Jakarta, 28 Juli 2026Tim REWIND berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Informarion System Competition 2026 tingkat nasional yang diselenggarakan oleh UPN Veteran Jawa Timur melalui inovasi Ganesia, sebuah platform pembelajaran adaptif berbasis mobile yang dirancang untuk membantu mahasiswa belajar sesuai dengan preferensi dan gaya belajar masing-masing. Tim REWIND beranggotakan Emir Fazl Al-Rafi Fatawi, Wendy, dan Ririn Anjani yang mengembangkan solusi berbasis riset pengguna untuk menjawab berbagai tantangan dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi.

Kompetisi Information System Competition 2026 mendorong peserta untuk merancang solusi digital yang tidak hanya memiliki tampilan antarmuka yang menarik, tetapi juga mampu menyelesaikan permasalahan nyata melalui pendekatan user-centered design. Menjawab tantangan tersebut, Tim REWIND menghadirkan Ganesia sebagai platform yang mengusung konsep “Satu Materi, Banyak Cara Paham”, yaitu memberikan pengalaman belajar yang dipersonalisasi sesuai karakteristik setiap mahasiswa.

Sebelum merancang solusi, tim melakukan serangkaian riset pengguna melalui in-depth interview dan social media mining. Hasil riset menunjukkan bahwa banyak mahasiswa mengalami kesulitan memahami materi karena penyampaian yang masih didominasi slide berisi teks padat dan metode pembelajaran satu arah. Kondisi tersebut meningkatkan cognitive overload, menurunkan motivasi belajar, serta membuat mahasiswa enggan bertanya ketika mengalami kesulitan. Selain itu, setiap mahasiswa memiliki gaya belajar yang berbeda sehingga pendekatan pembelajaran yang seragam belum mampu mengakomodasi kebutuhan mereka secara optimal.

Berdasarkan temuan tersebut, Tim REWIND mengembangkan Ganesia sebagai platform pembelajaran adaptif yang mengintegrasikan empat inovasi utama dalam satu ekosistem. Fitur Learning Style Test membantu mengidentifikasi preferensi belajar mahasiswa sehingga materi dapat disajikan dalam format yang paling sesuai. Selanjutnya, fitur Learn menyediakan materi dalam bentuk video, podcast, maupun narasi agar mahasiswa dapat memilih metode belajar yang paling nyaman. Untuk meningkatkan motivasi, Ganesia menghadirkan Chrono-Academic Map & Milestones, sebuah sistem gamifikasi yang mengubah proses belajar menjadi perjalanan dengan checkpoint, misi, experience points (XP), badge, dan level.

Sementara itu, Gani AI Companion berperan sebagai asisten belajar berbasis kecerdasan buatan yang mampu membantu mahasiswa memahami materi, membuat rangkuman, menghasilkan podcast pembelajaran, hingga menyusun kuis secara otomatis.
Seluruh proses perancangan Ganesia menggunakan pendekatan Design Thinking dari Nielsen Norman Group yang menempatkan kebutuhan pengguna sebagai fokus utama. Mulai dari proses empathize, define, ideate, prototype, hingga test, setiap keputusan desain dibuat berdasarkan hasil riset sehingga solusi yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan pengalaman pengguna yang lebih efektif dan mudah digunakan.

Melalui Ganesia, Tim REWIND berharap mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih personal, interaktif, dan menyenangkan. Platform ini diharapkan mampu membantu mahasiswa memahami materi sesuai gaya belajar masing-masing, meningkatkan motivasi belajar melalui gamifikasi, serta menyediakan pendamping belajar berbasis AI yang dapat diakses kapan saja. Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, Ganesia juga berpotensi mendukung transformasi pembelajaran digital di perguruan tinggi Indonesia serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 tentang pendidikan berkualitas.

KESAN PESAN ANGGOTA TIM

  • Emir Fazl Al-Rafi Fatawi : Terima kasih kepada seluruh tim yang sudah berjuang tanpa kenal lelah selama proses lomba UI/UX ini. Perjalanan yang penuh revisi, diskusi, dan begadang akhirnya terbayarkan dengan pencapaian Juara 2. Hasil ini bukan hanya tentang piala, tetapi tentang proses, kerja sama, dan pembelajaran yang kami lalui bersama. Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya juga saya sampaikan kepada Coach kami, Kak Dinda, yang selalu sabar membimbing, memberikan masukan yang tajam, serta terus mendorong kami untuk menghasilkan solusi dan desain terbaik. Setiap feedback yang diberikan menjadi bekal berharga bagi kami untuk terus berkembang. Semoga pencapaian ini menjadi awal dari langkah yang lebih besar ke depannya. Terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung perjalanan kami. Sampai bertemu di tantangan berikutnya!
  • Wendy : mengikuti lomba ui ux diesco ini merupakan pengalaman yang berharga bagi saya, saya juga tidak menyangka bisa mendapat peringkat 2 pada kompetisi ini, saya sangat berterimakasih pada lomba ini karena membantu saya dalam mendapat wawasan serta pengalaman baru.Saya berterima kasih pada teman temen kelompok saya Rin dan juga Emir yang udah mau jadi bagian dari tim ini dan sangat bekerja keras dan saya juga berterima kasih ke mentor dan dosen saya yaitu kak dinda dan miss nuril yang sudah banyak membantu memberi arahan dalam lomba kali ini, semoga hal hal yang diajarkan kepada saya dan teman teman bisa menjadi bekal kedepannya untuk mengikuti kompetisi – kompetisi yang baru.
  • Ririn Anjani: Saya merasa sangat bersyukur dan bangga bisa mengikuti dan meraih peringkat 2 pada kompetisi UI/UX Diesco. Saya tidak menyangka karena lomba ini adalah lomba pertama saya. Saya berterima kasih kepada teman satu tim saya yaitu Wendy dan Emir yang sudah bekerja keras dan bekerja sama dengan baik selama mengikuti lomba ini. Tentunya saya juga berterima kasih kepada dosen dan mentor saya yang sudah banyak memberikan masukan dan dukungan kepada tim kami. Pengalaman ini menjadi pengalaman yang berharga dan akan selalu saya ingat. Saya berharap kedepannya bisa mengikuti dan memenangkan lomba lebih banyak lagi bersama tim saya. Semoga wawasan dan ilmu yang kami dapatkan bisa bermanfaat untuk kedepannya.