NTU Singapore MSc in Blockchain – Jakarta Info Session

Jakarta, 2 Oktober 2026 – BINUS University melalui School of Information Systems bersama Nanyang Technological University (NTU), Singapore, menyelenggarakan kegiatan “Jakarta Info Session: Master of Science in Blockchain” di BINUS Anggrek Campus, Jakarta. Kegiatan ini menghadirkan akademisi dan praktisi industri untuk berbagi wawasan mengenai perkembangan teknologi blockchain, Web3, dan Artificial Intelligence (AI), sekaligus memperkenalkan peluang studi lanjut internasional serta prospek karier di industri teknologi digital.
Kegiatan diawali dengan pemaparan dari Prof. Zhang Tianwei, Associate Director NTU-CCTF Singapore, yang memperkenalkan NTU Centre in Computational Technologies for Finance (NTU-CCTF) serta program Master of Science in Blockchain. Dalam sesinya, Prof. Zhang memberikan gambaran mengenai kurikulum, peluang penelitian, pengembangan keterampilan blockchain, hingga kesempatan beasiswa bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di NTU Singapore. Pemaparan ini memberikan wawasan mengenai pentingnya pendidikan dan riset dalam mempersiapkan talenta yang mampu menghadapi perkembangan teknologi masa depan.
Selanjutnya, Dr. Richard Wiputra, Associate Professor dari School of Information Systems BINUS University, membawakan materi bertajuk “Indonesian Rupiah Stablecoins: A Policy-Driven Ecosystem”. Dalam pemaparannya, Dr. Richard membahas potensi penerapan stablecoin berbasis Rupiah, termasuk pentingnya regulasi, keamanan, dan tata kelola dalam membangun ekosistem keuangan digital yang transparan. Materi ini memberikan perspektif mengenai bagaimana teknologi blockchain dapat dikembangkan untuk mendukung inovasi di sektor keuangan dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi.
Perspektif industri turut dihadirkan melalui sesi bersama Rusty, Ecosystem Growth Lead di Ethereum Jakarta sekaligus Indonesia Lead di MetaMask, serta Zidan, Co-founder Tawf Labs dan Protocol Researcher di Ethereum Jakarta. Rusty berbagi wawasan mengenai perkembangan ekosistem Web3 di Indonesia serta berbagai peluang karier dan kolaborasi dalam industri blockchain. Sementara itu, Zidan membagikan pengalamannya dalam mengembangkan penelitian menjadi produk dan solusi berbasis blockchain melalui kewirausahaan teknologi. Kedua sesi tersebut memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana pengetahuan akademis dapat diterapkan untuk menciptakan inovasi dan membuka peluang profesional di industri digital.
Kegiatan semakin interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berdialog langsung dengan para narasumber mengenai perkembangan blockchain, Web3, AI, serta peluang pendidikan dan karier di masa depan. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara narasumber, peserta, dan penyelenggara. Melalui kegiatan ini, BINUS University terus mendorong pengembangan wawasan global mahasiswa serta memperkuat hubungan antara dunia akademis dan industri, sehingga mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam transformasi digital.
Comments :