Raih Juara 3: Mahasiswa School of Information Systems, BINUS University Ukir Prestasi di ASEAN Data Science Explorers (ASEAN DSE) 2026: Data Science Competition
Rabu, 14 Oktober 2026 – Mahasiswa BINUS University yang tergabung dalam Tim Our Money Low, yaitu Alfiandra Anggoro Adisaputra dan Jimmy Pratama, berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 dalam kompetisi ASEAN Data Science Explorers (ASEAN DSE) 2026 kategori Data Science Competition yang diselenggarakan oleh ASEAN DSE.

Dalam kompetisi ini, peserta ditantang untuk berkolaborasi mengembangkan solusi berbasis data analytics guna menjawab permasalahan sosial-ekonomi di kawasan ASEAN serta mendukung pencapaian United Nations Sustainable Development Goals (UN-SDGs). Berangkat dari tantangan tersebut, Tim Our Money Low menghadirkan MAMACARE untuk membantu ibu hamil mendapatkan akses makanan bergizi dengan harga terjangkau, mengurangi pemborosan makanan, serta mendukung upaya pencegahan stunting melalui pemanfaatan teknologi, keterlibatan komunitas, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Pertama-tama, MAMACARE dibangun dengan fitur Takeaways, Recipes, NutriScan dan Fridge. Takeaways membantu ibu hamil menemukan makanan bergizi bersubsidi dengan harga terjangkau, sedangkan Recipes menyediakan resep makanan bergizi yang dapat dibagikan oleh komunitas, lengkap dengan informasi nutrisi dan panduan memasak. Selanjutnya, NutriScan memungkinkan pengguna memindai bahan makanan yang tersedia untuk mengidentifikasi bahan-bahan tersebut, sementara Fridge mencatat persediaan bahan makanan, memantau bahan yang mendekati kedaluwarsa, serta memberikan rekomendasi resep berdasarkan bahan yang tersedia. Selain itu, MAMACARE dilengkapi Nutri, asisten berbasis AI yang membantu pengguna melalui percakapan dan dukungan sehari-hari, sekaligus mendukung penyampaian laporan mengenai kebutuhan bantuan esensial.
Pencapaian tersebut turut didukung oleh Adam Fahsyah Nurzaman, S.Kom., M.Kom., CertDA yang mendampingi Tim Our Money Low, sejak tahap kualifikasi hingga babak final. Melalui proses pendampingan tersebut, tim mendapatkan masukan untuk mengembangkan ide, menyempurnakan presentasi, dan mematangkan solusi yang mereka tawarkan di hadapan para juri.

Kesan dan Pesan dari Tim Our Money Low:
- Alfiandra Anggoro Adisaputra: Really happy and grateful to be named 2nd runner-up in ADSE. Competing in ADSE and working on our solution, MAMACARE, an application that can help reduce stunting and food waste, provided me with lots of challenging yet rewarding and fun experiences that I can use in the future. I want to give a huge thank you to my teammate, Jimmy, for all the hard work, late-night discussions, and revisions. I also want to thank our lecturer, Pak Adam, and kakak-kakak ISCSC who mentored and guided us throughout the competition. Hopefully, the next time we compete again, our limit won’t be just 2nd runner-up, but rather 1st place.
- Jimmy Pratama: After many revisions and trainings, I am glad that we managed to place as the 2nd runner up in ADSE Indonesia! This competition was an interesting journey for me where my team needs to clean, analyze, and visualize data to better see what ASEAN was really struggling with before we jump into the solutions. Working together with Alfiandra is as smooth sailing as ever with the proof being that we are able to present such a compelling storyboard that focuses on reducing foodwaste to then mitigating stunting. Lastly, huge thanks to our supervisors, namely our lecturer, Mr. Adam, and all of the ISCSC team (past/present) who has been with us from the start! This journey has taught us a lot, and maybe in the future, this can fuel our way to placing 1st in other competitions.
Comments :