Raih Juara 1 BYTECOMP 2026, Tim Trivora Kembangkan PAVI untuk Transformasi Layanan Kesehatan Digital
Jakarta, 1 November 2026 – Tim Trivora berhasil meraih Juara 1 dalam ajang BYTECOMP 2026 Tingkat Nasional melalui inovasi digital “PAVI: Smart Hospital Companion”, sebuah aplikasi kesehatan terpadu yang dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh layanan rumah sakit dengan lebih mudah, cepat, dan terintegrasi. Tim yang beranggotakan Angela Octaviana, Daniel Valerian, dan Michele Graciela Dharma menghadirkan solusi digital untuk menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi pasien, seperti sulitnya mengakses informasi rumah sakit, proses administrasi yang kurang efisien, serta layanan kesehatan yang belum terintegrasi dalam satu platform.

Transformasi digital di sektor kesehatan terus berkembang, namun pengalaman pasien masih menghadapi berbagai kendala. Informasi mengenai jadwal dokter, lokasi poli, hasil pemeriksaan laboratorium, rekam medis, hingga proses pengambilan obat sering kali tersebar pada berbagai sistem yang berbeda. Selain itu, pasien juga kerap mengalami kesulitan dalam menemukan lokasi layanan di dalam rumah sakit serta harus berpindah antarplatform untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. Kondisi tersebut menyebabkan proses pelayanan menjadi kurang efisien, meningkatkan waktu tunggu, serta menyulitkan pasien dalam mengakses informasi selama menjalani perawatan.
Berangkat dari permasalahan tersebut, Tim Trivora mengembangkan PAVI sebagai Smart Hospital Companion yang mengintegrasikan berbagai layanan rumah sakit dalam satu aplikasi. PAVI dirancang untuk mendukung seluruh perjalanan pasien, mulai dari sebelum kunjungan, selama berada di rumah sakit, hingga setelah memperoleh pelayanan, sehingga pengalaman berobat menjadi lebih praktis, terarah, dan terintegrasi.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Tim Trivora mengembangkan PAVI dengan konsep G.U.I.D.E. – “Your Smart Hospital Companion”, sebuah pendekatan yang mengintegrasikan lima pilar utama dalam mendukung pengalaman layanan kesehatan yang modern dan berpusat pada pasien. Kelima pilar tersebut meliputi:
G – Guided Navigation, yang membantu pasien menemukan poli, ruang pemeriksaan, laboratorium, farmasi, maupun fasilitas rumah sakit lainnya melalui navigasi digital yang mudah dipahami.
U – Unified Information, yang menyatukan berbagai informasi penting, seperti jadwal dokter, appointment, hasil laboratorium, rekam medis, serta informasi layanan rumah sakit dalam satu aplikasi.
I – Integrated Patient Services, yang menghubungkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari booking appointment, Medicine Pickup, hingga akses dokumen kesehatan sehingga seluruh kebutuhan pasien dapat dikelola secara terintegrasi.
D – Digital Assistance, yang menghadirkan bantuan digital melalui Artificial Intelligence (AI), seperti AI Symptom Checker, untuk membantu pengguna memperoleh rekomendasi poli berdasarkan gejala yang dirasakan sebelum melakukan konsultasi.
E – Easy Healthcare Access, yang memberikan kemudahan bagi pasien dalam mengakses layanan kesehatan melalui fitur Smart Reminders, Emergency Center, serta berbagai layanan digital yang mendukung pengalaman berobat secara lebih cepat, nyaman, dan efisien.
Melalui lima pilar G.U.I.D.E. tersebut, PAVI menghadirkan ekosistem layanan kesehatan digital yang menghubungkan pasien dengan berbagai layanan rumah sakit dalam satu platform. Pendekatan ini mencerminkan visi PAVI untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui teknologi yang lebih terintegrasi, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.
Dalam pengembangannya, Tim Trivora membangun high-fidelity prototype aplikasi yang mencakup proses registrasi pengguna, booking appointment, AI Symptom Checker, Indoor Hospital Navigation, Medical Records, Lab Results, Medicine Pickup, Smart Reminders, Emergency Center, hingga Feedback Center. Seluruh antarmuka dirancang menggunakan pendekatan User-Centered Design (UCD) agar setiap fitur sesuai dengan kebutuhan, perilaku, dan alur penggunaan pasien. Tim juga melakukan evaluasi terhadap pengalaman pengguna menggunakan metode System Usability Scale (SUS) dan Single Ease Question (SEQ) sebagai dasar penyempurnaan desain antarmuka, navigasi, serta pengalaman pengguna secara keseluruhan.
PAVI dirancang sebagai solusi digital yang mendukung transformasi layanan rumah sakit menuju konsep Smart Hospital. Ke depannya, implementasi aplikasi ini memerlukan pengembangan sistem yang lebih lanjut, integrasi dengan Hospital Information System (HIS) dan Electronic Medical Record (EMR), penguatan aspek keamanan data pasien, serta kolaborasi dengan rumah sakit dan berbagai pemangku kepentingan agar dapat diimplementasikan secara luas dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Prestasi Juara 1 BYTECOMP 2026 Tingkat Nasional menjadi langkah awal bagi pengembangan PAVI sebagai inovasi digital yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3: Good Health and Well-Being, PAVI diharapkan dapat berkembang dari sebuah prototype menjadi platform kesehatan digital yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit sekaligus memberikan pengalaman pasien yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi melalui semangat “Your Smart Hospital Companion.”

Kesan dan Pesan dari Tim Trivora:
- Angela Octaviana: ByteComp 2026 menjadi salah satu pengalaman yang challenging but truly memorable buat aku! Sebagai lomba keduaku di bidang UI/UX, tantangan kali ini cukup berbeda karena kami harus mengangkat permasalahan di lingkungan rumah sakit yang kompleks, dengan berbagai kebutuhan dan pengalaman pasien yang perlu dipahami. Dari proses mencari problem yang tepat, mengembangkan ide, sampai menerjemahkannya menjadi solusi melalui PAVI, aku belajar banyak banget tentang bagaimana design bukan sekadar tampilan, tetapi juga tentang memahami dan menyelesaikan real problems. Super grateful bisa melewati seluruh proses ini bareng Daniel dan Michele. Thank you for all the brainstorming, teamwork, efforts, and every little thing we’ve put together to bring PAVI to life. So proud of what we’ve accomplished together! Regardless of the result, this journey has taught me so much and given me another meaningful experience filled with learning, growth, and unforgettable memories.
- Daniel Valerian: Kesan dan pesan saya selama mengikuti BYTECOMP 2026 merupakan pengalaman yang sangat berharga dan membanggakan. Melalui kompetisi ini, saya mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan PAVI: Smart Hospital Companion, sebuah inovasi digital yang dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh layanan rumah sakit dengan lebih mudah, cepat, dan terintegrasi. Proses yang kami lalui mulai dari mengidentifikasi permasalahan, melakukan riset, merancang UI/UX, membangun prototype, hingga mempersiapkan presentasi dan sesi tanya jawab di hadapan dewan juri memberikan banyak pembelajaran, terutama dalam berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, serta merancang solusi yang benar-benar berorientasi pada kebutuhan pengguna. Saya sangat bersyukur karena seluruh kerja keras tersebut berhasil mengantarkan Tim Trivora meraih Juara 1 BYTECOMP 2026. Terima kasih kepada Angela Octaviana dan Michele Graciela Dharma yang telah bersama-sama berjuang, saling mendukung, dan memberikan usaha terbaik selama kompetisi ini, sehingga kami dapat meraih hasil yang membanggakan. Terima kasih juga kepada seluruh dewan juri dan panitia BYTECOMP 2026 atas kesempatan dan pengalaman yang luar biasa. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar, berinovasi, dan mengembangkan solusi teknologi yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
- Michele Graciela Dharma: Melalui kompetisi BYTECOMP 2026 ini saya belajar banyak dan pastinya salah satu pengalaman kompetisi terbaik saya, melalui kompetisi ini juga merupakan kemenangan pertama saya selama perlombaan. Dalam perlombaan ini saya berhasil membuat rancangan design aplikasi PAVI Smart Hospital Companion, sebuah solusi digital yang bertujuan membantu pasien mengatasi kesulitan dalam menemukan navigasi dan lokasi fasilitas di rumah sakit. Mulai dari proses brainstorming, mengidentifikasi permasalahan, menyusun ide, merancang user flow, hingga menuangkannya ke dalam desain aplikasi, semuanya menjadi proses pembelajaran yang luar biasa bagi saya. A big thank you to my amazing teammates, Angela Octaviana dan Daniel! Terima kasih untuk setiap ide, diskusi, waktu, effort, kerja keras, dan dukungan yang telah diberikan selama proses perancangan ini. Semoga pencapaian dan pengalaman ini menjadi awal dari banyak kesempatan dan kemenangan lainnya. “Because every great achievement starts with the courage to try”. Lebih baik mencoba dan belajar dari setiap proses daripada tidak pernah mencoba sama sekali. Sebab, kita tidak akan pernah tahu sejauh mana kemampuan kita jika tidak berani mengambil kesempatan. Here’s to more opportunities, lessons, and victories ahead!
Comments :