Bagi seorang peneliti UX, aktivitas affinity diagramming sudah menjadi sebuah tahap yang tidak asing dalam proses content analysis atau proses lanjutan dari analisa konten tersebut. Sekilas memang affinity diagramming terlihat seperti proses yang mudah, sehingga banyak pemula dan bahkan profesional pun terjebak dalam kesulitan untuk melakukan tugas ini dikarenakan beberapa kesalahan yang sering diabaikanatau dihiraukan. 

Affinity diagramming memang memiliki tahap yang singkat, aktivitas ini dimulai dari pengumpulan data yang sudah diambil baik secara individu atau kelompok, kemudian disajikan secara fisik denganmenggunakan post note atau sejenisnya, lalu mengelompokkan data yang ada sesuai dengan tema yang cocok, dan terakhir melakukan analisa secara berkelompok. Terdengar mudah bukan? Lalu apa saja faktoryang menjadi masalah dalam melakukan affinity diagramming 

Masalah yang sering terjadi bagi peneliti UX pemula, baik mahasiswa yang sedang belajar atau peneliti baru yang tidak memiliki banyak pengalaman, adalah tidak ditentukannya waktu yang cukup. Sering kali bagi orang – orang yang baru dalam tugas ini langsung menjalankan tugas tanpa mendiskusikan atau menetapkan jangka waktu yang jelas. Penentuan waktu ini penting karena data yang akan digunakan biasanyaberjumlah banyak dan proses dari affinity diagraming ini walaupun mudah, lumrah untuk memakan waktu yang panjang. 

Selain menentukan waktu yang jelas, ada proses persiapan affinity diagramming lain yang sering dihiraukan yaitu menjelaskan tujuan dari sesi tugas yang dijalankan. Sebagai peneliti UX, sering kali anggotakelompok kita mengerjakan bagian yang berbeda dari kita, sehingga dalam menjalankan proses affinity diagramming banyak anggota yang tidak mengerti penuh konteks, latar belakang, atau tujuan dari tugas. Sehingga sering kali hasil dari tugas ini menjadi acak – acak dan tidak memiliki hasil yang sesuai dengan harapan di awal. 

Setelah tahap persiapan tentu kelompok UX akan mau segera melakukan tugas ini, adapun hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya. Hal pertama yang perlu terjadi adalah mengajak seluruhanggota untuk menaruh post note mereka ke papan, lalu mengajak mereka untuk menjelaskan kenapa data atau catatan yang mereka tempel dirasa cocok untuk dimasukkan ke dalam kategori tersebut. 

Dalam proses menaruh dan menjelaskan data, sangat disarankan untuk mengajak dan memberikan ruang diskusi yang membangun kritik konstruktif. Hal ini akan menghasilkan konsensus yang konkret dan jelas sehingga meminimalkan penempatan data yang ambigu dan mendorong para anggota yang terkait untuk berdiskusi sehingga proses tugas ini bisa berjalan dengan lancar. 

Satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses diskusi ini adalah memerhatikan adanya post note data atau catatan yang dirasa memiliki persamaan yang mirip – mirip. Jika ditemukan hal seperti ini, kelompok bisa melakukan diskusi sejenak untuk membahas apakah dua atau lebih data yang ditaruh menjelaskan hal yang sama atau tidak; apabila terdapat beberapa versi dari hal yang sama, maka perlu adanyaversi yang definitif.  

Jika affinity diagramming yang dilaksanakan mulai dirasa terlalu besar, maka Anda bisa memberikan nama untuk grup dan sub-grup dari data yang sudah dikelompokkan agar kelompok Anda mudah untukmelacak bagian yang ada. Jika tidak ada lagi masalah dalam melakukan affinity diagramming maka Anda bisa melihat setiap kategori dan mengevaluasinya. Kalau ada pengelompokan yang dirasa kurang koherenmaka bisa memindahkan data ke grup yang lain atau membuat pengelompokan baru. 

Semua hal di atas memang terlihat mudah, tetapi banyak peneliti UX yang tidak mengetahui atau mengabaikan beberapa tahapan penting dan tahapan yang perlu diperhatikan. Dengan memerhatikan do dan don’t di atas, Anda bisa membuat  proses affinity diagramming menjadi aktivitas yang menyenangkan, efektif, dan efisien bagi seluruh anggota kelompok. Selamat mengerjakan and cheers! 

Referensi : 

Lee, G. (2018, July 6). Free Sketch Template for building a meaningful “Affinity Diagram” during the UX Process. Medium. Retrieved May 22, 2023, from https://uxplanet.org/free-sketch-template-for-building-a-meaningful-affinity-diagram-during-the-ux-process-f832e081782d  

 

Dibuat 

 oleh : 

Ilham Baihaqi –  2502010332– Information Systems  

D5181 – Ferdianto, S.Kom, M.MSI