School of Information Systems (SIS) BINUS University kembali menghadirkan seminar alumni inspiratif yang membahas dunia Enterprise Resource Planning (ERP) dan peluang karier di industri teknologi melalui sesi bertajuk “About Odoo”. Seminar ini menghadirkan Alivia Sayidina, Functional Consultant at Odoo Indonesia sekaligus alumni School of Information System BINUS University, yang berbagi pengalaman profesionalnya di industri ERP serta memperkenalkan bagaimana Odoo menjadi salah satu solusi bisnis terintegrasi yang berkembang pesat di dunia.

Dalam sesi pembukaan dimulai dengan perkenalan proful Alivia oleh MC, kemudian Alivia secara langsung memperkenalkan perjalanan kariernya mulai dari menjadi mahasiswa jurusan Business Information Technology di BINUS University hingga akhirnya berkarier sebagai Functional Consultant di Odoo Indonesia. Dengan gaya penyampaian yang interaktif dan santai, seminar ini memberikan gambaran nyata kepada peserta mengenai transisi dari dunia perkuliahan menuju dunia profesional di bidang teknologi dan sistem informasi.

Odoo sendiri merupakan salah satu platform ERP (Enterprise Resource Planning) yang membantu perusahaan mengelola berbagai proses bisnis dalam satu sistem terintegrasi, mulai dari finance, sales, inventory, human resources, marketing, hingga e-commerce. Dalam era transformasi digital saat ini, kebutuhan perusahaan terhadap sistem ERP terus meningkat karena bisnis membutuhkan proses kerja yang lebih efisien, terpusat, dan berbasis data. Oleh karena itu, mempelajari ERP seperti Odoo menjadi peluang besar bagi mahasiswa dan profesional muda untuk mengembangkan karier di industri teknologi yang terus berkembang.

Pada sesi utama seminar, para binusian diajak memahami bagaimana Odoo mampu menyederhanakan proses bisnis yang sebelumnya menggunakan banyak aplikasi terpisah menjadi satu solusi terintegrasi. Alivia menjelaskan bahwa salah satu keunggulan Odoo dibandingkan sistem ERP lainnya adalah tampilan yang user-friendly, fleksibilitas tinggi, serta integrasi otomatis antar aplikasi yang memungkinkan perusahaan memiliki single source of truth dalam pengelolaan data mereka.

Selain membahas teknologi Odoo, seminar ini juga memberikan wawasan mengenai peluang karier di industri ERP. Peserta diperkenalkan dengan berbagai peran dalam implementasi ERP seperti Functional Consultant, Business Analyst, hingga Project Implementation Team. Alivia juga membagikan pengalaman sehari-harinya bekerja di Odoo Indonesia, mulai dari menangani proyek implementasi, melakukan meeting dengan klien, hingga mencari solusi atas kebutuhan bisnis perusahaan. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata kepada peserta mengenai dinamika dunia kerja di industri teknologi.

Seminar semakin menarik ketika peserta diperlihatkan bagaimana Odoo telah digunakan oleh jutaan pengguna di seluruh dunia dan dipercaya oleh berbagai perusahaan besar lintas industri. Di Indonesia sendiri, Odoo terus berkembang dan telah digunakan oleh banyak bisnis dari berbagai sektor, menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap talenta yang memahami sistem ERP dan transformasi digital.

Tidak hanya membahas sisi profesional, seminar ini juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk terus mengembangkan keterampilan dan keberanian mencoba peluang baru di dunia teknologi. Alivia menekankan bahwa perjalanan karier tidak selalu harus dimulai dengan pengalaman yang sempurna, melainkan dengan kemauan untuk terus belajar dan berkembang.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana peserta aktif bertanya dan meminta insight dari Alivia mengenai dunia ERP, sertifikasi Odoo, peluang magang dan kerja di bidang teknologi, hingga tips mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional setelah lulus kuliah. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap perkembangan industri ERP dan transformasi digital saat ini.

Melalui seminar alumni ini, School of Information Systems BINUS University kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan teknologi, tetapi juga menginspirasi mahasiswa untuk lebih siap menghadapi peluang karier di era digital yang semakin kompetitif.