BINUSIAN Menjadi Juara 3 dalam International Business Plan Competition AUP CUP 2026 – Tim Bravie
Jakarta, 27 Juli 2026 – Tim Bravie berhasil meraih Juara 3 dalam ajang AUP CUP 2026 Business Plan Competition tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Universitas Bunda Mulia. Tim yang beranggotakan Michaella Siman, Nicky Gilbert Wijaya Putra, dan Justin Bun menghadirkan inovasi bisnis JELANTARA (Jelantah Nusantara), sebuah ekosistem pengelolaan minyak jelantah berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) yang menghubungkan masyarakat dengan industri pengolah melalui sistem digital yang terintegrasi.

Kompetisi ini mengusung tema “Global Fusion 2.0: Scaling Local Wisdom for Sustainable Global Impact”, yang mendorong mahasiswa mengembangkan ide bisnis inovatif berbasis kearifan lokal dengan potensi untuk memberikan dampak berkelanjutan di tingkat global. Menjawab tantangan tersebut, Tim Bravie menghadirkan JELANTARA sebagai solusi untuk membangun ekosistem pengelolaan minyak jelantah yang lebih modern, transparan, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Dalam proses penyusunan business plan, Tim Bravie memulai dengan mengidentifikasi permasalahan pengelolaan minyak jelantah di Indonesia. Berdasarkan hasil riset, sebagian besar minyak jelantah masih belum dikelola secara optimal sehingga berpotensi mencemari lingkungan, sekaligus menyebabkan hilangnya nilai ekonomi yang seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri. Di sisi lain, sistem pengumpulan yang masih belum terintegrasi menjadi salah satu hambatan utama dalam membangun rantai pasok minyak jelantah yang berkelanjutan.
Sebagai respons terhadap permasalahan tersebut, Tim Bravie merancang JELANTARA sebagai ekosistem digital yang mengintegrasikan Smart Collection Machine, aplikasi mobile, teknologi AI, serta IoT untuk mempermudah masyarakat dalam menyetorkan minyak jelantah secara aman dan transparan. Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur Green Rewards sebagai insentif bagi pengguna, sekaligus memastikan minyak jelantah yang terkumpul dapat didistribusikan kepada mitra industri dengan kualitas yang terverifikasi.

Keunggulan JELANTARA terletak pada pendekatan yang menghubungkan seluruh rantai nilai pengelolaan minyak jelantah, mulai dari rumah tangga, UMKM, restoran, hingga industri biodiesel dan oleokimia. Melalui pemanfaatan AI dan IoT, sistem mampu melakukan verifikasi kualitas minyak secara otomatis, memantau operasional mesin secara real-time, serta menyediakan data yang lebih transparan bagi seluruh pemangku kepentingan. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi proses pengumpulan, tetapi juga mendukung terbentuknya ekonomi sirkular yang berkelanjutan.
Selain menghadirkan inovasi teknologi, Tim Bravie juga menyusun model bisnis yang mempertimbangkan aspek keberlanjutan, kelayakan finansial, serta peluang ekspansi. JELANTARA mengembangkan berbagai sumber pendapatan, mulai dari penjualan minyak jelantah kepada industri, kemitraan merchant melalui program Green Rewards, layanan ESG Dashboard, hingga potensi pemanfaatan carbon credit. Strategi tersebut dirancang agar solusi yang ditawarkan tidak hanya memberikan dampak sosial dan lingkungan, tetapi juga memiliki prospek bisnis yang berkelanjutan.

Prestasi yang diraih Tim Bravie pada kompetisi tingkat internasional ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) dapat menjadi solusi nyata dalam pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular. Melalui JELANTARA, tim berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan minyak jelantah, mendukung pengembangan energi terbarukan, serta menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian Indonesia secara berkelanjutan.
KESAN & PESAN ANGGOTA TIM
- Michaella Siman: Selama mengikuti perlombaan ini saya merasa sangat terbantu dengan adanya mentor dan dosen pendamping karena jika ada hal membingungkan saya bisa langsung nanya. Lomba ini juga menjadi salah satu lomba yang saya minati karena saya bisa berinovasi dengan data yang ada.
- Nicky Gilbert Wijaya Putra: Mengikuti Business Plan Competition memberikan pengalaman yang sangat berharga dalam mengembangkan kemampuan menyusun business plan, berpikir kritis, dan bekerja sama dalam tim. Saya dapat menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama berkuliah di BINUS University ke dalam kompetisi ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada BINUS University, khususnya School of Information Systems, serta Bapak Muhammad Wildan, S.Kom., M.Kom. atas dukungan dan bimbingannya. Saya berharap BINUS University terus memberikan kesempatan dan dukungan kepada mahasiswa untuk mengikuti berbagai kompetisi dan meraih prestasi yang membanggakan.
- Justin Bun: Meraih juara 3 pada kompetisi ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi saya, terlebih lagi karena ini adalah kompetisi Business Plan pertama yang saya ikuti. Saya banyak belajar hal baru, mulai menyempurnakan ide, mencari solusi, hingga mempresentasikan solusi di depan dewan juri. Terima kasih kepada rekan satu tim yang sudah berjuang bersama, mentor yang selalu memberikan masukan, dan dosen pendamping yang terus membimbing kami selama proses ini. Semoga pencapaian ini menjadi awal untuk terus belajar dan berkembang.