School of Information Systems

E-Commerce: What Is The Role Of The M-Commerce In Business And What Are The Most Important M-Commerce Applications

Perkembangan dan kemajuan teknologi informasi dan teknologi elektronik pada zaman ini sudah hampir dirasakan oleh semua masyrakat,entah itu masyarakat perkotaan ataupun pedesaan sudah merasakan dampak dari perkembangan itu.Teknologi yang saat ini sedang marak sekali orang gunakan adalah teknologi internet.Semua orang sudah bisa mengakses internet darimanapun.Dan handphone pada zaman ini sudah memiliki fitur yang sangat maju sehingga makin mempermudah orang untuk bisa mengakses internet.Dan segala sesuatu sekarang dapat dilakukan dengan menggunakan internet sehingga praktis dan efisien dalam memalukan setiap kegiatan dalam dunia bisnis.

Keadaan ini terbukti dengan semakin berkembangnya bisnis pelayanan informasi, seperti stasiun televisi, surat kabar, radio dan internet yang telah memasuki sendi-sendi kehidupan manusia. Perubahan lingkungan yang pesat, dinamis dan luas tersebut didukung oleh kemajuan teknologi informasi disegala bidang. Hal ini telah mendorong transformasi masyarakat tradisional menjadi masyarakat informasi.Aplikasi dan layanan informasi yang akan saya bahas dalam hal ini adalah m-commerce.Aplikasi ini sangat memberikan pengaruh terhadap perkembangan bisnis di Dunia. Aplikasi ini mempermudah transaksi antara penjual dan pembeli dengan melalui jaringan internet.

B.ISI

M-dagang atau M-Commerce (Mobile-Commerce, mCommerce) adalah sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) dengan menggunakan peralatan portabel/mobile seperti: telepon genggam, telepon pintar, PDA, notebook, dan lain lain. Pada saat pengguna komputer berpindah dari satu tempat ke tempat lain (sewaktu berada dalam mobil, misalnya), pengguna komputer tersebut dapat melakukan transaksi jual beli produk di Internet dengan menggunakan sistem m-dagang ini. Selain m-dagang, istilah lain yang sering dipakai adalah m-bisnis (Mobile Business atau m-business).

Dasarnya, m-dagang adalah gabungan dari perdagangan elektronik (e-dagang) dengan mobile computing. Bisa dikatakan bahwa m-dagang ini adalah e-dagang yang berada dalam lingkungan nirkabel. Seperti halnya e-dagang pada umumnya, penggunaan m-dagang bisa ditransaksikan melalui Internet, jaringan komunikasi pribadi, kartu pintar, dan infrastruktur lainnya. M-dagang membuka peluang untuk memberikan layanan baru bagi customer yang telah ada, dan untuk menarik customer baru.

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN M-COMMERCE DALAM BISNIS

Keuntungan menggunakan M-commerce :

  • kepuasan pelanggan, penghematan baiya dan peluang bisnis baru
  • dapat dilakukan dimana saja dengan light-weighted device
  • pemilik tunggal mempunyai pengendalian atas data sedangkan mobile devices dapat diselaraskan
  • dapat membawa penjual dan pembeli bersama-sama dengan mudah sehingga memungkinkan untuk mendapatkan laba yang lebih besar dan hubungan dengan pelanggan menjadi dekat.

Kerugian dalam penggunaan M-commerce, yaitu:

  • Mobile device tidak biasanya menawarkan grafik atau daya proses suatu PC
  • layar yang kecil dari mobile device membatasi kompleksitas aplikasi
  • masing-masing jaringan mempunyai pendekatan yang berbeda terhadap pemahaman m-commerce

Tipe-Tipe Aplikasi M-Commerce

– Mobile Banking

Di banyak negara, bank sudah memberikan layanan akses mobile. Berbagai aplikasi seperti transfer uang, mengecek saldo dapat dilakukan

–  Sistem Pembayaran Elektronik Nirkabel

Dengan sistem ini, ponsel bisa menjadi alat pembayaran yang aman, dan menjadi alat pembayaran yang sah di jaringan sellular. Misalnya, di Italy ada sistem pembayaran parkir dengan menggunakan ponsel. Di Jepang dan di Indonesia juga sudah ada pembelian tiket bioskop melalui ponsel.

– Micropayment

Hampir sama dengan sistem pembayaran elektronik nirkabel di atas, Micropayment juga memfungsikan ponsel menjadi alat pembayaran. Namun aplikasinya dilakukan hanya pembayaran yang sifatnya kecil (biasanya kurang dari 10 dolar)

–  Dompet Nirkabel (m-wallets)

Adalah teknologi yang memungkinkan pemegang kartu untuk melakukan pembelian dengan hanya memencet satu tombol di perangkat nirkabel mereka. Salah satu contohnya adalah Nokia wallet. Aplikasi ini menyimpan data seperti kode kartu kredit, dan bisa mengesahkan pembelian secara digital. Microsoft juga memiliki m-wallet yang dikenal dengan “Microsoft Password” untuk digunakan di lingkungan nirkabel.

–  Wireless Bill Payments

Beberapa perusahaan kini menyediakan layanan pembayaran tagihan via ponsel. Ada sistem yang disebut dengan smartpay system. Sistem ini membantu pembayaran hanya dengan memasukan kode rahasia untuk mengesahkan pembayaran dari bank.

5 hal penting m-commerce dalam perusahaan:

  1. Smartphone Era

Berkat kemajuan teknologi, kita pasti kini telah akrab dengan perangkat bernama smartphone. Ponsel pintar ini telah menjadi tren paling besar dalam beberapa tahun terakhir ini. Menurut laporan Internet Trends 2014, pengguna smartphone telah meningkat pesat selama beberapa tahun belakangan ini. Bahkan, lebih dari 30% pengguna ponsel di dunia adalah pengguna smartphone dan persentasenya masih terus meningkat hingga kini. Selain itu, 15 persen dari pengguna ponsel pintar melakukan kegiatan belanja yang paling umum tiap bulannya dari smartphone mereka, yakni meneliti produk dan membandingkan harga. Hal ini kemudian menunjukkan bahwa m-commerce memiliki potensi yang sangat besar di pasar dunia sehingga menjadi peluang yang sangat besar pula bagi banyak perusahaan untuk berkembang.

  1. Mobile vs Desktop

Jika tren e-commerce telah menjadi fenomena baru beberapa tahun belakangan, kini dunia telah mulai beralih ke tren m-commerce. Kebutuhan akan akses akan berbelanja menjadi lebih besar, sehingga m-commerce muncul menjadi jawabannya. Jika dibandingkan dari segi kemudahan akses, perangkat mobile seperti smartphone atau tablet tentu saja mengalahkan laptop atau PC, mengingat ukuran kedua jenis perangkat yang jauh berbeda. Dengan adanya smartphone, akses untuk berbelanja lewat internet akan jauh semakin mudah dan besar, karena kini mereka dapat melakukannya di mana saja dan kapan saja tanpa harus menyediakan ruang khusus.

  1. Serba Mobile

Kini, segalanya bisa Anda lakukan lewat smartphone canggih Anda. Misalnya saja, proses berbelanja yang dulunya mengharuskan Anda untuk pergi ke toko, berjalan memilih-milih baju, dan membayar baju di kasir, kini dapat Anda lakukan semuanya lewat smartphone di rumah sambil bersantai.

  1. Mengalahkan Kompetitor

Sayangnya, walaupun potensi dari tren m-commerce sudah terlihat sangat jelas, masih banyak perusahaan yang belum menyediakan fasilitas m-commerce atau halaman website yang mobile-friendly. Pada banyak kasus, hal ini kemudian menjadi nilai minus di mata pelanggan.

  1. Persepsi terhadap Perusahaan

Jangan salah, ketersediaan fasilitas mobile bukan sekedar akan meningkatkan penjualan atau menarik lebih banyak konsumen. Adanya fasilitas mobile dari sebuah perusahaan dapat memengaruhi persepsi tentang perusahaan di mata pelanggannya. Menurut sebuah penelitian, tidak memiliki halaman website yang mobile-friendly dapat merusak penilaian pelanggan terhadap sebuah perusahaan. Menurut 52 persen pengguna smartphone, pengalaman mobile yang buruk dari sebuah perusahaan membuat mereka merasa kurang terhubung dengan perusahaan tersebut. Sementara itu, 48 persen pengguna smartphone menilai sebuah perusahaan tidak memperdulikan bisnisnya jika tidak memiliki website yang mobile-friendly. Sebuah penelitian lain juga menunjukkan bahwa pengalaman mobile yang baik dari sebuah perusahaan dapat memperbaiki persepsi sebuah perusahaan atau merk hingga 61 persen dari pelanggannya.

C.PENUTUP

Jadi kesimpulan yang dapat saya ambil adalah m-commerce  pada zaman industry 4.0 ini sangat memberi dampak bagi masyarakat karena seperti yang kita ketahui sendiri,bahwa masyarakat saat ini sangat membutuhkan gadget untuk melakukan setiap kegiatan mereka.Dan m-commerce memberi dampak positif juga untuk perkembangan bisnis saat ini.

D.REFRENSI

I Guisti Made Karmawan