logika eksekusi dalam suatu use case. Hal ini sangat berguna dalam komunikasi antar tim pengembang dan pemangkukepentingan, memastikan bahwa semua pihak memiliki pemahaman yang seragam tentang bagaimana sistem beroperasi.
4. Kesimpulan
Use Case Description adalah alat yang sangat efektif dalam pengembangan perangkat lunak karena membantu dalam mendokumentasikan dan memahami skenario-skenario kritis. Fully developed use case description templates memberikan kerangka kerja yang komprehensif untuk menangkap detail-detail penting seperti aktor, skenario, kondisi-kondisi, dan aktivitas. Sementara itu, UML Activity Diagram memberikan representasi visual yang kuat tentang alur kerja dalam suatu use case.
Penting untuk mencatat bahwa penggunaan Use Case Description dan UML Activity Diagram bukanlah tugas yang terpisah, melainkan mereka saling melengkapi. Dokumen Use Case Description menyediakan pandangan rinci secara naratif, sementara UML Activity Diagram menyajikan ilustrasi visual yang dapat memperkaya pemahaman. Dengan kombinasi keduanya, tim pengembang dapat bekerjasecara efisien dan memastikan bahwa semua pihak terlibat memiliki gambaran yang jelas tentang sistem yang sedang dikembangkan.
Lampiran
Contoh Fully Developed Use Case Description
Use Case: Create Customer Account

Sumber: Binusmaya, Information Systems Analysis and Design, PPT Use Case Modeling Part 1 (Overview, Use Case Descriptions, Activity Diagram for Use Cases).
Contoh UML Activity Diagram for Use Case
Use Case: Create Customer Account
Sumber: Binusmaya, Information Systems Analysis and Design, PPT Use Case Modeling Part 1 (Overview, Use Case Descriptions, Activity Diagram for Use Cases).
Referensi
John W. Satzinger, Robert B. Jackson, Stephen D. Burd. (2016). Systems Analysis and Design in a Changing World, 7th Edition. 7. Cengage Learning. -. ISBN: 978-1305117204 . Chapter 5
Tanuwijaya, C. N. (2016, December 13). Activity diagram for use case. School of Information Systems. https://sis.binus.ac.id/2016/12/13/activity-diagram-for-use-case/
Nataliana, C. (2020, March 16). Use case description components. School of Information Systems. https://sis.binus.ac.id/2020/03/16/use-case-description-components/
Use Cases and Brief Use Case Descriptions. (2022, April 18). School of Information Systems. Retrieved November 29, 2023, from https://sis.binus.ac.id/2022/04/18/use-cases-and-brief-use-case-descriptions/
Business Analysis Doctor. (n.d.). Use case Description Basics. https://thebadoc.com/ba-techniques/f/use-case-description-basics
Ambler, S. W. (2004). Introduction to UML 2 Activity Diagrams. Retrieved from http://www.agilemodeling.com/artifacts/activityDiagram.htm
Jacobson, I., Christerson, M., Jonsson, P., & Övergaard, G. (1992). Object-Oriented Software Engineering: A Use Case Driven Approach. Addison-Wesley.
OMG. (2017). Unified Modeling Language (UML) – Version 2.5. Retrieved from https://www.omg.org/spec/UML/2.5/
Sommerville, I. (2011). Software Engineering (9th ed.). Addison-Wesley.
Object Management Group. (2005). Unified Modeling Language (UML) – Superstructure. Retrieved from https://www.omg.org/spec/UML/2.0/Superstructure/
Use Case Templates. (n.d.). Retrieved from https://creately.com/diagram/example/i3cfjb4z/use-case-templates
Dibuat oleh :
Lidharmawan Suryaatmadja – 2602167795– Information Systems
D5181 – Ferdianto, S.Kom, M.MSI
Comments :