Pengertian Affinity Diagramming 

Affinity Diagram adalah kumpulan dari data dalam jumlah yang besar, dimana diatur ke dalam grup atau tema berdasarkan hubungan data tersebut yang saling terkait. Output yang dihasilkan terorganisir darisesi brainstorming. Proses dari affinity diagram sangat bagus untuk menghasilkan, mengatur, dan mengkonsolidasikan informasi yang terkait dengan produk serta dapat memahami insight yang dikumpulkanselama penelitian, me-organize ide yang dihasilkan, ide-ide tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan affinity (afinitas) atau similarity (kesamaannya). 

Content analysis dan affinity diagramming merupakan metode yang sangat mirip. Content analysis bisa dibilang harus lebih teliti. Sedangkan, affinity diagramming adalah metode analisis visual, dilakukanmelalui kolaborasi dan secara langsung memindahkan potongan-potongan data ke dalam suatu kelompok. 

Cara Melakukan Affinity Diagramming 

Cara untuk melakukan affinity diagramming adalah dengan suatu tim atau orang-orang yang terlibat dalam tahap proses sebelumnya, seperti penelitian atau pembentukan ide). Kita juga dapat membuat affinity diagram sendiri, namun lebih baik bekerja sama dengan tim agar dapat mendiskusikan aspek-aspek tertentu.  

Berikut langkah yang dapat dilakukan dalam affinity diagramming. 

  1. Mencatat setiap ide dengan post-it atau note card. Bagian ini dapat dilakukan saat sesi brainstorming (jika dilakukan dalam tim). 
  2. Mengelompokkan potongan-potongan data yang memiliki kesamaan. Bisa dilakukan dengan cara mengumpulkan fakta atau deskripsi dari suatu gambar, ide, quotes, atau observasi, kemudian dicatat dalampost-it terpisah dari masing-masing data tersebut (atau yang sudah dikumpul dari ide yang sudah dicatat), setelah itu dikumpulkan dan dikelompokkan sesuai dengan kesamaan dari masing-masing data yang sudahterkumpul. 
  3. Menentukan kategori dan membuat ringkasan untuk setiap pengelompokan. Di bagian ini, tim dapat berdiskusi lebih lanjut untuk menentukan setiap pengelompokkan.

Contoh dari Brainstorming untuk Affinity Diagram

Contoh dari Affinity Diagram

  1. Keuntungan dan Kerugian Affinity Diagramming 

Adapun keuntungan dari affinity diagramming yaitu: 1) Melibatkan seluruh tim untuk membantu dalam mendiskusikan ide atau data untuk affinity diagramming; 2) Membangun tim yang kolaboratif; 3) Menyatukan kumpulan data ke dalam grup dan tema yang lebih sesuai. 

Kerugian dari affinity diagramming yaitu: 1) Dapat memakan waktu banyak, dan juga melelahkan; 2) Lebih condong ke arah analisis secara tim, agar masing-masing anggota tim mendapatkan insight darimetode yang dilakukan. Jika dilakukan secara individu, biasanya akan susah untuk mendapatkan analisis tambahan dari anggota tim lain. 

 Referensi 

  1. (2020). Affinity diagramming: understand your data through identifying its themes Session 18. 20200131133035D5181_ISYS6553-20200222-Session18.pptx (live.com) 
  2. Affinity Diagrams: How to Cluster Your Ideas and Reveal Insights. What is Affinity Diagrams? | IxDF (interaction-design.org) 
  3. ASQ Quality Press. (2022). What is an Affinity Diagram?. What is an Affinity Diagram? K-J Method | ASQ 

Dibuat oleh : 

Emeralda Kustari Pratikutha –  2501986795– Information Systems  

D5181 – Ferdianto, S.Kom, M.MSI