People Innovation Excellence
 

Strategi Jika Tak Bisa Membayar Utang

Ketika kita memutuskan untuk mengajukan sejumlah kredit ataupun pinjaman kepada pihak bank / lembaga pembiayaan, maka semestinya hal tersebut telah dipertimbangkan dengan matang, termasuk mengenai pembayaran utang tersebut di masa yang akan datang. Hal ini tentu akan melibatkan keuangan kita secara keseluruhan, sebab utang akan menjadi pos pengeluaran sementara di dalam anggaran keuangan kita. Namun, apa yang terjadi jika ternyata di tengah jalan kita tidak mampu untuk membayar dan melakukan pelunasan terhadap utang tersebut?

Ada banyak faktor yang menyebabkan gagalnya seseorang dalam melakukan pelunasan utang, kebanyakan di antaranya bahkan di luar dugaan ataupun rencana awal yang telah ditetapkan sebelum mengajukan utang tersebut. Hal ini bisa saja terjadi akibat adanya gangguan pada pekerjaan dan juga berimbas pada pendapatan, di mana orang tersebut tentu akan mengalami gagal bayar terhadap sejumlah tagihan yang dimilikinya. Saat kita tidak bisa membayar utang, maka seringkali kita akan menjadi stress, marah, lelah dan bahkan kehilangan semangat kerja. Bisa dipastikan beberapa kondisi tersebut akan membuat kita tidak mampu menemukan solusi bagi masalah yang sedang kita hadapi.

Secara keseluruhan, gagal bayar bisa menimbulkan sejumlah masalah yang serius di dalam keuangan, antara lain:

  • Adanya sejumlah biaya denda yang dikenakan oleh pihak bank.
  • Munculnya sejumlah bunga akibat adanya keterlambatan.
  • Skor kredit kita menjadi buruk karena adanya catatan tunggakan utang pada Sistem Informasi Debitur (SID).
  • Adanya penagihan berulang-ulang dari pihak bank, di mana hal tersebut akan mengganggu seluruh aktifitas kita, dan hal ini juga akan menambah biaya dalam tagihan.
  • Utang semakin menggunung akibat adanya penambahan sejumlah biaya di atas.

Semua poin di atas, akan sangat menyita waktu dan juga perhatian kita. Kita tidak lagi bisa konsentrasi dalam melakukan pekerjaan rutin, dan bahkan emosi menjadi tidak stabil akibat perasaan was-was dan tidak nyaman. Jangan anggap remeh masalah utang yang tak terbayarkan, Hal tersebut akan mengganggu kehidupan kita secara keseluruhan. Simak beberapa strategi di bawah ini, yang bisa dilakukan ketika tidak bisa membayar tagihan:

  1. Jangan Abaikan Masalah Utang

Ketika kita memiliki sejumlah tagihan yang tertunggak, maka kita seringkali membiarkannya tanpa melakukan sejumlah tindakan penyelesaian. Hal ini tentu salah, karena lari dari masalah bukanlah sebuah pilihan yang tepat. Hadapi masalah keuangan yang dihadapi dan jangan pernah mencoba untuk mengabaikannya.

  1. Lakukan Sesuatu

Saat memutuskan untuk menghadapi masalah keuangan yang kita hadapi, maka kita membutuhkan beberapa tindakan cepat yang bisa kita ambil untuk melunasi utang yang kita miliki. Cobalah untuk menemukan beberapa opsi jalan keluar untuk hal tersebut, dan belajarlah untuk memahami kondisi keuangan kita saat ini.

Lakukan beberapa hal yang telah kita rencanakan dalam menyelesaikan masalah utang, fokuslah dengan tujuan untuk membuat sebuah perubahan yang lebih baik dalam keuangan kita.

  1. Berpikir Tenang

Untuk menemukan beberapa pilihan solusi, maka kita harus berpikir dengan tenang dan santai. Rasa khawatir yang berlebihan, hanya akan membuat segala sesuatunya semakin memburuk dan tanpa jalan keluar.

Hindari berpikir negatif dan membuang-buang waktu untuk selalu memikirkan keterpurukan yang kita hadapi. Tindakan seperti ini hanya akan membuat kita semakin terpuruk dan sulit bangkit untuk menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi.

  1. Lakukan Negosiasi

Segera hubungi pihak bank/lembaga pembiayaan yang menjadi sumber pinjaman kita, dan lakukan negosiasi terkait dengan sejumlah tunggakan utang yang kita miliki. Biasanya hal ini akan sangat efektif dan bisa menjadi solusi dalam permasalahan yang kita hadapi.

Sampaikan permasalahan dengan tenang, dan berikan gambaran mengenai kemampuan bayar yang bisa kita lakukan. Minta jalan keluar terbaik yang bisa mereka berikan, misalnya: penghapusan bunga pinjaman, masa cicilan yang lebih panjang, dan kebijakan lainnya yang bisa membantu penyelesaian.

  1. Lakukan Evaluasi Pada Keuangan

Pada saat kita mengalami gagal bayar, maka bisa dipastikan terdapat sebuah masalah di dalam sistem keuangan yang kita jalankan. Lakukan evaluasi dan juga perbaikan pada pos pemasukan dan juga pengeluaran, hal ini untuk membantu kita menemukan dan juga memperbaiki kesalahan yang telah terjadi di dalam keuangan kita.

  1. Lakukan Penghematan

Hal termudah yang bisa kita lakukan untuk membayar sejumlah utang adalah dengan cara melakukan penghematan pada berbagai pos pengeluaran. Sejumlah dana tersebut, bisa langsung kita gunakan untuk membayar sejumlah tagihan yang menunggak. Lakukan hal ini dengan tetap mempertimbangkan bahwa penghematan yang kita lakukan tidak akan mengganggu aktivitas dan juga kehidupan kita secara berlebihan. Pilih pos pengeluaran yang bisa dihemat, dan hindarkan melakukan penghematan pada pos pengeluaran yang bersifat vital, misalnya pada kebutuhan pokok keluarga.

  1. Dapatkan Uang Tambahan

Mendapatkan uang tambahan juga merupakan salah satu langkah tepat dalam mengatasi masalah keuangan. Kita bisa mendapatkan sejumlah uang tambahan di luar penghasilan tetap yang kita lakukan selama ini, salah satunya dengan cara bekerja paruh waktu atau menjadi seorang freelancer.

Pilih sebuah pekerjaan yang bisa kita kerjakan di luar jam kantor, misalnya sepulang kantor atau pada hari Sabtu – Minggu saat kantor sedang libur. Namun, selalu pertimbangkan untuk mengerjakan sesuatu yang tidak akan mengganggu pekerjaan utama kita di kantor, karena bagaimanapun pekerjaan utama tetap harus menjadi prioritas bagi kita. Lakukan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian yang kita miliki, sehingga kita tetap nyaman dan mampu mengerjakannya dengan baik.

  1. Prioritaskan Pelunasan Utang

Selama kita masih memiliki sejumlah utang, maka prioritaskan pendapatan kita untuk melakukan pelunasan terhadap utang tersebut. Jangan pikirkan untuk membeli sesuatu atau mengeluarkan sejumlah uang untuk berbagai hal yang tidak begitu penting, fokuslah pada pelunasan utang yang kita miliki.

Jika kita tidak memiliki kemampuan untuk membayar utang tersebut sekaligus, maka lakukan pelunasan secara bertahap. Ini bisa dilakukan dengan cara melunasi utang yang memiliki jumlah bunga tertinggi lebih dulu, atau melunasi jumlah terkecil yang kita mampu, sehingga kita memiliki rasa percaya diri terhadap pelunasan utang tersebut.

  1. Susun Ulang Anggaran Keuangan

Setelah melakukan pelunasan terhadap sejumlah utang, maka kita harus belajar dari hal tersebut dan berusaha untuk menghindari kejadian serupa di dalam hidup kita. Hindari untuk kembali berutang dan memiliki sejumlah cicilan.

Lakukan perbaikan pada sistem keuangan, hal ini bisa dilakukan dengan cara membuat sebuah anggaran keuangan yang baru dengan cara menerapkan sejumlah kebijakan keuangan di dalamnya. Susun pos pengeluaran dan pendapatan dengan bijak, selalu utamakan untuk mengisi pos tabungan setelah kita mendapatkan penghasilan setiap bulannya.

Perlu Kesabaran dalam Melunasi Utang

Satu hal yang sering menjadi alasan kenapa banyak orang sulit melunasi utangnya adalah tidak tahan dengan godaan untuk memiliki semua barang yang diinginkannya. Padahal, untuk melunasi semua utang, diperlukan kemampuan dalam mengontrol diri agar tidak mudah terpengaruh pada berbagai hal yang bisa menyebabkan uang terbuang sia-sia. Jadi, kuatkan mental Anda jika ingin tang segera lunas.


Published at : Updated
Written By
I Gusti Made Karmawan
Subject Content Coordinator | School of Information Systems http://sis.binus.ac.id/
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close