Perkembangan AI dan Dampaknya Di Masa Depan
AI atau Artificial Intelligence didefinisikan sebagai kemampuan suatu computer digital atau robot yang dikontrol dengan computer untuk menjalankan berbagai pekerjaan yang biasa dihubungkan dengan kecerdasan yang merujuk ke perilaku manusia. AI pertama kali dicetuskan oleh John McCarthy pada tahun 1956 dalam program AI Dartmouth Summer Research Project on Artificial Intelligence (DSRPAI) tetapi perkembangan AI sangat lambat dikarenakan kurangnya komitmen para peneliti dan keterbatasan komputerisasi di masa itu.
Pada tahun 1960, perkembangan AI semakin meningkat dikarenakan computer yang mampu menampung lebih banyak informasi, harga yang memadai, dan kecepatan pemrosesan data. Di tahun yang sama hadirnya ELIZA yang merupakan chatbot pertama sebelum hadirnya robot NLP yang banyak seperti sekarang. Tahun 1973 hingga 1990 disebut dengan AI Winter ditandai dengan optimism tinggi dan investasi besar dalam penelitian AI tetapi tidak tanpa menemukan kesulitan dalam proses membuat mesin pintar yaitu kinerja computer yang digunakan masih lambat dan belum cukup canggih untuk memproses data dalam jumlah besar.
Pada tahun 2000 hingga saat ini perkembangan serta penggunaan AI sudah semakin meningkat dan terus berkembang. Berdiri di ambang suatu revolusi kecerdasan dimana kemampuan AI untuk belajar, berevolusi, dan beradaptasi melampaui batas jangkauan manusia seperti pengenalan pola, pengambilan keputusan, bahkan kreativitas. Kesempakatan untuk memecahkan tantangan global dari krisis Kesehatan hingga perubahan iklim. Namun memasuki era AI bukan tanpa resiko. Kekuatan yang begitu besar menuntut tanggung jawab yang seimbang. Kita perlu memastikan bahwa AI dikembangkan dan diterapkan secara etis, inklusif, dan adil. Kita harus waspada terhadap bias yang tertanam dalam algoritma, dan memastikan bahwa teknologi ini melayani kemanusiaan bukan menggantikannya. Contoh yang dapat dilihat adalah dari artikel Kompas.id yang membahas kecerdasan AI menjanjikan potensi besar di masa depan dan ancamannya dimana hasil hasil analisis tim Jurnalisme Data Harian Kompas menemukan nilai ekonomi yang dihasilkan oleh penerapan AI di Indonesia dapat mencapai 5.299 triliun. Angka ini adalah hasil peningkatan produktivitas setiap lapangan industry di Indonesia yang dimungkinkan bila menerapkan AI. Tiga sektor lapangan usaha dengan keterpaparan AI tertinggi adalah Informasi dan komunikasi di 58%, jasa keuangan dan asuransi di 55,2%, dan jasa Perusahaan di 52,8%. Sebagai pengguna kita bisa memanfaatkan program program AI tersebut untuk membantu menyelesaikan berbagai tugas dengan lebih efisien jika dilihat dari sisi positif sedangkan AI juga memiliki dampak negatif.
Sebagai Upaya untuk beradaptasi dengan teknologi kiranya penting untuk mengetahui dampak positif dan negatifnya AI. Dampak positif AI berikut dapat berupa meningkatkan produktivitas dengan otomatisasi sehingga pekerjaan dapat selesai dengan lebih cepat, Membantu proses pengambilan Keputusan dalam skala besar dengan cepat dan akurat, Mendorong inovasi teknologi seperti pengenalan wajah dan suara, Mempermudah proses pembelajaran yang disesuikan dengan kebutuhan pengguna, menghemat biaya. Dampak negative AI dapat berupa bias dan ketidakakuratan, ancaman keamanan siber oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, Ketergantungan yang menurunkan keterampilan pengguna, permasalahan privasi yang mengumpulkan data yang berjumlah besar mengandung data pribadi pengguna dan yang terakhir adalah resiko AI yang menggantikan manusia dalam pekerjaannya.
Untuk mengatasi dampak negative dari perkembangan AI, pemerintah dan perusahaan harus memperhatikan dampak social ekonomi dari penggunaan teknologi, memberikan Pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat juga diperlukan agar dapat memahami dan mengoptimalkan pengunaan kemajuan teknologi dan memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak mengorbankan kesejahteraan masyarakat dan membuat kebijakan yang berfokus dalam memperhatikan hak asasi manusia dan menjamin keamanan.
References
- Gischa, S. (2021, July 5). Artificial Intelligence (AI): Pengertian, Perkembangan, Cara Kerja, dan Dampaknya. KOMPAS.com. https://www.kompas.com/skola/read/2021/07/05/121323869/artificial-intelligence-ai-pengertian-perkembangan-cara-kerja-dan
- Ramadhan, I. R. (2023, July 5). AI semakin populer saat ini, bagaimana perkembangannya? Kantor Berita Radio. https://kbr.id/ragam/07-2023/ai-semakin-populer-saat-ini-bagaimana-perkembangannya-/111933.html
- Zumarsyah, P. A. (2023, October 22). Sejarah Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). Warung Sains Teknologi. https://warstek.com/sejarah-kecerdasan-buatan/
- Copeland, B. (2024, January 18). Artificial intelligence (AI) | Definition, Examples, Types, Applications, Companies, & Facts. Encyclopedia Britannica. https://www.britannica.com/technology/artificial-intelligence
- Rosalina, S. P. W. a. K. M. P. (2023, June 27). Potensi Masa Depan yang Terbuka oleh AI. kompas.id. https://www.kompas.id/baca/investigasi/2023/06/26/potensi-masa-depan-yang-terbuka-oleh-ai
- Hardiansyah, Z. (2023, November 28). 5 Dampak Positif dan Negatif dari Artificial Intelligence yang Perlu Diketahui. KOMPAS.com. https://tekno.kompas.com/read/2023/11/28/17150057/5-dampak-positif-dan-negatif-dari-artificial-intelligence-yang-perlu-diketahui
Comments :