People Innovation Excellence
 

Software dan Tools untuk Membuat Prototype

Sebelum membuat website atau aplikasi, seorang designer akan membuat prototype terlebih dahulu. Dalam pengembangan software, prototype adalah model kerja yang belum sempurna dari produk dan sistem informasi, biasanya dibangun untuk alasan demonstrasi atau sebagai bagian dari proses pengembangan. Dalam System Development Life Cycle (SDLC), model prototyping adalah versi dasar dari sistem dibangun, diuji, dan dikerjakan sampai prototype yang dapat diterima diperoleh dan sistem yang sempurna dapat digunakan (Rouse, 2005). Dalam membuat prototype, terdapat banyak software dan tools yang dapat digunakan, dan akan dijelaskan di dalam artikel ini.

  1. Axure
    Axure memiliki motto yaitu “Powerful Prorotypes, Without Coding”. Artinya, Axure dapat membantu desainer dalam membuat prototype yang kompleks tanpa perlu memiliki kemampuan pemrograman, cukup menggunakan conditional logic, dynamic content, animasi, fungsi matematika, dan data-driven interactions tanpa perlu menulis satu barispun kode. Selain itu, Axure memiliki aplikasi bernama Axureshare di android dan ios, sehingga jika ingin berbagi dengan desainer lainnya dapat menggunakan aplikasi tersebut. Axure dapat digunakan di operating software Windows dan iOS. Selain itu untuk pelajar dan pengajar, Axure menyediakan free license.
  2. Sketch
    Salah satu software yang cukup mendunia saat ini dalam membuat prototype adalah sketch. Sketch memiliki fitur-fitur yang berguna bagi desainer, seperti intuitive interface dan powerful plugins, yang dibangun oleh komunitas developer

Pada Sketch juga terdapat fitur library, dimana di dalamnya desainer dapat berkolaborasi dengan desainer lainnya dan berbagi simbol dan dokumen satu sama lain. Sayangnya Sketch hanya tersedia bagi pengguna operating software iOS karena terdapat fitur-fitur yang hanya bisa dijalankan di iOS dan untuk saat ini pihak Sketch belum berencana untuk memasukkan Sketch ke OS lainnya. Selain itu Sketch merupakan software berbayar.

3. Balsamiq
Balsamiq adalah alat untuk membuat wireframe yang membantu desainer bekerja lebih cepat dan cerdas. Balsamiq membuat pengalaman membuat sketsa di papan tulis, tetapi menggunakan komputer.Kelebihan dari Balsamiq adalah:

  • Quick add: membantu desainer membuat UI dengan cepat
  • User interface library: terdapat banyak template UI yang dapat digunakan
  • Sketch style controls: membuat sketsa UI. Alasan mengapa dalam bentuk sketsa adalah supaya mendorong terjadinya brainstorming.
  • Clean wireframes option: Terdapat tema clean wireframe yang dapat digunakan untuk presentasi
  • Collaborate Smoothly: Balsamiq dapat digunakan untuk berkolaborasi antar user satu sama lain.

Balsamiq dapat digunakan di Operating Systems Ios dan Windows. Tetapi, Balsamiq masih bersifat berbayar, sehingga jika ingin menggunakannya harus melakukan pembayaran setiap bulan atau mencoba free trial terlebih dahulu.

4. Invision
Menurut website invision, Invision digunakan untuk memperoleh sebuah prototype dalam 5 menit dengan cara mengunggah file berisi desain, animasi, gestur, dan transisi untuk mengubah tampilan yang statis menjadi bisa diklik dan interaktif.Jadi, di dalam invision, desainer bisa memberikan interaksi pada file prototype yang sebelumnya sudah dibuat melalui software lain. Melalui invision, desainer juga dapat berinteraksi dan berkolaborasi dengan user lainnya.

Untuk menggunakan Invision, desainer dapat sign up terlebih dahulu pada website Invision, lalu langsung membuat interaksi prototype dari browser. Invision bersifat gratis dan hanya perlu mendaftar sebagai member saja.

Sebenarnya masih banyak prototyping tools lainnya, seperti Adobe XD, JustInMind dan MockupPlus. Kecocokan terhadap software prototype, tergantung dari kebutuhan seorang desainer.

Sumber:
Axure.com. (n.d.). About Axure. Retrieved Maret 13, 2018, from Axure: https://www.axure.com/

Balsamiq. (n.d.). About Balsamiq. Retrieved Maret 13, 2018, from Balsamiq: https://balsamiq.com/

Invision. (n.d.). About Invision. Retrieved Maret 13, 2018, from Invision: https://www.invisionapp.com/

Rouse, M. (2005, Agustus). Prototype. Retrieved Maret 13, 2018, from TechTarget: http://searcherp.techtarget.com/definition/prototype

Sketch. (n.d.). About Sketch. Retrieved Maret 13, 2018, from Sketch: https://www.sketchapp.com/

 


Published at :
Written By
Evelyn Pricilia
Full Time Assistant
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close