Teori struktur pasar
Menjelaskan penggolangan pasar berdasarkan pada jumlah perusahaan, karakteristik atau jenis produk serta kemudahan perusahaan atau produsen untuk masuk dan keluar dari suatu pasar.
Struktur pasar akan dinyatakan sebagai struktur pasar yang non-kompetitif ketika terdapat perusahaan yang tidak memiliki kekuatan dan kemampuan untuk mempengaruhi jumlah barang dan harga di pasar tersebut.
Sebaliknya, jika perusahaan memiliki kekuatan atau kemampuan untuk mempengaruhi jumlah barang yang beredar atau harga barang yang ada di pasar, maka struktur pasar tersebut dikatakan sebagai struktur pasar yang kompetitif.
Elastisitas Harga
Mempelajari bagaimana harga-harga suatu barang maupun jasa terbentuk di pasar. Harga ini dipengaruhi oleh seberapa banyaknya jumlah permintaan.
Industri
Mempelajari bagaimana arus perputaran barang dan jasa dapat terbentuk. Ia juga Menganalisis barang produksi, produsen, konsumen, dan distribusi dalam hal kemungkinan rasional dalam pengambilan keputusan ekonomi.
Pasar Input
Mempelajari bagaimana produsen dapat memperoleh bahan-bahan produksi dengan biaya seminimal mungkin namun menghasilkan barang atau jasa yang memiliki nilai jual tinggi.
Teori Ekonomi Mikro
Kajian ekonomi mikro bertujuan menganalisis kegagalan suatu keputusan ekonomi, memunculkan analisis rasional serta memunculkan hasil analisis secara teoritis yang memungkinkan pasar persaingan sempurna.
Perilaku ini berguna dalam menganalisis pengaruhnya terhadap permintaan dan penawaran produk barang maupun jasa, penentuan harga, serta menentukan jumlah penawaran dan permintaan selanjutnya.
Analisis dari kajian ekonomi mikro memungkinkan munculnya penjelasan rasional atas suatu keputusan ekonomi, yang dapat dimanfaatkan sebagai pertimbangan dalam mengatasi suatu kegagalan dalam pengambilan keputusan ekonomi sebelumnya. Analisis ekonomi mikro atau mikroekonomi terbagi lagi menjadi empat, diantaranya:
- Teori Harga
Analisis dilakukan terhadap Proses pembentukan harga, Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perubahan permintaan dan penawaran, Hubungan antara harga permintaan dan penawaran, Bentuk-bentuk pasar dan Konsep elastisitas permintaan dan penawaran.
Teori harga sendiri menjelaskan tentang harga keseimbangan antara penjual dan pembeli dimana keduanya melakukan proses tawar menawar hingga tercapai suatu kesepakatan pada tingkat harga tertentu.
- Teori Produksi
Teori produksi juga digunakan sebagai dasar dalam menganalisis tingkat dan biaya yang dibutuhkan dari suatu proses produksi.
Analisis tersebut dilakukan kepada semua hal yang berhubungan dengan biaya produksi barang dan jasa. Kombinasi faktor ini sendiri kemduian harus dipilih oleh produsen untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.
- Teori Distribusi
Teori distribusi dilakukan dengan tujuan menganalisis upah tenaga kerja, keuntungan serta besarnya bunga yang harus dibayarkan kepada para pemilik modal. Teori distribusi sebagai aktifitas penyaluran produk dari produsen kepada konsumen akhir melalui beberapa saluran distribusi.
Teori ini sebagai bahan pertimbangan waktu pemesanan, ketahanan produk, dan jarak antara produsen dan konsumen. Distribusi sendiri bukan hanya tentang menyalurkan suatu produk dari produsen ke konsumen, tapi juga promosi dan pengemasan produk.
- Teori Konsumsi
Teori konsumsi adalah teori yang mengacu kepada perilaku beragam konsumen dalam konteks memenuhi kebutuhannya. Kurva permintaan pasar sebagai turunan dari kurva permintaan individual consumer demand. Penurunan kurva ini sendiri didapat melalui pendekatan teori konsumsi.
Subjek bahasan yang dapat dipelajari dalam teori konsumsi ini secara umum adalah Konsep Utility (Kegunaan), Hubungan Kegunaan Barang dan Jumlah Barang, Prilaku Konsumen (Consumer Behavior), Syarat Tercapai Kepuasan atau Kegunaan Maksimum, Marginal Utility dan Kurva Indiferen
Comments :