Manfaat Pasar Barang / Komoditas
- Mempermudah penjualan atau pemasaran barang (bagi penjual/produsen)
Dengan adanya pasar barang, maka penjual atau produsen dengan leluasa menjual atau menawarkan dagangannya di pasar ini. Penjual tidak perlu lagi berkeliling untuk menawarkan dagangannya atau mencari pembeli.
- Konsumen/pembeli dengan mudah mendapatkan barang
Bagi pembeli (konsumen), pasar barang bermanfaat untuk membantu konsumen mendapatkan barang yang dibutuhkan, baik dari sisi kualitas, harga, hingga ketersediaan barang.
- Sebagai penambah devisa (dari sisi pemerintah)
Jika barang produksi memiliki standar kualitas internasional, maka produk dalam negeri memiliki kesempatan untuk bersaing dengan produk luar negeri. Terbukanya peluang menjual barang pasar internasional, berpotensi meningkatkan pendapatan nasional dari devisa yang masuk ke negara ini. Dalam hal ini pemerintah merasa sangat terbantu, dengan adanya pasar barang.
Bentuk- Bentuk Pasar Barang
Setelah membahas manfaat dari pasar barang, ternyata pasar barang juga memiliki bentuk berdasar karakteristik pendukungnya. Baru tahu ya? Mau tahu lebih jelas? Yuk, kita simak penjelasan berikut ini!
- Bentuk pasar barang berdasarkan cakupan area
- Pasar lokal atau dalam istilah sederhana, merupakan pasar setempat, merupakan pasar yang hanya dikunjungi atau dipergunakan oleh anggota masyarakat suatu daerah dan daerah sekitar yang jaraknya tidak terlalu jauh dengan lokasi pasar ini.
- Pasar daerah, merupakan pasar yang terdapat pada suatu daerah tertentu, misal pasar- pasar yang berada di kota atau kabupaten, biasanya masuk di bawah naungan Perusahaan Daerah (PD).
- Pasar Nasional merupakan pasar yang memiliki lingkup yang lebih luas, karena cakupannya se luas wilayah negara tertentu.
- Pasar Internasional merupakan pasar yang memperdagangkan barang atau komoditi, dimana penjual dan pembelinya ada di seluruh dunia.
- Bentuk pasar barang berdasarkan jenis barang yang ditawarkan
- Pasar barang konsumsi merupakan tempat untuk memperjualbelikan barang-barang konsumsi, penggunanya disebut sebagai konsumen.
- Pasar barang produksi merupakan tempat yang menyediakan sumber daya pendukung suatu produksi atau barang yang dibutuhkan untuk membuat barang dan jasa.
- Bentuk pasar barang dengan berbagai kriteria
- Pasar Persaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna disebut juga pasar persaingan murni, yaitu pasar yang di dalamnya terdapat penjual dan pembeli, namun masing-masing tidak dapat memengaruhi harga, karena harga telah ditentukan oleh pasar itu sendiri. Selain itu, para pelaku ekonomi disini sama-sama telah mengetahui kondisi dan memiliki informasi yang terkait dengan pasar. Di pasar ini, tidak ada campur tangan dari pemerintah.
- Pasar Persaingan Tidak Sempurna
Pasar persaingan tidak sempurna, merupakan suatu bentuk pasar yang hanya terdapat sedikit penjual, namun banyak pembeli. Harga ditentukan oleh pemilik barang sendiri, dalam hal ini bisa perusahaan, maupun perorangan. Meski penjualnya sedikit, namun barang yang ditawarkan beragam.
Masih berhubungan dengan pasar persaingan tidak sempurna. Pasar persaingan tidak sempurna ternyata masih memiliki beberapa bentuk. Di antaranya adalah pasar monopoli, pasar monopsoni, pasar oligopoli, pasar duopoli dan pasar monopolistik. Kira-kira seperti apa ya pasar-pasar ini? Kita bahas saja, yuk!
1) Pasar monopoli
Pasar monopoli merupakan pasar yang didalamnya hanya terdapat satu pedagang sebagai pemilik atau pemegang hak penjualan terhadap satu atau beberapa produk tertentu, dan diatur dengan undang-undang. Pedagang tersebut disebut sebagai monopolis, monopolis berhak menentukan besaran harga jual sendiri. Sebagai contoh, PT Pertamina (persero), PT Perusahaan Listrik Negara (persero), dan PT Kereta Api (persero).
2) Pasar oligopoli
Pasar oligopoli merupakan sebuah keadaan pasar dengan suatu komoditas yang hanya dikuasai oleh beberapa perusahaan. Namun penjual yang satu dengan yang lain dapat saling memengaruhi harga. Perusahaan yang satu dan yang lain memiliki persaingan yang sangat ketat, hal ini karena strategi pasarnya dilandasi oleh daya cipta. Jika ada penjual lain yang ingin masuk ke pasar ini, peluangnya masih terbuka. Sebagai contoh, perusahaan gula, perusahaan penjual mobil dan sepeda motor, perusahaan rokok, dan lain sebagainya.
3) Pasar monopolistik
Pasar monopolistik merupakan suatu bentuk pasar yang terdapat beberapa produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek atau disebut juga corak. Pada pasar jenis ini pembeli dan penjual, jumlahnya sama banyak. Masing-masing penjual memiliki kekuatan yang sama, jadi tidak akan ada yang disebut sebagai penguasa pasar. Sebagai contoh, jasa angkutan, toko kelontong, jasa pangkas rambut.
Comments :