People Innovation Excellence

5 Hal Yang Harus Dilakukan Sebelum Memulai Startup

Membangun suatu bisnis/startup membutuhkan usaha yang sangat besar. Ini bukan jalan yang sederhana, dan sering kali mencakup detail yang mungkin tidak pernah anda pertimbangkan sebelumnya. Banyak sekali hal-hal penting lain yang harus diperhatikan dan dipelajari lebih dalam agar anda tidak mendapat hambatan yang sulit dalam membangun suatu bisnis/startup. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan ketika ingin membangun suatu bisnis/startup.

  1. Do a Research
    Salah satu hal terpenting yang harus dilakukan sebelum memulai bisnis adalah dengan meneliti apakah bisnis di bidang tersebut sudah kompetitif atau belum. Hanya karena Anda memiliki gagasan cemerlang tidak berarti orang lain juga tidak memiliki ide yang sama. Jika Anda tidak dapat menawarkan sesuatu yang lebih baik dan / atau lebih murah dari pesaing Anda, Anda mungkin ingin berpikir ulang untuk memulai bisnis di bidang itu. – Ian Wright, founder, British Business Energy
  1. Organized
    Kunci untuk memulai bisnis baru adalah sesuatunya harus terorganisir dengan baik, begitu banyak orang didorong dan memiliki ide bagus, tapi mereka gagal menjalankannya. Bisnis anda akan bisa berkembang dengan proses dan oprasional yang terorganisir dengan baik.
  1. Get a Mentor
    Hal penting lainnya kepada pemilik bisnis baru adalah mereka harus memiliki pelatih atau mentor. Dengan adanya mentor, anda dapat berkunsultasi dengan mereka tentang langkah langkah yang anda akan lakukan sehingga nantinya dapat membantu anda dalam pengambilan keputusan yang baik.
  1. Network
    Hal pertama yang harus dilakukan saat merenungkan memulai bisnis adalah memahami komitmen yang dibutuhkan. Anda perlu berbicara dengan banyak pengusaha, idealnya mereka yang telah berhasil dan mereka yang telah gagal. Pengalaman mereka perlu menjadi baru berguna, karena akan memberikan konteks yang berharga untuk usaha Anda. Saran paling membantu adalah dampak pada gaya hidup mereka, seperti keuangan, hubungan pribadi, kesehatan, stabilitas emosional, dan harga diri.
  1. Exit Strategy
    Hal yang tak kalah penting adalah adalah Exit Strategy, Jika ternyata ditengah jalan semuanya gagal, anda  bisa menjual persediaan hanya kehilangan sedikit dari uang, bukan seluruh investasi saya Mengetahui bahwa anda memiliki jalan keluar yang tidak akan terlalu menyakitkan jika mengalami kegagalan nantinya.

Sumber:https://www.inc.com/guides/2010/08/10-things-to-do-before-you-start-your-start-up.html


Published at : Updated
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close