Business Intelligence (BI) adalah serangkaian proses teknologi untuk mengumpulkan, mengelola, dan menganalisis data organisasi guna menghasilkan wawasan yang menginformasikan strategi dan operasional bisnis.  Analis Business Intelligence mengubah data mentah menjadi wawasan bermakna yang mendorong pengambilan keputusan strategis dalam suatu organisasi. Organisasi dapat menggunakan wawasan yang diperoleh dari BI dan analisis data untuk meningkatkan keputusan bisnis, mengidentifikasi masalah atau isu, melihat tren pasar, dan menemukan pendapatan atau peluang bisnis baru. 

 Cara Kerja BI: 

  1. Pengumpulan data: Mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti sumber data eksternal. 
  2. Analisis data: Menggunakan model statistik dan alat analisis untuk mendapatkan wawasan dari data. 
  3. Pelaporan data: Membuat dasbor dan laporan visual yang mengomunikasikan temuan kepada para pengambil keputusan. Wawasan ini disajikan dalam format yang mudah dipahami, seringkali melalui dasbor, bagan, dan laporan interaktif yang menyoroti temuan-temuan utama.  

Perusahaan pasti membutuhkan alat yang dapat digunakan untuk memproses data menjadi informasi yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Alih-alih mengandalkan firasat dan intuisi, perusahaan dapat menggunakan wawasan dari BI untuk menemukan tren dan pola yang menginformasikan keputusan strategis. BI membantu perusahaan membuat keputusan yang lebih cerdas dan beroperasi lebih efisien. BI memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan memvisualisasikan data dalam jumlah besar dari berbagai departemen, seperti penjualan, keuangan, pemasaran, dan operasional, yang dikompilasi menjadi satu sistem yang kohesif. Hal ini membantu perusahaan memahami apa yang berhasil dan apa yang tidak, serta di mana harus memfokuskan perhatian mereka. Misalnya, bisnis dapat menggunakan BI untuk mengidentifikasi pola pembelian pelanggan, memprediksi permintaan di masa mendatang, memantau kinerja secara real-time, dan bahkan mengungkap peluang penghematan biaya. BI juga penting untuk manajemen risiko dengan mendeteksi tren atau masalah yang tidak biasa sejak dini. Selain itu, BI membantu karyawan untuk membuat keputusan berbasis data, yang meningkatkan produktivitas, profitabilitas, dan daya saing. Kesimpulannya, perusahaan membutuhkan BI karena membantu perusahaan beroperasi lebih efisien, memahami pelanggan mereka dengan lebih baik, dan beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan kondisi pasar. BI membantu perusahaan mengurangi risiko, memanfaatkan peluang, dan membuat keputusan yang tepat. Itulah mengapa BI sangat penting untuk diterapkan di perusahaan. 

Referensi: 

https://sis.binus.ac.id/2023/08/11/understanding-the-concept-of-business-intelligence/ 

“Understanding the concept of Business Intelligence”. Stanley Kent Purnama, and Tri Pudjiadi (2023). Binus University. 

https://www.premier-international.com/articles/why-business-intelligence-is-important 

“Why Business Intelligence Is Important”. Mathieu Stark (2024). Premier International. 

https://linvelo.com/why-do-companies-need-business-intelligence/ 

“Why do companies need Business Intelligence?”. Maria Kruger (2024). Linvelo. 

Penulis: 

2902605226 – Holy Gracia 

2802647165 – Dharma Wisesa  

2902724921 – Kaila Zahirah Putri