Pada Selasa, 19 Mei 2026, School of Information Systems BINUS University menyelenggarakan kegiatan “Unlocking Odoo: Beginner’s Guide to Core Features & Manufacturing Management” yang bertempat di Room 824. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 09.00–13.00 WIB dan dirancang sebagai sesi pembelajaran interaktif bagi mahasiswa untuk mengenal konsep dasar Enterprise Resource Planning atau ERP, khususnya melalui platform Odoo.

Workshop ini dibawakan oleh Felicia Evan, Associate Lecturer Specialist S2 dari School of Information Systems. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bagaimana sebuah sistem ERP dapat membantu bisnis mengelola berbagai proses operasional secara lebih terintegrasi, mulai dari sales, purchasing, inventory, manufacturing, hingga reporting. Materi workshop juga menekankan bahwa penggunaan sistem terintegrasi menjadi semakin penting bagi bisnis karena dapat mengurangi pencatatan manual, meminimalkan ketidaksesuaian data, dan membantu proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan berbasis data.

Kegiatan diawali dengan pengenalan konsep dasar ERP dan peran Odoo sebagai modular ERP system. Peserta diperkenalkan pada beberapa core features dalam Odoo, seperti Sales, Purchase, Inventory, Manufacturing, Accounting, dan Reporting. Dalam sesi ini, peserta tidak hanya dikenalkan pada fitur-fitur yang tersedia, tetapi juga diajak memahami bagaimana setiap modul dapat saling terhubung dalam sebuah proses bisnis. Sebagai contoh, proses manufacturing tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan erat dengan data produk, ketersediaan bahan baku, pergerakan inventory, serta laporan yang dibutuhkan untuk mengevaluasi hasil produksi.

Setelah mendapatkan pemahaman dasar, peserta kemudian mengikuti sesi hands-on menggunakan Odoo Scale-Up Manufacturing. Sesi praktik ini menjadi bagian utama dari workshop karena peserta dapat mencoba langsung alur manufacturing sederhana di dalam Odoo. Melalui simulasi tersebut, peserta belajar bagaimana membuat product data, menyusun Bill of Materials, membuat dan menjalankan Manufacturing Order, serta mengamati perubahan inventory setelah proses produksi selesai. Dengan pendekatan ini, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana raw materials berkurang dan finished goods bertambah setelah proses manufacturing dilakukan.

Salah satu tujuan utama dari sesi hands-on ini adalah membantu peserta memahami bahwa ERP bukan sekadar sistem untuk input data, tetapi juga alat yang dapat menggambarkan dan mengontrol alur bisnis secara menyeluruh. Peserta diajak untuk tidak hanya mengikuti langkah-langkah penggunaan sistem, tetapi juga memahami makna di balik setiap proses. Misalnya, saat membuat Bill of Materials, peserta belajar bahwa data komponen produksi harus akurat karena akan memengaruhi kebutuhan bahan baku dan hasil produksi. Ketika menjalankan Manufacturing Order, peserta juga melihat bagaimana transaksi produksi berdampak langsung pada pencatatan stok di sistem.

Selain sesi workshop, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan Alumni Engagement Seminar bersama Alivia Sayidina, Functional Consultant at Odoo Indonesia dan Binusian 2025. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan insight langsung dari alumni mengenai penerapan Odoo di dunia industri. Kehadiran alumni dalam kegiatan ini memberikan nilai tambah bagi peserta karena mereka dapat memahami bagaimana pengetahuan yang dipelajari di kelas dapat diterapkan dalam lingkungan kerja nyata, khususnya dalam bidang ERP, business process, dan digital transformation.

Melalui sharing session tersebut, peserta juga mendapatkan gambaran mengenai peran functional consultant dalam implementasi sistem ERP. Profesi ini tidak hanya membutuhkan pemahaman teknis terhadap sistem, tetapi juga kemampuan untuk menganalisis kebutuhan bisnis, memahami proses operasional, serta menjembatani kebutuhan pengguna dengan solusi yang tersedia dalam sistem. Hal ini menjadi wawasan penting bagi mahasiswa yang ingin mengenal lebih jauh peluang karier di bidang enterprise system dan business solution.

Kegiatan Unlocking Odoo ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi peserta untuk memahami pentingnya ERP dalam mendukung operasional bisnis modern. Dengan menggabungkan pemaparan konsep, praktik langsung, dan insight dari praktisi industri, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih menyeluruh dan aplikatif. Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman tentang fitur-fitur dasar Odoo, tetapi juga mendapatkan gambaran bagaimana sistem ERP dapat membantu bisnis bekerja lebih rapi, efisien, dan terintegrasi.

Melalui workshop ini, School of Information Systems BINUS University terus mendorong pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Kegiatan seperti ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat keterampilan mahasiswa dalam memahami teknologi bisnis, proses operasional, serta penerapan sistem informasi dalam dunia kerja. Diharapkan, pengalaman ini dapat memberikan bekal yang bermanfaat bagi peserta dalam mengembangkan kompetensi di bidang ERP dan digital business solution.