Analisa Masalah dan Usulan Solusi Sistem Informasi pada PD Sampurna Motor
Perkembangan teknologi yang semakin pesat dari waktu ke waktu, dengan adanya hal ini membuat perusahaan juga harus mengikuti perkembangan teknologi agar perusahaan mereka tidak kalah bersaing dengan perusahaan lain yang sudah lebih dulu menerapkan teknologi. Kemajuan di bidang teknologi dan internet mendorong pelaku bisnis untuk meminimalisir kesulitan yang mereka hadapi dalam proses bisnis mereka, diantaranya dalam mendapatkan, mengumpulkan, dan mengolah informasi mengenai bisnis mereka maupun tren yang ada untuk mengembangkan perusahaan mereka (Audrilia, 2022). Penerapan teknologi dan informasi sudah mulai menyebar hampir ke seluruh bidang pekerjaan, namun tetap terdapat bidang pekerjaan yang masih menggunakan cara konvensional atau manual untuk menjalankan proses bisnisnya, salah satunya dalam bidang industri yaitu bisnis bengkel.
Sampurna Motor yang berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan merupakan salah satu bisnis yang dikelola secara perorangan dan bergerak di bidang otomotif, yang menjual berbagai suku cadang keperluan kendaraan roda empat berikut dengan jasa servisnya. Proses bisnis yang dijalankan oleh PD. Sampurna Motor dikelola secara manual, sehingga memiliki beberapa kendala dalam pelaksanaan proses bisnisnya. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan owner dan salah satu karyawan dari PD. Sampurna Motor, owner PD. Sampurna Motor tertarik untuk mengubah proses bisnisnya yang semula manual menjadi berbasis aplikasi karena menurutnya dengan mengubah bisnisnya menjadi aplikasi akan mempermudah proses bisnisnya berikut dengan pekerjanya, selain itu ini menjadi nilai tambah bagi perusahaannya karena dengan memiliki aplikasi tentunya akan menjadi lebih fleksibel dan pelanggan juga akan dipermudah. penelitian yang dilakukan oleh Khilyatin Ulin Fitri, dkk. yang berjudul “Sistem Informasi Pelanggan pada Bengkel Marno Jaya Motor”. Hasil penelitian berupa aplikasi sistem informasi pelanggan yang dinyatakan mampu membantu kinerja karyawan dalam mengelola data pelanggan menjadi lebih efektif dan efisien (Khilyatin Ulin Fitri, 2019)
Menurut owner dan karyawan dari perusahaan PD. Sampurna Motor, mengapa akhirnya memutuskan untuk tertarik dengan membangun aplikasi dikarenakan terdapat beberapa kendala yang terjadi di dalam proses bisnisnya, diantaranya adalah proses jual beli suku cadang yang masih dilakukan secara manual atau konvensional di toko sehingga banyak pelanggan yang berada di luar daerah sulit untuk membeli suku cadang, selanjutnya mengenai proses bisnis home service dimana ketika customer ingin memesan jasa untuk home service masih dilakukan secara manual yaitu langsung datang ke toko ataupun melalui pesan pribadi terkadang ini menyebabkan terjadinya beberapa jadwal appointment pesanan jasa servis yang terlewat, kemudian dalam menginventarisir ketersediaan barang dilakukan dengan menggunakan software yang berasal dari pihak ketiga dimana ruang untuk kustomisasi atau melakukan perubahan cukup sempit dan juga biaya yang dikeluarkan cukup tinggi. Dengan demikian kebutuhan akan suatu konsep dan mekanisme pengelolaan proses penjualan, pembelian dan persediaan suku cadang dengan memanfaatkan teknologi informasi menjadi hal yang perlu dipertimbangkan (Solihin, 2017).
Berdasarkan masalah yang ditemukan pada proses bisnis PD. Sampurna Motor, dapat kita simpulkan solusi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan PD. Sampurna Motor dan juga sesuai dengan perkembangan zaman ialah dengan melakukan pembangunan sistem informasi manajemen berbasis aplikasi yang dapat memberikan kemudahan dari kedua sisi baik dari sisi pelanggan maupun internal. Dengan adanya sistem informasi ini bertujuan untuk memfasilitasi proses transaksi bengkel agar lebih mudah, kemudian menyediakan informasi yang lengkap mengenai suku cadang dan data servis yang yang dibutuhkan oleh pelanggan. Selain itu, sistem ini juga menyediakan fitur pemesanan jasa servis agar memudahkan pelanggan dalam melakukan pemesanan, dan aplikasi ini juga menyediakan laporan penjualan serta informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan inventarisasi barang yang nantinya akan di-generate secara otomatis sehingga memudahkan karyawan bengkel dalam pengelolaan informasi mengenai penjualan dan inventory perusahaan.
Referensi:
- Munawar, Z., Herdiana, Y., Suharya, Y., & Putri, N. I. (2021). Pemanfaatan Teknologi Digital Di Masa Pandemi Covid-19. TEMATIK, 8(2), 160-175.
- Audrilia, M., & Budiman, A. (2020). Perancangan sistem informasi manajemen bengkel berbasis web (Studi kasus: Bengkel Anugrah). Jurnal Madani: Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Humaniora, 3(1), 1-12.
- Khilyatin Ulin Fitri, Azizah Fatmawati. (2019). Sistem Informasi Pelanggan pada Bengkel Marno Jaya Motor. JurnalTeknik Elektro.
- Solihin, H. H., & Nusa, A. A. F. (2017). Rancang bangun sistem informasi penjualan, pembelian dan persediaan suku cadang pada bengkel tiga putra motor garut. Infotronik: Jurnal Teknologi Informasi Dan Elektronika, 2(2), 107-115.
- Presman, Roger, 2010. Software Engineering : A. Practioner’s Approach
- Sofi, N., & Dharmawan, R. (2022). Perancangan aplikasi bengkel CSM berbasis Android menggunakan framework Flutter (bahasa Dart). Jurnal Teknik dan Science, 1(2), 53-64.
- Arifin, N. Y., Kom, S., Kom, M., Tyas, S. S., Sulistiani, H., Kom, M., … & Kom, M. (2022). Analisa Perancangan Sistem Informasi. Cendikia Mulia Mandiri.
- Jogiyanto. (2010). Analisis dan Desain Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktik Aplikasi Bisnis. Yogyakarta: Andi.
- McLeod, Jr, R., & George. (2007). Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta: Graha Ilmu.
- AI, I. D. A. I. (2010). Kecerdasan Buatan.
- McCarthy J, Hayes P J (1981) Some philosophical problems from the standpoint of
- artificial intelligence Readings in Artificial Intell
Comments :