StrikelT Team Bawa Pulang Juara 3 dari INJECTION 3.0 Business Case Competition!
Jakarta, 30 Agustus 2026 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa BINUS University melalui Tim StrikelT yang berhasil meraih Juara 3 dalam ajang INJECTION 3.0 Business Case Competition yang diselenggarakan oleh UKM Research ’n Business Universitas Diponegoro, Semarang. Kompetisi ini mengusung tema “INNOVATING FOR IMPACT: Integrating ESG for Transforming Enterprise toward Long-Term Sustainability”, yang mendorong peserta untuk menghadirkan solusi inovatif dengan mengintegrasikan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam menghadapi tantangan bisnis dan menciptakan keberlanjutan jangka panjang.

Tim StrikelT yang terdiri dari Marco Marcello, Gichel Hanacia , dan Nelson Andrea Hellen Suryanata berhasil menunjukkan kemampuan mereka dalam menganalisis permasalahan bisnis dan merancang solusi strategis yang relevan dengan kebutuhan industri. Dalam kompetisi ini, peserta ditantang untuk menyelesaikan business case dari PT. Indonesia Steel Tubeworks (ISTW), perusahaan yang berfokus pada produksi pipa baja.

Dalam menghadapi studi kasus yang diberikan, Tim StrikelT mengembangkan solusi dengan mengusung konsep “Building Reliability IMPACT with ISTW”. Framework yang digunakan dalam solusi tersebut adalah IMPACT, yang terdiri dari Integrate, Match, Prove, Account, Capacitate, dan Target.
Melalui aspek Integrate, solusi dirancang untuk mengintegrasikan kebutuhan, data, dan proses ESG sehingga informasi yang sebelumnya tersebar dapat dikelola secara lebih terstruktur. Selanjutnya, Match memastikan kebutuhan operasional perusahaan dapat diselaraskan dengan kebutuhan dan prioritas ESG, sehingga strategi yang diterapkan lebih relevan dengan kondisi bisnis ISTW.
Pada aspek Prove, Tim StrikelT menekankan pentingnya pembuktian kinerja melalui indikator dan data yang terukur, sehingga pencapaian ESG dapat dipantau dan tidak hanya menjadi klaim. Sementara itu, Account berfokus pada pembentukan accountability dengan memastikan setiap target dan aktivitas memiliki pihak yang bertanggung jawab. Untuk memperkuat kemampuan internal perusahaan, aspek Capacitate diwujudkan melalui Steel Cycle Academy yang membantu meningkatkan kompetensi dan pemahaman karyawan terhadap ESG serta proses operasional. Terakhir, Target membantu ISTW menetapkan target yang terukur dan memantau pencapaiannya secara berkelanjutan. Keenam aspek tersebut kemudian diperkuat melalui Centralized ESG Monitoring Platform yang memungkinkan perusahaan melakukan monitoring secara lebih terpusat dan real-time. Dengan pendekatan IMPACT ini, Tim StrikelT tidak hanya menawarkan solusi teknologi, tetapi membangun sistem yang dapat meningkatkan visibility, accountability, workforce capability, dan operational reliability ISTW untuk mendukung keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.

Melalui framework tersebut, Tim StrikelT berupaya membangun solusi yang tidak hanya berfokus pada penyelesaian permasalahan bisnis, tetapi juga mampu meningkatkan reliability, efisiensi, serta keberlanjutan operasional perusahaan. Pendekatan ini dirancang berdasarkan pemahaman terhadap kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi ISTW sehingga solusi yang ditawarkan dapat memberikan dampak yang terukur bagi perusahaan.
Salah satu solusi yang dikembangkan oleh tim adalah Steel Cycle Academy dan Centralized ESG Monitoring Platform. Kedua solusi tersebut dirancang untuk mendukung peningkatan kapabilitas internal sekaligus memperkuat monitoring dan implementasi ESG secara lebih terintegrasi.
Melalui Steel Cycle Academy, perusahaan dapat meningkatkan kompetensi dan pemahaman karyawan terhadap proses serta standar yang dibutuhkan dalam operasional. Sementara itu, Centralized ESG Monitoring Platform ditujukan untuk membantu perusahaan melakukan pemantauan berbagai indikator ESG secara lebih terstruktur dan real-time.

Kesan & Pesan Tim StrikeIT:
- Marco Marcello: Kesan dan pesan saya selama mengikuti INJECTION 3.0 adalah pengalaman yang sangat seru dan berkesan. Ini merupakan pertama kalinya saya datang ke Universitas Diponegoro untuk mengikuti kompetisi business case. Terlebih lagi, kami bukan berasal dari background ESG maupun lingkungan, sehingga mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan strategi bisnis berbasis ESG yang telah kami susun selama kurang lebih dua bulan secara langsung di hadapan jajaran direksi PT Indonesia Steel Tubeworks (ISTW) dan para juri yang berpengalaman di bidang ESG menjadi tantangan baru bagi kami. Selain itu, kami juga mendapatkan kesempatan untuk membangun relasi dengan mahasiswa-mahasiswa hebat dari berbagai universitas seperti UGM, ITS, UI, dan lainnya. Tidak hanya mengikuti kompetisi, kami juga menikmati perjalanan di Semarang, mencoba makanan khas, bertemu masyarakat lokal, dan tentunya membeli oleh-oleh. Puji Tuhan, dengan bantuan dari Pak Ferdi, Ci Clar, Kak Mon, serta seluruh mentor, kami dapat mencapai sejauh ini. Terima kasih INJECTION 3.0 dan ISCSC!
- Gichel Hanacia: Selama mengikuti INJECTION 3.0, saya mendapatkan banyak pengalaman dan pembelajaran baru. Case yang diberikan melatih saya untuk berpikir kritis, menyusun strategi, hingga berani melakukan pitching secara langsung di hadapan juri dan pihak perusahaan. Setiap prosesnya memang menguras tenaga dan pikiran, tetapi perjalanan ke Semarang, bertemu dengan para finalis dari berbagai universitas, serta berjuang bersama tim membuat seluruh prosesnya terasa sangat berharga. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang dan meraih kemenangan-kemenangan berikutnya. I hope this happiness always stays around me.
- Nelson Andrea Hellen Suryanata: INJECTION 3.0 merupakan pengalaman baru bagi saya yang memberikan banyak ilmu dan pembelajaran berharga, terutama melalui feedback dari para juri dan pihak PT Indonesia Steel Tubeworks (ISTW). Tidak hanya itu, melalui kompetisi ini saya juga mendapatkan kesempatan untuk membangun relasi dan bertukar pengalaman dengan mahasiswa dari berbagai universitas di luar BINUS University. Saya juga mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya penerapan ESG dalam bisnis, sekaligus menikmati pengalaman berada di Kota Semarang yang kaya akan sejarah. Dengan bimbingan dari Kakak-kakak TnC, Pak Ferdi selaku dosen pembimbing, serta dukungan dari berbagai pihak lainnya, kami dapat terus belajar, berkembang, dan akhirnya meraih prestasi di luar kota. Terima kasih kepada seluruh panitia INJECTION 3.0, tim ISCSC, dan Pak Ferdi atas pengalaman luar biasa yang telah diberikan.
Comments :