BINUSIAN Membawa Pulang Juara 1 Lomba UIUX Design pada VeternityBeraksi 2026
Jakarta, 2026 – Tim Jaya Manggala berhasil meraih Juara 1 dalam ajang UI/UX Design Competition VeternityBeraksi 2026 tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Informatika dan Sistem Informasi, UPN “Veteran” Yogyakarta. Tim yang beranggotakan Sabrina dan Michael Kimeison menghadirkan “Temuin”, sebuah konsep platform digital yang dirancang untuk mempertemukan kebutuhan konsumsi acara dengan vendor F&B (UMKM) yang sesuai berdasarkan kebutuhan dan kemampuan operasionalnya.

Kompetisi VeternityBeraksi 2026 mengusung tema “Designing Without Barriers: Inclusive Interfaces for the Underserved”, yang mengajak peserta menghadirkan solusi digital dengan pengalaman pengguna yang inklusif bagi masyarakat yang masih menghadapi hambatan dalam mengakses layanan dan peluang ekonomi. Salah satu subtema yang diangkat adalah “Pemberdayaan UMKM dan Pekerja Informal”, dengan fokus pada pemanfaatan platform digital untuk membantu pelaku usaha memperoleh akses yang lebih luas terhadap pasar, pelanggan, dan peluang ekonomi.
Tim Jaya Manggala melihat adanya kesenjangan dalam proses pengadaan makanan untuk acara, khususnya ketika pelanggan membutuhkan pesanan dalam jumlah besar dan terjadwal. Di sisi lain, banyak vendor F&B skala UMKM masih menghadapi keterbatasan dalam menjangkau pelanggan yang relevan serta menyampaikan kemampuan usahanya secara efektif.
Permasalahan tersebut tergambar dari kondisi ekosistem F&B Indonesia yang terus berkembang. Bagi pelanggan, proses mencari vendor untuk kebutuhan acara masih banyak dilakukan melalui medika sosial maupun jaringan pertemanan. Pelanggan harus menghubungi vendor satu per satu untuk memastikan harga, kapasitas, ketersediaan, dan kemampuan memenuhi jumlah pesanan. Sementara itu, vendor juga menghadapi tantangan dalam menemukan pelanggan yang sesuai dengan kemampuan produksinya dan harus menjelaskan informasi mengenai menu, kapasitas, serta harga secara berulang.

Sebagai solusi, Tim Jaya Manggala merancang Temuin, sebuah demand-driven matching platform yang mengubah proses pencarian vendor yang sebelumnya tersebar menjadi proses matching yang lebih terstruktur. Temuin tidak berfokus pada penjualan makanan harian seperti platform food delivery, melainkan pada pemesanan makanan borongan terjadwal untuk kebutuhan acara. Sistem dirancang untuk mempertemukan kebutuhan acara dengan kemampuan operasional vendor, seperti jumlah porsi, lead time, ketersediaan, serta jangkauan layanan.

Temuin menghadirkan beberapa fitur utama, yaitu Event Request, yang memungkinkan pelanggan membuat satu permintaan berdasarkan kebutuhan acaranya; Demand-driven Discovery, yang membantu vendor menemukan permintaan pelanggan yang relevan; Quick Quotation & Comparison, yang memungkinkan vendor memberikan penawaran secara terstruktur untuk kemudian dibandingkan oleh pelanggan; serta Vendor Profile & Chat, yang memberikan informasi mengenai kapasitas, pengalaman, dan riwayat pesanan vendor sebelum pelanggan melanjutkan komunikasi.
Dalam proses pengembangannya, Tim Jaya Manggala menggunakan metode Design Thinking yang mencakup tahap Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Testing. Proses empathize dilakukan melalui survei dan wawancara untuk memahami pengalaman pelanggan dan vendor secara langsung. Hasilnya kemudian digunakan untuk mengidentifikasi akar permasalahan, yaitu pencarian vendor yang masih tidak terstruktur, informasi mengenai kapasitas dan layanan yang sulit dibandingkan, serta belum adanya mekanisme yang mempertemukan kebutuhan acara dengan kemampuan dan ketersediaan vendor.
Selain menyelesaikan permasalahan dari sisi pengguna, Temuin juga dirancang untuk menciptakan nilai bagi kedua sisi ekosistem. Bagi pelanggan, Temuin membantu mempertemukan kebutuhan acara dengan vendor yang relevan, mempermudah perbandingan informasi, serta mengurangi proses pencarian dan komunikasi yang berulang. Bagi vendor, Temuin memberikan akses terhadap demand yang lebih relevan sekaligus ruang untuk menunjukkan kapasitas dan rekam jejak usaha mereka.
Temuin juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8: Decent Work and Economic Growth, khususnya Target 8.3, melalui upaya membuka akses pasar yang lebih relevan bagi pelaku usaha F&B serta mendukung aktivitas ekonomi usaha mikro dan kecil.
Prestasi Juara 1 UI/UX Design Competition VeternityBeraksi 2026 menjadi pencapaian bagi Tim Jaya Manggala sekaligus menjadi bukti bahwa solusi digital dapat dirancang dengan berangkat dari permasalahan pengguna yang nyata. Melalui Temuin, tim berharap proses pengadaan makanan untuk acara tidak lagi bergantung pada pencarian yang tersebar dan komunikasi yang berulang, melainkan menjadi proses yang lebih terstruktur dan mempertemukan vendor yang tepat dengan kebutuhan acara yang tepat.
Temuin — Vendor Pas, Acara Gas!

Pesan dan Kesan
Sabrina
“Super happy akhirnya bisa menjuarai lomba UI/UX untuk pertama kalinya di VeternityBeraksi 2026. Salah satu lomba yang memiliki tantangan tersendiri karena belum pernah pecah telor di perlombaan UI/UX, jadi masih banyak ragu dan kurang pedenya. Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan banyak pembelajaran pada lomba ini, dan tentunya saya ingin mengucapkan terima kasih yang besar kepada rekan lomba saya, Michael, yang sudah sabar dan menerima semua komentar yang saya berikan selama pengerjaan lomba berlangsung. Semoga dengan kemenangan lomba ini, bisa menjadi motivasi untuk kami kedepannya memenangkan perlombaan lainnya!”
Michael Kimeison
“Ini merupakan lomba UI/UX pertama yang saya ikuti, awalnya saya ragu karena saya sedang menjalani magang dan khawatir akan tidak maksimal dalam menjalani lomba ini. Namun, saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan Sabrina, terutama saya lihat dia sangat antusias ingin mengikuti lomba UI/UX. Akhirnya saya menyempatkan waktu untuk memperjuangkan lomba ini pada waktu senggang saya. Saya mempelajari banyak terkait UI/UX dan cara mempresentasikan solusi/prototype melalui lomba ini. Jujur kaget pada saat ada pengumuman bahwasanya kami masuk final dan pada saat itu, kami tau ini kesempatan kami untuk berkesempatan untuk juara. Puji syukurnya hasil yang telah diberikan itu melebihi ekspektasi kami. Couldn’t have done it without Sab.”
Comments :