Mengenal Masa Depan Database Development melalui GLS Webinar bersama Dr. Vincent To-Yee Ng

Pada tanggal 21 Mei 2026, School of Information Systems BINUS University menyelenggarakan kegiatan GLS Webinar dengan tema “Agentic Services in Database Development”. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Vincent To-Yee Ng, Associate Professor dari Department of Computing, The Hong Kong Polytechnic University, sebagai pembicara utama. Webinar ini menjadi salah satu kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan langsung dari akademisi internasional mengenai perkembangan teknologi database, data analytics, dan platform services yang semakin relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Acara diawali dengan sesi pembukaan dan kata sambutan dari Bu Ery, yang menyampaikan apresiasi kepada pembicara serta seluruh peserta yang telah hadir. Dalam sambutannya, Bu Ery menekankan pentingnya mahasiswa untuk terus mengikuti perkembangan teknologi, terutama di bidang database dan sistem informasi. Perkembangan teknologi saat ini tidak hanya menuntut pemahaman konseptual, tetapi juga kemampuan untuk melihat bagaimana teknologi dapat digunakan secara nyata dalam mendukung proses bisnis, penelitian, dan pengembangan sistem digital.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Dr. Vincent To-Yee Ng. Beliau memiliki pengalaman akademik dan profesional yang sangat luas, khususnya di bidang database, data analytics, dan bioinformatics. Dengan latar belakang pendidikan di bidang Mathematics and Computing Science dari Simon Fraser University, Master’s Degree in Mathematics dari University of Waterloo, serta Ph.D. dari Simon Fraser University, Dr. Vincent membagikan perspektif yang mendalam mengenai bagaimana teknologi database terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.
Dalam sesi ini, Dr. Vincent menjelaskan bahwa database development tidak lagi hanya berfokus pada penyimpanan, pengelolaan, dan pengambilan data. Lebih dari itu, database kini menjadi bagian penting dari ekosistem digital yang lebih luas. Database mendukung berbagai layanan berbasis cloud, analisis data, artificial intelligence, hingga proses otomatisasi yang membantu organisasi mengambil keputusan dengan lebih cepat dan akurat. Melalui topik agentic services, peserta diajak untuk memahami bagaimana layanan digital dapat dirancang agar lebih cerdas, adaptif, dan mampu membantu pekerjaan manusia dalam proses pengembangan serta pengelolaan sistem database.
Salah satu pembahasan menarik dalam webinar ini adalah mengenai platform services. Dr. Vincent memperkenalkan beberapa layanan yang mendukung kebutuhan komputasi dan pengembangan sistem, seperti HPC Service, Private Cloud Service, JupyterHub Service, Lovelace Cluster, dan Rackmount Server Hosting Service. Melalui penjelasan ini, peserta dapat melihat bahwa pengembangan database modern tidak dapat berdiri sendiri. Dibutuhkan infrastruktur teknologi yang kuat agar sistem dapat berjalan secara efektif, terutama ketika organisasi harus mengolah data dalam jumlah besar atau menjalankan proses komputasi yang kompleks.
Materi ini juga memberikan gambaran bahwa mahasiswa Sistem Informasi perlu memahami hubungan antara database, cloud computing, data analytics, dan layanan platform. Dalam dunia kerja, kemampuan memahami database tidak hanya berhenti pada pembuatan tabel, query, atau relasi antar data. Mahasiswa juga perlu memahami bagaimana database dapat diintegrasikan dengan layanan lain untuk mendukung kebutuhan organisasi secara menyeluruh. Dengan begitu, database dapat menjadi fondasi penting dalam pengembangan aplikasi, dashboard analitik, sistem informasi manajemen, dan berbagai solusi digital lainnya.
Selain menyampaikan materi teknis, Dr. Vincent juga membagikan pengalaman dan pandangannya mengenai perkembangan teknologi di lingkungan akademik dan industri. Hal ini memberikan nilai tambah bagi peserta karena mereka tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga memperoleh gambaran nyata tentang bagaimana teknologi digunakan dalam konteks penelitian, institusi, dan kebutuhan profesional. Pengalaman beliau dalam berbagai proyek, publikasi, serta kolaborasi dengan institusi dan lembaga pemerintahan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi informasi.
Sepanjang kegiatan, peserta mengikuti sesi dengan antusias. Webinar ini menjadi ruang belajar yang menarik karena membahas topik yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Melalui penjelasan yang diberikan, peserta dapat memahami bahwa masa depan database development akan semakin terhubung dengan otomatisasi, layanan cloud, kecerdasan buatan, dan kemampuan sistem untuk mendukung proses kerja secara lebih mandiri. Hal ini tentu menjadi insight penting bagi mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri untuk memasuki dunia industri teknologi.
Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen School of Information Systems BINUS University dalam menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya terbatas di dalam kelas. Melalui kegiatan seperti GLS Webinar, mahasiswa dapat memperluas wawasan, mengenal perspektif global, serta memahami bagaimana ilmu yang dipelajari di perkuliahan diterapkan dalam konteks yang lebih luas. Kehadiran pembicara internasional seperti Dr. Vincent To-Yee Ng memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi dalam mengembangkan kompetensi di bidang sistem informasi, database, dan teknologi digital.
Di akhir sesi, kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama serta pengisian exit form oleh peserta. School of Information Systems BINUS University menyampaikan terima kasih kepada Dr. Vincent To-Yee Ng atas ilmu, pengalaman, dan insight yang telah dibagikan dalam webinar ini. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh peserta yang telah hadir dan aktif mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.
Melalui GLS Webinar “Agentic Services in Database Development”, diharapkan mahasiswa dapat semakin memahami bahwa database development merupakan bidang yang terus berkembang dan memiliki peran penting dalam transformasi digital. Dengan memahami teknologi pendukung seperti platform services, cloud infrastructure, dan agentic services, mahasiswa diharapkan dapat lebih siap menghadapi tantangan dunia teknologi yang semakin dinamis, kompleks, dan penuh peluang.
Comments :