Pasar barang atau pasar komoditas merupakan proses interaksi antara permintaan dan penawaran terhadap barang dan jasa. Dalam sistem perekonomian tertutup, permintaan utama berasal dari sektor rumah tangga sebagai konsumen atau pembeli dan pemerintah selaku produsen atau penjual. Dalam hal ini, sektor rumah tangga yang bertindak sebagai konsumen, akan membeli barang dan jasa dari perusahaan, kemudian melakukan pembayaran dengan uang, sebagai alat pembayaran yang sah. 

Di era perekonomian modern, tidak semua perusahaan memproduksi sendiri bahan baku yang digunakan untuk produksi barang dan jasa. Perusahaan-perusahaan ini saling bekerjasama dengan banyak perusahaan yang dapat mendukung produksi barang dan jasa. Seringkali perusahaan melakukan kegiatan impor barang-barang produksi untuk menghemat biaya. Untuk menguasai seni ekspor sendiri, Grameds dapat membaca buku Strategi Brilian Tembus Pasar Ekspor 

Sebuah perusahaan komputer, sebagian besar hanya merakit saja, karena semua komponen pendukung komputer pendukung telah diproduksi oleh banyak perusahaan. Sebuah perusahaan sepeda, tidak menambang besi untuk membuat rangka sepedanya, perusahaan tersebut membeli rangka dari sebuah pabrik pengecoran logam. 

Dapat dikatakan, perusahaan pembuat komponen, dan rangka sepeda yang dibeli oleh perusahaan tersebut merupakan input perantara untuk memproduksi komputer dan sepeda. 

Sebagai contoh lain barang yang diperjualbelikan di pasar barang, adalah pasar beras, pasar kopi, pasar kain, kayu, dan banyak lagi pasar barang yang lain. 

Sebelum dapat masuk ke pasar barnag, sebuah perusahaan membutuhkan dana untuk mengembangkan usaha, ekspansi, penambahan modal, dan sebagainya yang penting untuk kelangsungan kegiatan ekonomi. Hal ini dibahas pada buku Pengantar Pasar Modal yang ada dibawah ini 

Ciri-ciri Pasar Barang 

Gramedians, kita mengenal banyak jenis pasar dalam sistem perekonomian. Agar kita tidak keliru jika akan mendatangi suatu pasar dengan tujuan tertentu, ada baiknya kita kenali terlebih dahulu ciri dari suatu pasar tertentu. Kali ini kita akan simak bersama mengenai ciri dari pasar barang. 

  1. Adanya calon penjual dan pembeli dalam pasar

Secara umum, pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli, kemudian ada tawar menawar, dan melakukan transaksi. Jika hanya ada penjual saja atau pembeli saja, maka tidak dapat dikatakan sebagai pasar. 

  1. Adanya suatu barang atau jasa yang hendak diperjual belikan didalam pasar

Suatu pasar, disebut sebagai pasar, atau khususnya disebut sebagai pasar barang, karena di dalamnya ada barang atau jasa yang akan dijual. Jadi secara nyata, calon pembeli yakin, bahwa barang atau jasa yang diinginkan benar-benar ada, sesuai dengan kondisi yang diinginkan, bukan barang atau jasa fiktif. 

  1. Adanya sebuah Interaksi antara penjual dan pembeli baik secara langsung maupun tidak langsung

Aktivitas kegiatan ekonomi di pasar barang, interaksi dapat dilakukan oleh penjual atau pembeli secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung, calon pembeli dan penjual, saling bertemu untuk melakukan transaksi di suatu tempat yang telah disepakati, atau pasar itu sendiri. 

Di era modern sekarang, pembeli tidak perlu bertemu secara langsung, bahkan transaksi dapat dilakukan kedua belah pihak, meski jarak mereka terpisah jauh. Teknologi akan membantu calon penjual dan pembeli untuk menjual atau membeli barang maupun jasa sesuai dengan yang dibutuhkan, kemudian dapat melakukan pembayaran dengan sistem yang disepakati. 

  1. Adanya suatu proses permintaan dan penawaran oleh kedua belah pihak

Agar barang atau jasanya laku, penjual perlu melakukan penawaran, dalam hal ini bisa berbentuk promosi dengan memasang iklan komersial di berbagai media beriklan. Setelah dibaca oleh calon pembeli, dan merasa sesuai dengan barang dan jasa yang diinginkan, maka calon pembeli akan merespon dengan permintaan. 

Macam-macam pasar barang 

Gramedians, ternyata pasar barang, masih dibagi lagi menjadi dua macam. Semakin penasaran ya? Biar kalian tidak penasaran, simak terus ya penjelasan-penjelasan selanjutnya! 

  1. Pasar barang nyata/ riil

Pasar barang nyata merupakan sebuah pasar yang menjual produk dalam bentuk barang yang bentuk fisiknya jelas, seperti terlihat, dan dapat dipegang. 

Di pasar ini, penjual dan pembeli bertemu secara langsung, ada proses tawar menawar, barang yang dijual ada di tempatnya, ada transaksi, pembayaran dilakukan secara tunai, dan barang dibawa langsung oleh pembeli. Sebagai contoh, semua pasar tradisional yang ada di kota kalian, merupakan pasar barang nyata, seperti Pasar Induk Kramat Jati, di Jakarta, Pasar Beringharjo, di Yogyakarta, Pasar Klewer, di Surakarta, Pasar Atom, di Surabaya, dan banyak lagi pasar sejenis. 

  1. Pasar barang abstrak

Pasar barang abstrak berkebalikan dengan pasar barang riil. Pasar barang abstrak merupakan sebuah pasar yang menjual produk yang tidak terlihat atau dengan kata lain, produknya tidak riil secara fisik. Di pasar ini, penjual dan pembeli bertemu secara maya. Penjual menawarkan barang melalui media digital, kemudian pembeli merespon melalui, telepon, surat elektronik, atau whatsapp chat.