Sistem ERP memiliki banyak fitur. Pertama, Fitur Keuangan (Financial), yang merupakan aktivitas seperti pembukuan, penganggaran, pengendalian aset, dan pelaporan, semuanya dalam satu sistem. Hal ini memberikan organisasi pandangan yang jelas dan transparan atas keuangan mereka. Akuntansi terintegrasi berada di posisi kedua karena mengotomatiskan tugas-tugas seperti mengelola buku besar jurnal umum, arus kas, penagihan, dan pembayaran. Karena informasi saling terhubung antar departemen, informasi keuangan selalu akurat dan terkini. 

Fitur utama lainnya adalah Order/Sales Processing, yang membantu menangani seluruh alur kerja pesanan/proses, mulai dari input pesanan pelanggan hingga pengiriman dan pembayaran. Ini membantu mengurangi kesalahan dan membuat proses pemesanan jauh lebih cepat dan lancar. Sebagian besar paket ERP juga dilengkapi dengan kemampuan manajemen proyek yang memungkinkan perusahaan untuk menjadwalkan kalender, melacak tugas, memeriksa pengeluaran, dan menganalisis risiko, dan ini sangat berguna bagi perusahaan yang menjalankan proyek intensif dan ekspansif secara bersamaan. 

Sistem ERP modern juga semakin cerdas dengan otomatisasi dan sistem Artificial Intelligence (AI). Sistem ini juga mampu menjalankan tugas-tugas berulang seperti pembuatan laporan, analitik prediktif, dan bahkan interaksi pelanggan melalui chatbot, sehingga meringankan karyawan dari tugas-tugas tersebut dan membuat mereka bekerja lebih strategis. Dengan demikian, ERP juga mendapatkan akses data secara real-time sehingga manajer akan menerima informasi perubahan stok, kinerja penjualan, atau biaya operasional secara real-time dan segera bertindak jika diperlukan. 

Terakhir, sistem ERP juga sering kali menggabungkan alat analitik dan pelaporan, yang menyederhanakan dasbor dan visualisasi data kompleks yang membantu pengambilan keputusan yang lebih baik. Sebagian besar solusi juga menggabungkan fitur kontrol proses dan kepatuhan seperti akses berbasis peran dan alur kerja persetujuan, yang memastikan operasi aman serta sesuai dengan kebijakan perusahaan. Selain proses internal, ERP juga mendukung fitur rantai pasokan dan pengadaan, yang memungkinkan perusahaan untuk mengelola pemasok mereka dengan lebih baik, melacak stok mereka, dan memperkirakan permintaan. Beberapa sistem juga menggabungkan manajemen hubungan pelanggan (Customer Relationship Management) dan fitur penjualan yang memungkinkan perusahaan untuk lebih memahami pelanggan mereka dan menjual dengan lebih baik. 

Penulis: 

2902604450 – Hillary Elvina Harvita  

2902578692 – Gabriella Florenza Goh  

2902580803 – Jeslyn Verdita Martanto  

2902560184 – Jessica Liminata  

2902582992 – Kimberly Kayla Kitzy